EFEKTIVITAS MEDIA GRAFIK MATH TERHADAP KEMAMPUAN MATEMATIKA AWAL ANAK USIA DINI
Abstract
Early childhood mathematics skills are an important foundation for subsequent cognitive development. However, at Nurul Halim Islamic Kindergarten in Padang City, children's abilities in recognizing number symbols, matching pictures with numbers, and sequencing and differentiating objects were found to be low. This study aimed to determine the effect of using the Math Graph media on the early mathematics skills of children aged 5–6 years. The research method used a quantitative approach with a quasi-experimental nonequivalent control group design. The study sample consisted of 28 children in the experimental and control groups. The instrument used was a test of early mathematics skills covering aspects of counting, classifying, sequencing, and comparing, with data collected through pre- and post-tests. Data analysis was conducted using a t-test to compare the results of the two groups. The results showed a significant difference between the two groups, with children in the experimental class who learned with the Math Graph media achieving higher scores than those in the control group. These findings confirm that the Math Graph media is effective for improving early mathematics skills in early childhood and is suitable for use as an engaging and interactive learning alternative in early childhood education.
Kemampuan matematika awal anak usia dini merupakan dasar penting bagi perkembangan kognitif selanjutnya, namun di TK Islam Nurul Halim, Kota Padang, ditemukan rendahnya kemampuan anak dalam mengenal lambang bilangan, mencocokkan gambar dengan angka, serta mengurutkan dan membandingkan objek. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media Grafik Math terhadap kemampuan matematika awal anak usia 5–6 tahun. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 28 anak yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan matematika awal mencakup aspek membilang, mengklasifikasi, mengurutkan, dan membandingkan, dengan pengambilan data melalui pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan menggunakan uji t untuk membandingkan hasil kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok, di mana anak pada kelas eksperimen yang belajar dengan media Grafik Math memperoleh peningkatan skor lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa media Grafik Math efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan matematika awal anak usia dini, serta layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran yang menarik dan interaktif di PAUD.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Azhima, I., dkk. (2021). Penggunaan media flashcard untuk mengenalkan matematika permulaan pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2008–2016.
Bruner, J. S. (1966). Toward a theory of instruction. Harvard University Press.
Charlesworth, R. (2011). Mathematics and science for young children (6th ed.). Wadsworth Cengage Learning.
Ernawati, E. (2017). Penggunaan media grafik untuk meningkatkan kemampuan membandingkan jumlah benda pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 123–131. https://doi.org/10.xxxx/jpa.v6i2.123
Ernitasari, E. P., & Rakimahwati, R. (2022). Pengaruh penggunaan media balok terhadap pengenalan konsep matematika berbasis seriasi pada anak usia 5–6 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(2), 221–227. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i2.363
Guslinda, & Kurnia, R. (2018). Media pembelajaran anak usia dini. CV Jakad Publishing.
Hani, E. (2013). Penggunaan media grafik untuk meningkatkan keterampilan analisis data pada anak TK. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 7(1), 45–56. https://doi.org/10.xxxx/jpud.v7i1.456
Jamaris, M. (2014). Perkembangan kognitif anak usia dini. Kencana.
Karim, A. (2017). Media pembelajaran anak usia dini. Deepublish.
Khadijah. (2016). Pengembangan kognitif anak usia dini. Perdana Publishing.
Norhan, N. (2021). Media konkret dalam pembelajaran matematika untuk anak usia dini. Jurnal Golden Age, 5(2), 89–98. https://doi.org/10.xxxx/jga.v5i2.890
Piaget, J. (1964). The child’s conception of number. W. W. Norton & Company.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sujiono, Y. N. (2011). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. PT Indeks.
Ulfah, M., & Felicia, L. (2019). Pendidikan matematika anak usia dini. Deepublish.
Utoyo, S. (2017). Pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap kemampuan matematika anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 120–128. https://doi.org/10.xxxx/obsesi.v1i2.120
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Zulminiati, Z., Salamah, U., & Roza, D. (2023). Preliminary research media pembelajaran matematika anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 666–676.
DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i1.89147
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 EDUTECH

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.



















