PENGARUH VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SMK PADA MATA PELAJARAN PRODUK CAKE DAN KUE INDONESIA
Abstract
his study was motivated by the low level of students’ learning interest in the subject of Indonesian Cake and Pastry Products at SMK Negeri 3 Payakumbuh due to the suboptimal use of learning media. The study aims to describe the use of instructional videos, students’ learning interest, and to analyze the effect of instructional video usage on students’ learning interest. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 107 students selected using a total sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive and inferential statistics. The results showed that the use of instructional videos was in the moderate category with a mean score of 171.49, while students’ learning interest was in the high category with a mean score of 385.15. The regression analysis revealed a positive and significant effect of instructional video usage on students’ learning interest, with an R² value of 0.705 and a significance level of 0.000 < 0.05. Therefore, instructional videos can be considered an effective learning medium to enhance students’ learning interest, particularly in practice-based learning.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Produk Cake dan Kue Indonesia di SMK Negeri 3 Payakumbuh, yang disebabkan oleh kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan penggunaan video pembelajaran, mendeskripsikan minat belajar siswa, serta menganalisis pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap minat belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuntitatif dengan jenis penelitian korelasional Sampel berjumlah 107 siswa dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan analisis menggunakan statistic deskriptif dan interensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 171,49, sedangkan minat belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 385,15 dengan kategori tinggi. Hasil uji regresi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan anatara penggunaan video pembelajaran terhadap minat belajar siswa dengan nilai R2 sebesar 0,705 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, video pembelajaran efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran berbasis praktik.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arsyad, A. (2021). Media pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Dewi Fitrianingsih, & Siswoyo, A. A. (2024). Pengaruh media video pembelajaran terhadap minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 9(1), 45–53.
Rahmawati, I., Sari, D. P., & Putri, N. (2021). Pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap pemahaman siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 5(2), 120–128.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanto, A. (2020). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Kencana.
Wulandari, R. (2020). Pengaruh metode pembelajaran terhadap minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 15–22.
Yuliani, R., & Susilo, H. (2023). Pengaruh media video terhadap minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 8(2), 210–218.
DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i2.99446
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 EDUTECH

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.


















