METODE HOLISTIC SPIRITUAL QUR’ANI (HSQ) DALAM DAKWAH IRSYAD: KONVERGENSI AGAMA PADA BIMBINGAN MUALAF DI MASJID LAUTZE 2 BANDUNG DALAM MENGHADAPI TANTANGAN GLOBAL
Abstract
This study aims to analyze the implementation of the Holistic Spiritual Qur’ani (HSQ) method in da’wah irsyad for guiding converts (mualaf) and to examine the dynamics of religious convergence in the context of global challenges. This research employs a qualitative approach with a case study design conducted at Masjid Lautze 2 Bandung. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, involving mentors and converts as research informants. The findings indicate that the HSQ method, which integrates spiritual, emotional, intellectual, and social dimensions, is effective in supporting the holistic religious transformation of converts. The diverse backgrounds of converts, including those from various countries, demonstrate that religious conversion has evolved into a global phenomenon that requires adaptive and contextual da’wah approaches. Furthermore, the dynamics of religious convergence among converts reveal a process of integrating previous religious values with Islamic teachings, often accompanied by internal conflicts and cultural adaptation. In this context, da’wah irsyad plays a significant role as a dialogical, empathetic, and continuous mentoring approach. This study concludes that the HSQ method is a relevant and effective model of da’wah in guiding converts and contributes significantly to addressing global challenges through a humanistic approach grounded in Qur’anic values.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Holistic Spiritual Qur’ani (HSQ) dalam dakwah irsyad pada bimbingan mualaf serta mengkaji dinamika konvergensi agama dalam konteks tantangan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilakukan di Masjid Lautze 2 Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan melibatkan pembimbing dan mualaf sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode HSQ yang mengintegrasikan dimensi spiritual, emosional, intelektual, dan sosial terbukti efektif dalam mendukung proses transformasi keagamaan mualaf secara holistik. Keberagaman latar belakang mualaf, termasuk dari berbagai negara, menunjukkan bahwa fenomena konversi agama telah berkembang dalam konteks global yang menuntut pendekatan dakwah yang adaptif dan kontekstual. Selain itu, dinamika konvergensi agama pada mualaf memperlihatkan adanya proses integrasi antara nilai-nilai keagamaan lama dengan ajaran Islam, yang seringkali disertai dengan konflik internal dan adaptasi kultural. Dalam hal ini, dakwah irsyad berperan penting sebagai media pendampingan yang dialogis, empatik, dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode HSQ merupakan model dakwah yang relevan dan efektif dalam membina mualaf, serta memiliki kontribusi signifikan dalam menjawab tantangan global melalui pendekatan yang humanis dan berbasis nilai-nilai Qur’ani.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, Nur Busyra Kauthar, and Khazri Osman. “Etika Berdakwah Kepada Mualaf.” In Seminar Dakwah & Wahdah Al-Ummah (August), 14–15, 2022.
Abdussamad, H Zuchri, and M Si Sik. Metode Penelitian Kualitatif. CV. Syakir Media Press, 2021.
Achjar, Komang Ayu Henny, Muhamad Rusliyadi, A Zaenurrosyid, Nini Apriani Rumata, Iin Nirwana, and Ayuliamita Abadi. Metode Penelitian Kualitatif: Panduan Praktis Untuk Analisis Data Kualitatif Dan Studi Kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.
Ahsanti, Adilla Rufaidah. “Pengalaman Mualaf Dalam Memahami Dan Mengamalkan Ajaran Agama Islam Di Lembaga Bimbingan Al-Barqy: Penelitian.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 4, no. 1 (2025): 3652–59.
Aida, Bakhita, Ilyas Supena, and Muhammad Sulthon. “The Latest Religious Practices of Da’i Influencer and Content Creator in Digital Da’wah.” Jurnal Ilmu Dakwah 44, no. 2 (2024): 427–56.
Ali, Qamarul Arifin, and Muhammad Yusuf Marlon Abdullah. “Tahap Penyesuaian Diri Masyarakat Mualaf Di Sarawak: Self Adaptation Level of Muallaf in Sarawak.” Jurnal Pengajian Islam 13, no. 2 (2020): 163–77.
Apriliyanti, Rahmi. “Penerapan Prinsip Qaulan Maysūra Dalam Dakwah Influencer (Studi Analisis Isi Konten Dakwah Hawaariyyun Di Instagram).” UIN. KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, 2022.
Hidayat, Arif. “Komunikasi Dalam Pertunjukan Drama: Antara Pengarang, Aktor, Dan Penonton.” KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 4, no. 1 (2010): 32–39.
Masruuroh, Lina. Pengantar Teori Komunikasi Dakwah (Edisi Revisi). Scopindo Media Pustaka, 2021.
Nasution, Abdul Fattah. “Metode Penelitian Kualitatif,” 2023.
Prasetya, Dimas, and Arditya Prayogi. “Implikasi Konvergensi Media Terhadap Konsepsi Dan Peran Khalayak.” ARKANA: Jurnal Komunikasi Dan Media 1, no. 02 (2022): 61–70.
Rahin, Nur Shuhadah Abdul, Suhaila Abdullah, and Nur Izzaty Mohamad. “Pengurusan Pengajian Islam Terhadap Mualaf [Management of Islamic Studies to Mualaf].” BITARA International Journal of Civilizational Studies and Human Sciences (e-ISSN: 2600-9080) 7, no. 1 (2024): 216–28.
Sari, Ifit Novita, Lilla Puji Lestari, Dedy Wijaya Kusuma, Siti Mafulah, Diah Puji Nali Brata, Jauhara Dian Nurul Iffah, Asri Widiatsih, Edy Setiyo Utomo, Ifdlolul Maghfur, and Marinda Sari Sofiyana. Metode Penelitian Kualitatif. Unisma Press, 2022.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2012.
Tarni, Nurfadilah, and Haerani Nur. “Pengalaman Konversi Agama Pada Remaja Mualaf.” PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora 2, no. 1 (2022): 41–49.
DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i2.99780
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 EDUTECH

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.


















