Dari Operasi Teritorial hingga Operasi Penghancuran: Strategi Batalyon Infanteri 328 dalam Penumpasan DI/TII Di Banten (1958-1960)
Abstract
The writing of this article is motivated by the author's interest in the role of Battalion 328 in suppressing the DI/TII rebellion in Banten. The involvement of the 328 Infantry Battalion cannot be separated from Indonesia's post-independence history. This special force formed by the TNI had an important role in maintaining political stability and security in West Java, especially Banten. Because there has not been much research on the 328 Infantry Battalion, this research will reconstruct the role of the 328 Infantry Battalion in suppressing DI/TII in Banten. The research method used in writing this article is the historical method, with research stages consisting of heuristics, criticism, interpretation, and historiography. Through this research can be known: 1) the background of the formation of Infantry Battalion 328; and 2) The strategies of the 328th Infantry Battalion in suppressing the DI/TII rebellion in Banten.
Abstrak
Penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulisan terhadap peran Batalyon 328 dalam menumpas pemberontakan DI/TII di Banten. Keterlibatan Batalyon Infanteri 328 tidak dapat dipisahkan dari catatan sejarah Indonesia pasca kemerdekaan. Pasukan khusus bentukan TNI ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan di Jawa Barat, khususnya Banten. Oleh karena, penelitian mengenai Batalyon Infanteri 328 belum banyak dilakukan, maka dalam penelitian ini akan direkonstruksi kembali mengenai peranan Batalyon Infanteri 328 dalam menumpas DI/TII di Banten. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode historis, dengan tahapan penelitian yang terdiri dari heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Melalui penelitian ini dapat diketahui: 1) latar belakang pembentukan Batalyon Infanteri 328; dan 2) Strategi-strategi Batalyon Infanteri 328 dalam menumpas pemberontakan DI/TII di Banten.
© 2023 Kantor Jurnal dan Publikasi UPI
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aziz, F. A. (2017). Peran Kodam III Siliwangi dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI di Jawa Barat tahun 1960–1966 [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia].
Coser, L. A. (1956). The function of social conflict. Free Press.
Cribb, R. (1991). Gangsters and revolutionaries: The Jakarta People's Militia and the Indonesian Revolution 1945–1949. Allen & Unwin.
Dinas Sejarah Angkatan Darat. (2010). Batalyon 328: Sebuah catatan pengabdian 1958–2010.
Dinas Sejarah Angkatan Darat. (2018). Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat dan Jawa Tengah serta operasi penumpasannya. CV Delapanbelas.
Dinas Sejarah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. (1985). Penumpasan pemberontakan DI/TII S. M. Kartosuwiryo di Jawa Barat.
Effendy, B. (2010). Islam dan negara: Transformasi pemikiran dan praktik politik Islam di Indonesia. Paramadina.
Feith, H. (2007). The decline of constitutional democracy in Indonesia. Equinox Publishing.
Ismaun, Winarti, M., & Darmawan, W. (2016). Pengantar ilmu sejarah. Asosiasi Pendidikan dan Penelitian Sejarah (APPS).
Kahin, G. M. T. (1952). Nationalism and revolution in Indonesia. Cornell University Press.
Kartodirdjo, S. (1992). Pendekatan ilmu sosial dalam metodologi sejarah. PT Gramedia Pustaka Utama.
Kurniawan, A. (2015). 328 Para Battalion: The untold stories of Indonesian legendary paratroopers Setia, Perkasa, dan Rendah Hati. Elex Media Komputindo.
Lev, D. S. (1988). Islamic courts in Indonesia: A study in the political bases of legal institutions. University of California Press.
McVey, R. T. (1971). The post-revolutionary transformation of the Indonesian army. Cornell Modern Indonesia Project.
Poesponegoro, M. D., & Notosusanto, N. (2010). Sejarah nasional Indonesia VI (Edisi pemutakhiran ke-5). Balai Pustaka.
Putri, A. W. (2021). Korps Mobile Brigade dalam mengatasi masalah DI/TII Jawa Barat (1950–1962) [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia].
Ramdani, M. A., Supriatna, N., & Kusmarni, Y. (2019). Komunitas Muslim Uni Soviet dalam melawan rezim Stalin 1941–1945 (Kajian perlawanan Turkestan Legion). FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah, 8(1), 33–46. https://doi.org/10.17509/factum.v8i1.20115
Ricklefs, M. C. (2008). Sejarah Indonesia modern 1200–2008. Penerbit Serambi.
Rifkialdy, M. B., Darmawan, W., & Winarti, M. (2022). Pergerakan pasukan Divisi 7 Desember di wilayah Jawa Barat (1947–1950). Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial, 2(1). https://doi.org/10.20527/pakis.v2i1.5201
Said, S. (2016). Genesis of power: General Sudirman and the Indonesian military in revolution. Pustaka Sinar Harapan.
Sjamsuddin, H. (2012). Metodologi penelitian sejarah. Ombak.
Soraya, S., & Abdurakhman, A. (2019). Jalan panjang penumpasan pemberontakan DI/TII Jawa Barat, 1949–1962. Jurnal Middle East and Islamic Studies, 6(1), 120–134.
Suryawan, A. (2013). Peranan APRIS dalam menjaga stabilitas keamanan dan keutuhan RIS tahun (1949–1950). AVATAR: Jurnal Pendidikan Sejarah, 1(1).
Van Dijk, C. (1981). Rebellion under the banner of Islam: The Darul Islam in Indonesia. Martinus Nijhoff.
Vickers, A. (2005). A history of modern Indonesia. Cambridge University Press.
DOI: https://doi.org/10.17509/factum.v13i2.67177
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Universitas Pendidikan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









1.png)
