Kesiapan Belajar Siswa dan Interaksi Belajar Mengajar Terhadap Prestasi Belajar
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Departemen Pendidikan Nasional (2003) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan nasional, Jakarta: Depdiknas.
Departemen Pendidikan Nasional. (2005). Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional 2005–2009. Jakarta: Depdiknas.
Djamarah, dan Bahri, Syaiful. (2006). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Fathurrohman, Puduh. dan Sutikno, Subino. (2007). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Refika Aditama.
Hendra, Surya. (2009). Menjadi Manusia Pembelajar. Jakarta: Elex Media Komputindo
Majid, Abdul. (2008). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
Makmun, Syamsuddin, Abin. (2002). Psikologi Kependidikan. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Martinis, Yamin. (2009). Strategi Pembelajaran Berbasis Kompetensi. Jakarta: Gaung Persada Press.
Narsoyo, Tedjo. (2006). Statistika untuk Psikologi dan Pendidikan. Bandung: PT Refika Aditama.
Riyanto, Yatim. (2009). Paradigma baru Pembelajaran. Jakarta: Perdana Media.
Sagala, Syaiful. (2007). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Sanjaya, Wina. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Prenada Media Group.
Sardiman, A.M. (2010). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rajawali Pers.
Suryabrata, Sumadi. (2004). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Syah, Muhibin. (2004). Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Usman, Uzer. (2006). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
DOI: https://doi.org/10.17509/invotec.v7i2.6290
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2011 Darso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.


