Menengok Bringbrung, Seni Tradisi Terebang Di Cidadap Ledeng

dedi warsana

Abstract


Bringbrung merupakan salah satu bentuk Seni tradisional atau buhun yang berada di Kelurahan Ledeng Kecamatan Cidadap Kotamadya Bandung. Tradisi seni Bringbrung ini bersifat turun temurun dari satu generasi ke generasi lainnya. Seni ini lahir tidak lepas dari pengaruh kebudayaan Islam, hal ini sejalan dengan penduduk Cidadap yang mayoritas beragama Islam (muslim). Para pelakunya menyakini bahwa Bringbrung merupakan seni para sesepuh zaman dahulu yang merupakan hasil pengembangan dari Seni Terebang yang pada awalnya berfungsi sebagai media penyebaran agama Islam. Mengenai asal muasal sejak kapan Seni Terebang ini muncul masih belum diketahui secara pasti. Namun menurut beberapa informasi seni Terebang dibawa Mubaligh atau Kyai yang berasal dari Cirebon untuk menyiarkan agama Islam ke daerah Bandung menggunakan metode dakwah melalui pendekatan kesenian dengan membawa alat musik Terebang (sejenis rebana) yang dikenal dengan sebutan Seni Terebang. Cara dakwah seperti ini ternyata mudah diterima oleh masyarakat pada saat itu.

 


Keywords


Seni Tradisional, Bringbung

References


Sedyawati, Edi. 1981. Pertumbuhan Seni Pertunjukkan. Sinar Harapan.

Sumardjo, Jakob. 2011. Sunda Pola Rasionalitas Budaya. Bandung, Kelir.

Situs web Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum

Wawancara dengan tokoh dan pelaku Seni Bringbrung, antara lain: Pak Oon Sudrajat, Pak Saripin, Pak Ahmad, Pak Dadang, dan beberapa masyarakat Cidadap Ledeng.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

Address :

Fakultas Pendidikan Seni Dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia. Gedung FPSD - Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154, Bandung, Provinsi Jawa Barat. (022)200-9198. irama_fpsd@upi.edu

IRAMA : Jurnal Seni Desain dan Pembelajarannya is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

indexed by