Jasa Session Band sebagai Solusi Penunjang Karir Solois Musik

Enry Johan Jaohari, Andrian Purwanto, sukanta sukanta

Abstract


Abstrak — Penelitian ini membahas isu mengenai permasalahan yang dihadapi oleh solois musik, baik sebagai penyanyi ataupun sebagai instrumentaslis. Latar belakang berfokus pada kajian fenomena yang terjadi di industri musik pasca pandemi menunjukan hasil bahwa tren solois menduduki peringkat tinggi dalam profesi musisi saat ini. Hal ini berdampak pada meningkatnya kebutuhan session band oleh para solois untuk menunjang seluruh aktifitasnya. Didukung oleh kajian dokumen, hasil pengolahan data melalui wawancara tidak terstruktur dan observasi parsipasi pasif maka didapatkan hasil bahwa permasalahan yang dihadapi oleh para solois dalam hubungannya dengan session band berfokus pada tiga aspek berikut ini, yaitu: 1) Grouping band, 2) Uniqueness dan 3) Honorarium session band. Di dalam analisis penelitian, peneliti menguraikan detail teknis yang berhubungan dengan ketiga aspek tersebut sehingga dapat dijadikan rekomendasi untuk pembentukan jasa session band yang dapat menjadi solusi penunjang karir solois musik.

Kata kunci — session band; solois; karir musik; musik; seni pertunjukan


Keywords


session band; solois; karir musik; musik; seni pertunjukan

References


AMI Awards. 2022. “Daftar Lengkap Penerima 25th Anugerah Musik Indonesia / AMI AWARDS 2022.”https://www.ami-awards.com/2022/10/14/daftar-lengkap-penerima-25th-ami-awards-2022/ (March 1, 2023).

El-bayeh, Claude Ziad. 2022. Music Compositions : Piano Solos I Mu. Bayeh Institute.

Gus, Alvin, and Abdurrahman Wahid. 2021. “Marketing Communication Adaptation In Music Industry In Indonesia Amidst The Covid19 Pandemic: A Case Study Of Independent Musicians.” Komunika 4(2): 137–49.

Herbst, Jan-Peter, and Tim Albrecht. 2018. “The The Skillset of Professional Studio Musicians in the German Popular Music Recording Industry.” Etnomusikologian vuosikirja 30(May).

Knapp, David. 2020. “Modern Band and Special Learners.” General Music Today 34(1): 49–52.

Permana, Y, AS Nalan, I Ridwan - PANTUN, and undefined 2021. 2010. “Komodifikasi Musik Resepsi Pernikahan Di Bandung.” Jurnal.Isbi.Ac.Id (212): 173–83. https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/pantun/article/view/1427.

Rahmasari, Khairunnisa, Mashita Phitaloka, and Fandia Purwaningtyas. 2022. “The Extended Self: Youth’s Identity in the Music Consumption of Indonesian Spotify Users.” Jurnal Riset Komunikasi 5.

Ridho, Muhammad Fadhil, and Ferry Armansyah. 2022. Pengembangan Usaha UMKM Melalui Optimalisasi Penggunaan Dan Pengelolaan Digital PAsca Pandemi Covid-19. https://himie.umy.ac.id.

Watson, Allan, and Andrew Leyshon. 2022. “Negotiating Platformisation: MusicTech, Intellectual Property Rights and Third Wave Platform Reintermediation in the Music Industry.” Journal of Cultural Economy 15(3): 326–43.

R. Rastati, “Survey Result: K-Drama Consumption Amidst COVID-19 Pandemic in Indonesia,” Pusat Penelitian Masyarakat dan Budaya (LIPI), 2020.

S. Gunara and T. S. Sutanto, “Enhancing the Intercultural Competence Development of Prospective Music Teacher Education: A Case Study in Indonesia,” Int. J. High. Educ., vol. 10, no. 3, p. 150, 2021, doi: 10.5430/ijhe.v10n3p150.

H. Supiarza, C. Sobarna, Y. Sukmayadi, and

R. Muhammad, “The Prospect and Future of Youth Kroncong Group at Universitas Pendidikan Indonesia in Bandung,” 2018, doi: 10.15294/harmonia.v18i1.15524.

C. Supiarza, H. Sobarna, “‘Jamaican Sound Keroncong’ Cultural Intermixture Product in the Global Era: A Communication Study on the Spread of Keroncong in the Young Generation of Bandung,” Humaniora, vol. 10, no. 1, 2019.

Krisnawati, Y. Sukmayadi, and H. Supiarza, “Music Activities in Islamic Boarding Schools,” in 1st International Conference on Arts and Design Education (ICADE 2018) Music, 2019, vol. 255, pp. 301–302. doi: 10.2991/icade-18.2019.70.

S. Solli, Z. S. Soetedja, I. Sarbeni, and H. Supiarza, “Aesthetic film : constructive perspective art directors,” vol. 17, no. 2, pp.

–126, 2022.

K. N. Abadi and Y. Sukmayadi, “Interactive Media Design to Train Basic Singing Technique for Kindergarten Students,” vol. 519, no. Icade 2020, pp. 324–329, 2021, doi: 10.2991/assehr.k.210203.069.

H. Supiarza and C. Sobarna, “‘Jamaican Sound Keroncong’: A Communication Study on the Spread of Keroncong in the Young Generation in Bandung,” Humaniora, vol. 10, no. 1, pp. 47–53, 2019, doi: 10.21512/humaniora.v10i1.5236.

H. Supiarza, “Costume Form and Appearance in the Concept of Performance Keroncong Music in Bandung,” vol. 519, no. Icade 2020, pp. 88–90, 2021, doi: 10.2991/assehr.k.210203.019.

S. S. Nafsika, “Sunda Cultural Rationality Patterns in Changes of Form, Function and Meaning of Sasapian,” vol. 255, no. Icade 2018, pp. 247–252, 2019, doi: 10.2991/icade- 18.2019.57.

S. S. Nafsika and Z. S. Soeteja, “Learning Innovation of Constructive Drawing in One Point Perspective Subject,” vol. 519, no. Icade 2020, pp. 174–180, 2021, doi: 10.2991/assehr.k.210203.037.

S. S. Nafsika, “Analisis Kesulitan Dalam Perkuliahan Gambar Konstruktif,” vol. 2, pp. 31–35, 2020.

S. S. Nafsika, “Analisis Visual Kesenian Sasapian Desa Cihideung,” Irama J. Seni Desain Dan Pembelajarannya, vol. 1, no. 2, pp. 66–73, 2019, [Online]. Available: https://ejournal.upi.edu/index.php/irama/artic le/view/21894

D. Warsana, S. S. Nafsika, and N. N. Undiana, “Komunikasi Seni: Representasi Masyarakat Urban di Kota Bandung dalam Bingkai Karya Seni Karya Mufty Priyanka,” Komunikasiana




DOI: https://doi.org/10.17509/irama.v5i1.56255

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


Address :

Fakultas Pendidikan Seni Dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia. Gedung FPSD - Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154, Bandung, Provinsi Jawa Barat. (022)200-9198. irama_fpsd@upi.edu

IRAMA : Jurnal Seni Desain dan Pembelajarannya is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

indexed by