SPATIAL CHARACTERISTICS AND HOUSING PATTERNS: A CASE STUDY OF THE INFORMAL SETTLEMENT IN COBLONG DISTRICT, BANDUNG

Nida Mujahidah Zharfani, Naira Khansa Annawa Khansa Annawa, Rizka Nurhalisya, Wiona Nur Laily

Abstract


Abstract:

This study aims to identify and explain the characteristics of informal settlements in Coblong District, Bandung City, within the context of residential architecture and urban housing issues in densely populated urban areas. Informal settlements in this area have developed organically without formal planning as a response to limited land availability, rising property prices, and the limited capacity of low-income communities to access adequate housing. This research employs a descriptive qualitative approach through field observations and literature reviews to analyze the physical characteristics of the area, spatial organization, housing patterns, and the forms of spatial adaptation undertaken by residents. The findings reveal that the settlement exhibits a dense and organic spatial structure characterized by narrow circulation networks, closely spaced buildings, and flexible boundaries between public and private spaces. Furthermore, housing development occurs incrementally through both horizontal expansion and vertical additions, reflecting residents evolving needs and economic capabilities. Many dwellings also serve dual functions as living spaces and family-based business premises, demonstrating the community’s adaptive strategies in maximizing the use of limited space. These findings indicate that informal settlements not only represent physical and economic constraints but also reflect the residents’ capacity to create functional and contextually appropriate living environments. The study is expected to provide a foundation for developing inclusive, participatory, and sustainable strategies for informal settlement upgrading and to contribute to the formulation of urban housing policies in Indonesia..

Keywords: housing architecture; housing pattern; spatial adaptation; spatial layout

 

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan karakteristik permukiman informal di Kecamatan Coblong, Kota Bandung, dalam konteks arsitektur permukiman serta fenomena urban housing yang berkembang di kawasan perkotaan padat. Permukiman informal di wilayah ini tumbuh secara organik tanpa perencanaan formal sebagai respons terhadap keterbatasan lahan, tingginya harga properti, dan rendahnya akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi lapangan dan studi literatur untuk menganalisis karakteristik fisik kawasan, tata ruang, pola hunian, serta bentuk adaptasi ruang yang dilakukan oleh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kawasan memiliki pola yang padat dan organik dengan jaringan sirkulasi yang sempit, hubungan antarbangunan yang rapat, serta batas antara ruang publik dan ruang privat yang cenderung fleksibel. Selain itu, hunian berkembang secara bertahap (incremental housing), baik melalui perluasan horizontal maupun penambahan lantai secara vertikal, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan ekonomi penghuni. Banyak bangunan juga memiliki fungsi ganda sebagai tempat tinggal sekaligus ruang usaha keluarga, yang mencerminkan strategi adaptasi masyarakat dalam memanfaatkan ruang secara efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa permukiman informal tidak hanya merepresentasikan keterbatasan fisik dan ekonomi, tetapi juga memperlihatkan kemampuan adaptif masyarakat dalam membentuk lingkungan hunian yang fungsional dan kontekstual. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi penataan permukiman informal yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan serta berkontribusi terhadap pengembangan kebijakan perumahan perkotaan di Indonesia.

Kata Kunci: adaptif ruang; arsitektur permukiman; pola hunian; tata ruang


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.17509/jaz.v9i2.101831

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 NAIRA KHANSA ANNAWA, NIDA MUJAHIDAH ZHARFANI, RIZKA NURHALISYA, WIONA NUR LAILY

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.