SISTEM PENGHAWAAN PADA KAMAR HOTEL
Abstract
Dewasa ini pembangunan di perkotaan melaju sangat pesat yang disertai dengan jumlah peningkatan penduduk dan berbagai macam aktivitas yang dilakukan nya. Melihat fenomena tersebut maka banyak dari para developer berlomba-lomba untuk membangun bangunan tinggi berlapis. Sistem penghawaan pada bangunan tinggi umum nya dilakukan dengan tatanan udara buatan. Bangunan Hotel Grand Edge Semarang adalah salah satu bangunan tinggi berlapis yang akan menjadi studi kasus ini. Bangunan hotel ini terletak di Semarang diatas lahan 2860 m2, berlantai 7 lapis diatas tanah dan 3 lantai basement sedalam 9 meter dari permukaan tanah, luas lantai total 15.958 m2. Tenaga listrik yang digunakan dari PLN sebesar 700 KVA, dilengkapi 1 unit genset dengan kapasitas 650 KVA. Sistem penghawaan yang digunakan bangunan ini berupa tatanan udara buatan, meliputi : Air Conditioning (AC) langsung Fan Coil Unit dengan sistem Split Ducting, sebanyak 119 buah, dengan kapasitas 1,5 PK, 2 PK, 3,5 PK dan 10 PK. Sistem penghawaan yang digunakan dari sisi spesifikasi unit AC yang dipakai mampu menghasilkan kondisi yang sesuai standar PERMENKES No. 1077/MENKES/PER/V/2011, khususnya pada kamar hotel. Info yang didapatkan saat ini adalah sebuah awalan untuk mendapatkan data kuantitatif-kualitatif tentang permasalahan yang ada, serta bentuk solusinya perlu diadakan pendalaman dan penambahan kasus di proyek.
Kata kunci : penghawaan, energi, hotel
Full Text:
PDFReferences
Bahari, M. N. (2020). THERMAL COMFORT INVESTIGATION ON HOLY MOSQUE Case Study :
Lautze 2 Mosque Bandung. Journal of Architectural Researh and Education, 2(1), 82–89.
https://doi.org/10.17509/jare.v2i1.24105
Daikin Indonesia. (2021). Product E-Catalogue. Retrieved from Daikin:
https://www.daikin.co.id/semua-e- catalogue
Grandjean, E. (1998). Fitting The Task to The Man. A Textbook of Occupational Ergonomics.
London: 4th Edition Taylor & Francis.
Grondzik, W. T., & Kwok, A. G. (2015). Mechanical and Electrical Equipment for Buildings.
Hoboken, New Jersey: John Wiley & Sons. Inc.
Juwana, J. S. (2005). Panduan Sistem Bangunan Tinggi. Jakarta: Erlangga.
Kencanasari, R. . V., Surahman, U., Permana, A. Y., & Nugraha, H. D. (2020). Enhancing
Community Environmental Awareness Through Indoor Air Quality Workshop. Journal of
Architectural Research and Education, 2(2), 165–175.
https://doi.org/10.17509/jare.v2i2.30290
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1077/Menkes/Per/V/2011 tentang
Pedoman Penyehatan Udara Dalam Ruang Rumah.
Permana, A. Y., Nurrahman, H., & Permana, A. F. S. (2021). Systematic assessment with “poe”
method in office buildings cases study on the redesign results of office interior after
occupied and operated. Journal of Applied Engineering Science, 19(2), 448–465.
https://doi.org/10.5937/jaes0-28072
Poerbo, H. (1992). Utilitas Bangunan. Jakarta: Djambatan.
Rachmabillah, M. S. (2020). SUSTAINABLE CONCEPT APPLICATION TO WASTEWATER
TREATMENT IN NURI BUILDING AT Dr . M . SALAMUN BANDUNG HOSPITAL. Journal of
Architectural Researh and Education, 2(1), 72–81.
https://doi.org/10.17509/jare.v2i1.24106
Rahadian, E. Y., & Sulistiawan, A. P. (2019). The Evaluation of Thermal Comfort using a BIMbased Thermal Bridge Simulation. Journal of Architectural Researh and Education, 1(2),
–138. https://doi.org/10.17509/jare.v1i2.22304
Rahmat, A., Prianto, E., & Sasongko, S. B. (2018). Studi Evaluasi fenomena Kebakaran Pada
Rumah Tinggal Di Pemukiman Padat. Jurnal Arsitektur Zonasi, 1(2), 112–122.
https://doi.org/http://10.17509/jaz.v1i2.13560
Rejeki, T., Aziz, A., & Maryadi. (2020). Perhitungan Beban Pendingin dan Desain Sistem Chiller
pada Hotel Xxx di Jakarta. Jurnal Baut dan Manufaktur, 2 no 1.
Sarihati, T., & Lazaref, S. M. (2021). Kajian tata letak interior kafe di jalan braga sebelum dan
sesudah masa adaptasi kebiasaan baru. Jurnal Arsitektur Zonasi, 4(1), 34–45.
Raharjo, Budi, Prianto, Sistem Penghawaan pada Kamar Hotel | 338
https://doi.org/doi.org/10.17509/jaz.v4i1.27412
Sihombing, R. P. (2019). Climatological Aspects in the Circulation of Sustainable Apartment.
Journal of Architectural Research and Education, 1(2), 139.
https://doi.org/10.17509/jare.v1i2.22305
Soetiadji, S. (1996). Anatomi Utilitas. Jakarta: DJambatan.
Sulistiawan, A. P., Al-ghifari, M. A. A., Fadlilah, F. N., Pakuan, G. M., & Zulfahmi, M. H. (2019).
IDENTIFIKASI MATERIAL BERKELANJUTAN PADA RUANG LUAR DAN RUANG DALAM
BANGUNAN KANTOR. Jurnal Arsitektur ZONASI, 2(3), 160–174.
Susanta, I. (2010). Sistem Penghawaan pada Bangunan Tinggi (High Rise Building). Jurnal
Energi dan Manufaktur, 4 No. 2.
Tanggoro, D. (2000). Utilitas Bangunan. Jakarta: UI-Press.
Triyadi, S. (2009, Oktober 12). Doc player. Retrieved from Sistem Penghawaan Terhadap
Bangunan: https://docplayer.info/53324181-Pertemuan-6-sistem-penghawaanpada-bangunan.html
DOI: https://doi.org/10.17509/jaz.v6i2.44702
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Maria Carizza Pandora Raharjo, Wahyu Setia Budi, Eddy Prianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



