E-Modul Statistik Deskriptif Berbasis Data Pengawasan Kebijakan Pendidikan : Mengintegrasikan Numerasi dengan Kesadaran Demokrasi di Jawa Barat
Abstract
This study examines the development of a Descriptive Statistics E-Module based on Education Policy Oversight Data for high school students in West Java. The objective is to integrate numeracy skills with democratic awareness through real-world data analysis. The study is grounded in the need for contextual learning media and the availability of oversight data from DPRD Commission V and the Provincial Education Department. Using a descriptive-qualitative method combined with development stages, data were collected through interviews, documentation studies, and observations of class X and XI students at SMA Pesantren Unggul Al Bayan. Data were processed using Nvivo 12 software and analyzed by organizing, describing, interpreting, and summarizing findings. The results reveal that the E-Module utilizes real oversight data such as Education Quality Reports. Overall, the media positively impacts student numeracy and democratic awareness, reflected in improved learning outcomes (pre-test mean: 58.4 → post-test mean: 82.7) and civic engagement scores.
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji pengembangan E-Modul Statistik Deskriptif berbasis Data Pengawasan Kebijakan Pendidikan untuk siswa SMA di Jawa Barat. Tujuan penelitian adalah mengintegrasikan keterampilan numerasi dengan kesadaran demokrasi melalui analisis data nyata. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan media pembelajaran kontekstual dan ketersediaan data pengawasan dari DPRD Komisi V dan Dinas Pendidikan Provinsi. Penelitian menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan tahapan pengembangan melalui wawancara, studi dokumentasi, dan observasi pada siswa kelas X dan XI SMA Pesantren Unggul Al Bayan. Analisis data dilakukan menggunakan Nvivo 12 melalui proses pengelompokan, deskripsi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan E-Modul memanfaatkan data pengawasan nyata seperti Rapor Mutu Pendidikan. Secara umum, media ini berdampak positif pada numerasi dan kesadaran demokrasi siswa, terlihat dari peningkatan hasil belajar (rata-rata pre-test: 58,4 → post-test: 82,7) dan skor keterlibatan kewarganegaraan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Effendy, O. U. (2013). Metode Penelitian Survei. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Hadijaya, Y. (2012). Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Refika Aditama.
Horton, P. B., & Hunt, C. L. (1989). Sociology. New York: McGraw-Hill. (Ditambahkan karena disitasi dalam teks namun tidak ada di daftar pustaka awal)
Mulyani, S., & Iriana, R. (2021). Komunikasi Pendidikan. Bandung: UPI Press.
Pramiyati, et al. (2017). Desain Konseptual Penelitian. Jakarta: Prenada Media.
Prawiradilaga, D. (2012). Manajemen Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Satori, D., & Komariah, A. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Simbolon, R. (2004). Teknik Pengawasan. Jakarta: Bumi Aksara.
DOI: https://doi.org/10.17509/jtkp.v8i1.99469
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Tata Kelola Pendidikan