SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SECARA KUALITATIF PADA EKSTRAK RUMPUT LAUT Eucheumma cottonii

Himawan Prasetiyo, Agung Setyo Sasongko, Dinnar Dwi Fahira, Tiofanni Ayuningsih

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan senyawa bioaktif serta aktivitas antioksidan rumput laut Eucheuma cottonii secara kualitatif. Pengeringan rumput laut E. cottonii dilakukan menggunakan sinar matahari dan ditutup dengan paranet agar komponen bioaktifnya tidak rusak. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etanol 70%. Analisis yang dilakukan meliputi jumlah rendemen, uji fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan menggunakan pereaksi DPPH (Diphenylpicrylhydrazyl) yang dilakukan pada beberapa perlakuan yaitu ekstrak kasar, pengenceran 10 dan 100 kali dengan pelarut etanol. Kandungan komponen bioaktif (fitokimia) dan aktivitas antioksidan dilakukan secara kualitatif dengan melihat perubahan warna yang dihasilkan. Proses ekstraksi E. cottoni menghasilkan rendemen ekstrak sebesar 9,232%. Hasil uji fotokimia kualitatif ekstrak rumput laut E. cottonii mengandung senyawa bioaktif alkaloid (Wagner, Dragendorff, Mayer), flavonoid, saponin, dan tannin. Ekstrak etanol rumput laut E. cottoni memiliki aktivitas antioksidan kuat yang ditandai dengan perubahan warna pereaksi DPPH menjadi kekuningan hingga pengenceran 10 kali. Rumput laut E. cottoni melalui proses pengeringan dengan sinar matahari dan penutupan paranet dapat menjadi alternatif sumber bahan alami yang memiliki komponen senyawa bioaktif dan aktivitas antioksidan.


Keywords


antioksidan, ekstrak, eucheumma cottonii, fitokimia, pengeringan

References


Abdul R, Sugeng R. 2005. Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia, L). Agritech, 25, 131-136.

Berhimpon S. 2001. Industri Pangan Hasil Bernilai Tinggi (Valuable commodities) Salah Satu Unggulan Agroindustri Sulalwesi Utara. Jurnal Teknologi Pangan Indonesia. Vol. 25.

Bhermana B. 2020. Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Rumput Laut Glacilaria sp. Asal Desa Neusu Kabupaten Aceh Besar. Jurnal AMINA, (2)1: 1-5. https://doi.org/10.22373/amina.v2i1.418.

Cahyadi W. 2006. Ananlisis dan Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan. Bumi Aksara, Jakarta. 297 hal.

Chew L, Lim Y, Omar M, Khoo S. 2008. Antioxidant activity of Three edible Seaweeds From Two Areas in South East Asia. LWT – Food Science and Technology, 41(4)1067-1072. https://doi.org/10.1016/j.lwt.2007.06.013

Maretty Twentyna Dolorosa1*, Nurjanah1, Sri Purwaningsih1, Eonora Anwar2,

Tauk Hidayat

Dolorosa MT, Nurjanah N, Purwaningsih S, Anwar E, Hidayat T. 2017. Kandungan Senyawa Bioaktif Bubur Rumput Laut Sargassum plagyophyllum dan Eucheuma cottonii Sebagai Bahan Baku Krim Pencerah Kulit. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 20(3):632-644. doi:10.17844/jphpi.v20i3.19820.

Ergina E, Nurhayati S, Pursitasari I. 2014. Uji Kualitatif Senyawa Metabolit Sekunder Pada Daun Palado (Agave angustifolia) Yang diekstraksi dengan Pelarut Air dan Etanol. Jurnal Akad Kim, 3(3):165-172.

Harborne, JB. 1996. Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisa Tumbuhan. Penerjemah: Kosasih Padmawinata dan Iwang Soediro. Terbitan Kedua. Bandung: Penerbit ITB. 71, 130 – 147, 259.

Karpanai SB, Sobana PP, Chandrasekhar M, John VS. 2014. Macro Algae (Eucheuma cottonii and Sargassum sp.) are Reservoirs of Biodiesel and Bioactive Compound. Journal of Chemical and Pharmacetical Science, 2:62-70.

Lantah PL, Montolalu LA, Reo AR. 2017. Kandungan Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Rumput Laut Kappaphycus alvarezii. Media Teknologi Hasil Perikanan, 5(3), 73-79. https://doi.org/10.35800/mthp.5.3.2017.16785.

Malangngi, L. Sangi M, Paendong J. (2012). Penentuan Kandungan Tanin dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Biji Buah Alpukat (Persea americana mill.). Jurnal MIPA UNSRAT, 1(1): 5-10. https://doi.org/10.35799/jm.1.1.2012.423.

Molyneux P. 2004. The Use of The Stable Free Radical diphenylpicrylhydrazil (DPPH). For Estimating Antioxidant Activity. Songklanakarin J. Sci. Technol. 26(2): 211-219.

Muharni M, Elfita E, Masyita M. 2015. Isolasi Senyawa Metabolit Sekunder Dari Ekstrak n-Heksana Batang Tumbuhan Brotowali (Tinospora crispa L.). Molekul, 10(1): 38-44. http://dx.doi.org/10.20884/1.jm.2015.10.1.172.

Murray RK, Granner DK, Rodwell VW. 2009. Biokimia Harper, Edisi 27, Penerjemah: Andry Hartono. EGC, Jakarta.

Murtadlo Y. 2013. Isolasi, Identifikasi Senyawa Alkaloid Total Daun Tempuyung (Sonchus arvensis linn.) dan Uji Sitotoksik Dengan Metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Chem Info Journal, 1 (1): 379-385.

Necas J, Bartosikova L. 2013. Carragenan: A Review. Veterinární medicína, 58(4):187-205. doi:10.17221/6758-VETMED.

Nurjanah N, Nurhayati T, Aryanti D, Nurjanah H. 2009. Kajian Awal Potensi Ekstrak Spons Sebagai Antioksidan. Jurnal Kelautan Nasional, (2) 2: 43-51.

Nurjanah N, Nurilmala N, Anwar E, Luthfiyana N, Hidayat T. 2015. Identification of bioactive compounds seaweed as raw sunscreen cream. Proceedings of the Pakistan Academy of Sciences: B. Life and Environmental Sciences, 54 (4): 311-318.

Robinson T. 1995. Kandungan organik Tumbuhan Tinggi. Edisi Keempat. Bandung: ITB. Hal 100- 150.

Sharo M, Ningsih N, Nasichuddin A, Hanapi A. 2013. Uji Toksisitas dan Identifikasi Senyawa Ekstrak Alga Merah (Eucheuma cottonii) Terhadap Larva Udang Artemia salina leach. Alchemy, 2 (3) 170-177. https://doi.org/10.18860/al.v0i0.2892.

Simaremare S. (2014). Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Gatal (Laportea decumana (Roxb) Wedd), [SKRIPSI]. Universitas Cenderawasih, Jayapura.

Suryaningrum D, Wikanta T, Kristiana H. 2006. Uji Senyawa Antioksidan dari Rumput Laut Halymenia harveyana dan Euchema cottonii. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. 1 (1):51–63. http://dx.doi.org/10.15578/jpbkp.v1i1.231.

Wardana A, Tukiran T. 2016. Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kloroform Tumbuhan Gowok (Syzygium polycephalum). Prosiding Seminar Nasional Kimia Dan Pembelajarannya. Hal 21– 26.

Zainab Z, Sulistyani N, Anisaningrum A. 2016. Penerapan Parameter Standarisasi Non Spesifik dan Spesifik Ekstrak Daun Pacar Kuku (Lawsonia inermis L.). Media Farmasi, 12(2): 212 – 226, http://dx.doi.org/10.12928/mf.v13i2.7773.




DOI: https://doi.org/10.17509/ijom.v4i1.60288

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

p-ISSN: 2722-1946 , e-ISSN: 2722-4260