Analisis Kapasitas Insinerator dan TPS Di Perusahaan Pengolahan Limbah Medis Padat

Nafila Mayang, Ika Putera Waspada, Alfira Sofia

Abstract


Jumlah rumah sakit dan kemudahan masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan di Jawa Barat semakin meningkat, hal ini mengakibatkan jumlah limbah medis yang dihasilkan juga meningkat. Berdasarkan hal tersebut maka harus diimbangi dengan kemampuan perusahaan pengolah limbah medis padat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan perusahaan pengolah limbah medis padat agar dapat menampung dan mengolah limbah medis sesuai dengan permintaan. Metode deskriptif dilakukan dengan wawancara untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi perusahaan limbah medis padat saat ini. Populasi penelitian ini adalah semua data laporan harian perusahaan yang dilaporkan pada Badan Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD). Sampel penelitian ini adalah data laporan harian perusahaan selama 165 hari dengan jumlah limbah medis 1.859.572kg. Forecasting dilakukan untuk mengonfirmasi jumlah limbah medis dan pendapatan perusahaan. Cycle time dilakukan untuk mengetahui jumlah limbah medis yang diolah perusahaan perhari dan perjam. Berdasarkan data harian perusahaan, sebanyak 49% data menunjukan pengolahan limbah medis melebihi kapasitas mesin. Sisa limbah yang tidak diolah langsung mencapai 6,1ton. Usulan perbaikan yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah dengan membuat desain Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) untuk menampung sisa limbah medis padat atau membeli mesin insinerator dengan kapasitas yang sama.

Keywords


Limbah Medis, Peramalan, Kapasitas, Tempat Penyimpanan Sementara (TPS)

Full Text:

PDF

References


Makajic-Nikolic, Dragana et.al. 2015. The fault tree analysis of infectious medical waste management. Journal of Cleaner Production. pp 1-9.

Tim Penyusun Kementerian Kesehatan RI. 2016. Profil Kesehatan Indonesia. Diakses dari http://www.depkes.go.id/resources/.../profil-kesehatan.../Profil-Kesehatan-Indonesia-2016.pdf.

World Health Organization (WHO). 2017. Health – Care Waste. Diakses dari http://www.who.int/topics/medical_waste/en/.

Saragih, Jahn Leonard & Herumurti, Welly.2013. Evaluasi Fungsi Insinerator dalam Memusnahkan Limbah B3 di Rumah Sakit TNI Dr. Ramelan Surabaya. Jurnal Teknik POMITS. Vol. 2 No. 2 ISSN:2337-3539 (2301-9271).

Heizer, Jay & Render, Barry. 2015. Manajemen Oeprasi. Jakarta: Salemba Empat.

Assauri, Sofjan. 2016. Manajemen Operasi Produksi Pencapaian Sasaran Organisasi Berkesinambungan Edisi 3. Depok: PT Rajagrafindo Persada.

Latief, A Sutowo. 2010. Manfaat dan Dampak Penggunaan Incinerator Terhadap Lingkungan. Jurnal Teknis ISSN 1907. Vol. 5 No. 1 pp 20-24.

Reinhardt, Peter A & Gordon, Judith G. 1991. Infectious and Medical Waste Management. Michigan, USA: Lewish Publisher inc.

Paramita, Nadia. 2007. Evaluasi Pengelolaan Sampah Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto. Jurnal PRESIPITASI. Vol. 2 No. 1. ISSN 1907-187X.

http://regional.kompas.com/read/2017/12/15/07383931/soal-limbah-medis-di-cirebon-kadinkes-jabar-sebut-ada-kelalaian-pihak-ketiga. Diakses tanggal 15 Desember 2017

Chandra B, 2012. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.




DOI: https://doi.org/10.17509/jimb.v9i1.12974

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats