Upaya Peningkatan Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Tasikmalaya melalui Pemanfaatan System Informasi Geografis (SIG)

Syti Sarah Maesaroh

Abstract


Abstract.

The development of the creative economy in Indonesia is appropriate through the Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) model. One of the potential cities for the development of MSMEs is Tasikmalaya City. However, the competitiveness of MSMEs in Tasikmalaya City is still considered low. The determinat variables that observed in this study are human resources, technology, managerial, institutional, promotion, and capital. The aim of the study is to analyze the competitiveness of MSMEs in Tasikmalaya City as an effort in developing the regional economy. This research uses quantitative descriptive method. Data was collected through an interview process using a questionnaire. Data is processed using Geographic Information System (GIS). The results showed that human resources were the most important factor in increasing MSMEs competitiveness (42%). In addition to improving skills in human resources, revitalization in managerial systems and easy access to technology in MSMEs are also needed.

Keywords: Competitiveness; Geographic Information System; MSMEs

Abstrak.

Pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia sangat tepat dilakukan melalui model Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu kota yang potensial untuk pengembangan UMKM yaitu kota Tasikmalaya. Namun, daya saing UMKM di Kota Tasikmalaya dinilai masih rendah. Variabel penentu daya saing dalam penelitian ini adalah sumber daya manusia, teknologi, manajerial, kelembagaan, promosi, dan modal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis daya saing UMKM di Kota Tasikmalaya sebagai upaya mengembangkan ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui proses wawancara menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia adalah faktor yang paling penting dalam meningkatkan daya saing UMKM (42%). Selain peningkatan keterampilan dalam sumber daya manusia, diperlukan juga revitalisasi dalam sistem manajerial dan kemudahan akses teknologi pada UMKM.

Kata Kunci: Daya Saing; Geographic Information System; UMKM

 


Keywords


Competitiveness; Geographic Information System; MSMEs

Full Text:

PDF

References


Alifiana, M. A., & Susanti, N. (2018). Analisis dan perancangan sistem informasi pemetaan UMKM berdasar potensi risiko berbasis GIS. SENDI_U, 289–294. Kudus: Universitas Muria Kudus.

Ananda, A. D., & Susilowati, D. (2017). Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) berbasis industri kreatif di Kota Malang. Jurnal Ilmiah Ekonomi, 10, 120–142.

Bank Indonesia. (2015). Working Paper Daya Saing UMKM dalam Menghadapi. In Pemetaan dan Strategi Peningkatan Daya Saing UMKM dalam Menghadapi MEA 2015 dan Pasca MEA 2025 (No. L6, F16). Jakarta.

Bappenas. (2015). Panduan Pembangunan Klaster Industri untuk Pengembangan Ekonomi Daerah Berdaya Saing Tinggi (1st ed.). Retrieved from http://www.ghbook.ir/index.php?name

Broughton, A. (2011). SMEs in the Crisis: Employment, Industrial Relations and Local Partnerships. Dublin: European Foundation for the Improvement of Living and Working Conditions. 2011.

Darwanto. (2013). Peningkatan Daya Saing UMKM Berbasis Inovasi Dan Kreativitas (Strategi Penguatan Property Right Terhadap Inovasi Dan Kreativitas). Jurnal Bisnis dan Ekonomi, 20, 142–149.

Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat, 2016. Bimbingan Teknis dan Pengembangan Industri Mendong dan Bambu. http://diskumkm.jabarprov.go.id/index.php/news/bintek-kab-tasikmalaya. Diakses 2 Maret 2019

Escobar, Hunter, Bishop, Zerger. (2012). GIS Theory. Department of Geomatics: The University of Melbourne.

Fadhila, A., & Cahyono, A. B. (2017). Pembuatan webGIS untuk pemetaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Blitar. Jurnal Teknik ITS, 6(2), 2–7. https://doi.org/10.12962/j23373539.v6i2.23451

Hadiwidjaja, R.D & Hartati, N. (2013). Kewirausahaan dalam Multi Perspektif. Jakarta: Universitas Terbuka.

Hunter, A. P. G., & Bishop, A. P. I. (2012). Introduction to GIS. In Introduction to GIS (pp. 1–13). Retrieved from http://www.sli.unimelb.edu.au/gisweb/%0ADr

Harmond & Anderson. (2003). The Design and Implementation of Geograpics Information System. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Huisman dan Rolf. (2009). Principle of Geographic Information System. Enchede: The International Institute for Geoinformation Science and Earth Observation.

LPPI & Bank Indonesia. (2015). Profil Bisnis Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM). Jakarta: LPPI dan Bank Indonesia.

Marimin dan Maghfiroh, N. (2010). Aplikasi Teknik Pengambilan Keputusan dalam Manajemen Rantai Pasok. Bogor: IPB Press.

Mathis, R.L & Jackson, J.H. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat.

Nicolescu, O (2009). Main features of SMEs organization system. Review of International Comperative Management, 10, 3-9.

Saaty, T.L. (2006). Decision Making With the Analithic Network Process. Pittsburgh: Springer.

Sunaryanto, L. (2010). Kajian Strategi Pengembangan Klaster Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Berbasis Teknologi Informasi (TI). Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana.

Tambunan. (2015). Ukuran Daya Saing Koperasi dan UKM. Jakarta: Pusat Studi Industri dan UKM UniversitasTrisakti.

Taufiqurrahman. (2009). Mengenal Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama.




DOI: https://doi.org/10.17509/jimb.v11i1.21148

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats