Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar

Yusi Pebruanti

Abstract


Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan pendidikan karakter di sebuah sekolah dasar negeri di Kecamatan Bojongloa Kidul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kemajuan yang dicapai dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter berlangsung melalui berbagai kegiatan seperti pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, program khusus dan kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan tersebut diintegrasikan dalam kurikulum dan kegiatan sekolah lainnya. Jenis kegiatan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah antara lain budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun), berbaris, membuat kesepakatan kelas, membaca doa bersama sebelum dan sesudah belajar, melaksanakan kegiatan “Jumat Rohani”, “Kamis Nyunda”, dan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah sejalan dengan filosofi Ki Hadjar Dewantara dan tujuan pendidikan untuk membentuk manusia seutuhnya, yaitu manusia yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Pendidikan karakter di sekolah ini menekankan pada pengembangan nilai-nilai karakter religius, jujur, tanggung jawab, disiplin, santun, mandiri, serta cinta budaya dan lingkungan. Implementasi pendidikan karakter di sekolah sejalan dengan aliran filsafat realisme yang menekankan perubahan karakter yang aktual dan terukur. Karakter yang ideal adalah karakter yang dapat diamati dan dibuktikan dalam tindakan nyata.

Keywords


pendidikan karakter; filsafat; sekolah dasar; kegiatan; Ki Hadjar Dewantara

References


Afifandasari, T., Suluri, S., & Ramadhan, S. (2023). Perkembangan kajian pendidikan karakter religius: Analisis jurnal bilbiometrik pada database Scopus. Manazhim, 5(1), 517–535. https://doi.org/10.36088/manazhim.v5i1.3038

Brown, E. L., Gannotti, M. E., & Veneri, D. A. (2022). Including arts in rehabilitation enhances outcomes in the psychomotor, cognitive, and affective domains: A scoping review. Physical Therapy, 102(4), pzac003. https://doi.org/10.1093/ptj/pzac003

Cahyani, D. Y. W., & Bakar, M. Y. A. (2022). Pendidikan karakter dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Jurnal Metaedukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 4(2), Article 2. https://doi.org/10.37058/metaedukasi.v4i2.6169

Dehghanniri, H., & Borrion, H. (2021). Crime scripting: A systematic review. European Journal of Criminology, 18(4), 504–525. https://doi.org/10.1177/1477370819850943

García-Martínez, I., Gutiérrez Cáceres, R., Luque de la Rosa, A., & León, S. P. (2021). Analysing educational interventions with gifted students. systematic review. Children, 8(5), Article 5. https://doi.org/10.3390/children8050365

Gardner, B., & Lally, P. (2023). Habit and habitual behaviour. Health Psychology Review, 17(3), 490–496. https://doi.org/10.1080/17437199.2022.2105249

Hart, P. (2022). Reinventing character education: the potential for participatory character education using MacIntyre’s ethics. Journal of Curriculum Studies, 54(4), 486–500. https://doi.org/10.1080/00220272.2021.1998640

Imran, Z., & Tambunan, N. (2023). Peranan karakter anak dalam perspektif filsafat pendidikan. Hijri, 12(2), 257. https://doi.org/10.30821/hijri.v12i2.18473

Kulsum, U., & Muhid, A. (2022). Pendidikan karakter melalui pendidikan agama Islam di era revolusi digital. Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 12(2), 157-170. https://doi.org/10.33367/ji.v12i2.2287

Lerner, R. M. (2019). Character development: Four facets of virtues. Child Development Perspectives, 13(2), 79–84. https://doi.org/10.1111/cdep.12315

Mudana, I. G. A. M. G. (2019). Membangun karakter dalam perspektif filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Filsafat Indonesia, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.23887/jfi.v2i2.21285

Musayyidi, M., & Rudi, A. (2020). Pendidikan karakter dalam perspektif Islam: Urgensi dan pengaruhnya dalam implementasi Kurikulum 2013. Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman, 8(02), Article 02. https://doi.org/10.52185/kariman.v8i02.152

Nurjanah, A., & Pranesti, S. H. I. (2023). Urgensi pendidikan karakter dalam memajukan bangsa. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.47256/jhnb.v1i1.270

Saadah, A. F., Swaradesy, R. G., & Prasetyo, D. (2022). Penguatan pendidikan karakter di TAMSISKU(Perspektif filsafat pendidikan progresivisme). Jurnal Eduscience (JES), 9(2), Article 2. https://doi.org/10.36987/jes.v9i2.3022

Semadi, Y. P. (2019). Filsafat Pancasila dalam pendidikan di Indonesia menuju bangsa berkarakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.23887/jfi.v2i2.21286

Sukatin, H. S. (2020). Manajemen pendidikan karakter. Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 10(2), 39–51. https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/aktualita/article/view/197

Tahirsylaj, A., & Sundberg, D. (2020). The unfinished business of defining competences for 21st century curricula—A systematic research review. Curriculum Perspectives, 40(2), 131–145. https://doi.org/10.1007/s41297-020-00112-6

Vos, J. (2023). The Meaning Sextet: A systematic literature review and further validation of a universal typology of meaning in life. Journal of Constructivist Psychology, 36(2), 204–231. https://doi.org/10.1080/10720537.2022.2068709

Wibowo, A. H. (2020). Relevansi pendidikan karakter dalam perspektif filsafat Al-Ghazali. Al-I’jaz: Jurnal Studi Al-Qur’an, Falsafah dan Keislaman, 2(2), 150–160. https://doi.org/10.53563/ai.v2i2.42




DOI: https://doi.org/10.17509/jpi.v6i2.69252

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.