Orang Indonesia dan Jam Karet: Budaya Tidak Tepat Waktu dalam Pandangan Islam

Muhamad Parhan, Aulia Jasmine Maharani, Olpia Anggraeni Haqqu, Qonita Sofyatul Karima, Resti Nurfaujiah

Abstract


Kebudayaan lahir akibat perbedaan maupun buah hasil manusia karena adanya kebiasaan, salah satu budaya yang timbul akibat kebiasaan masyarakat Indonesia ialah ngaret. Budaya ngaret ialah kegiatan dimana seseorang menganggap enteng sebuah waktu sehingga lalai dalam menepati sebuah waktu janji acara ataupun aktivitas yang sudah direncanakannya. Dalam kondisi ideal seseorang diwajibkan menepati janjinya sesuai dengan waktu yang ditentukan, namun realitanya banyak masyarakat Indonesia yang mengimplementasikan budaya ngaret walaupun hal tersebut bukanlah sesuatu yang baik untuk dilakukan, sebaliknya sikap disiplin lah yang seharusnya diimplementasikan karena merupakan sikap baik, maka dari itu penelitian ini berusaha untuk mengkaji budaya tidak tepat waktu orang Indonesia berdasarkan pandangan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara terhadap 3 dosen PAI di Universitas Pendidikan Indonesia. Berdasarkan keterangan dari responden yang diwawancarai diketahui bahwa Islam sangat memberi perhatian terhadap waktu serta memandang seseorang yang kerap melalaikannya sebagai orang yang merugi, namun budaya ini kerap terjadi akibat adanya pemakluman dari orang lain dan sifat kurang menghargai waktu. Artinya budaya ngaret bukan merupakan hal yang baik dalam Islam karena dapat merugikan diri sendiri serta orang disekitarnya sehingga diperlukan kesadaran diri sendiri dan masyarakat yang lebih disiplin.


Full Text:

PDF

References


Anindatami, A. S., Chrisnawati, A. W., & Ilmi, N. (2019). Fenomena Budaya Ngaret di Indonesia.

Douglas, A., Abdillah, Y., & Sanawiri, B. (2017). IMPLEMENTASI KONTRAK BISNIS TERHADAP BUDAYA LINTAS NEGARA DI JEPANG (Studi pada tenants di Connect House Co., Ltd). Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 42(1), 75–84.

Fiernaningsih, N., & Herijanto, P. (2019). Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja. Laboratorium Penelitian Dan Pengembangan FARMAKA TROPIS Fakultas Farmasi Universitas Mualawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, 13(1), 57–64.

Gandasari, D., Kumiullah, A. Z., Mustar, H. S., Nilamsari, N., Yusa, I. M. M., Wiyati, E. K., Leuwol, N. V., & Ulya, E. D. (2021). Komunikasi Lintas Budaya (M. Iqbal & Feriyansyah (eds.); I). Yayasan Kita Menulis.

Halomoan, B. (2017). Nilai-Nilai Pendidikan dalam Surat Al-Ashr. 1–26.

Hasan, I. (2002). Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Ghalia Indonesia.

Kirom, C. (2018). Etos Kerja Dalam Islam. Tawazun: Journal of Sharia Economic Law, 1(1). https://doi.org/10.21043/tawazun.v1i1.4697

Mubarok, A. (2017). Manajemen Waktu Dan Perencanaan Dalam Perspektif Manajemen Pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(November), 172.

Mujahidin, E., Rachmat, Tamam, A. M., & Alim, A. (2022). Konsep Manajemen Waktu dalam Perspektif Pendidikan Islam. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 129–146. https://doi.org/10.30868/ei.v11i01.2203

Murniyetti. (2016). Waktu dalam perspektif Al-Qur’an. Jurnal Ulunnuha, 6(1), 97–100.

Najizah, F. (2021). Manajemen Waktu Belajar Dalam Islam Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Hadis. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 05(02), 101–114.

Nazir, M. (1998). Metodologi Penelitian. Ghalia Indonesia.

Nugraha, R. H., Parhan, M., & Aghnia, A. (2020). Motivasi Hijrah Milenial Muslim Perkotaan Melalui Dakwah Digital. MUHARRIK: Jurnal Dakwah Dan Sosial, 3(02), 175–194. https://doi.org/10.37680/muharrik.v3i02.398

Parhan, M., Rofiudin, M., Salsabila, I. A., Rohimat, S. S., Arasshifa, B. N., & Dhitareka, P. A. (2022). BUDAYA ISLAM VERSUS ISLAMISASI BUDAYA DALAM PERSPEKTIF GENERASI ZILENIAL. Lisan Al-Hal : Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 16(1), 27–44. https://doi.org/10.35316/lisanalhal.v16i1.27-44

Rasyid.M, A. (2018). Perubahan Sosial dan Strategi Komunikasi.

Ritonga, H. J. (2018). Manajemen waktu dalam Islam. Al-Idarah, 5(6), 51–53.

Rohman, A. (2018). Manajemen Qur’ani tentang Penggunaan Waktu dalam Bingkai Pendidikan Islam. 16(1), 1–21.

Rusdiani, A. (2021). Prinsip-Prinsip Manajemen Presfektif Islam. 1, 21–28.

Sabri, A. (2012). Pengelolaan Waktu Dalam Pelaksanaan Pendidikan Islam. Al-Ta Lim Journal, 19(3), 180–187. https://doi.org/10.15548/jt.v19i3.31

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pneididkan. Alfabeta cv.

Sukaimi, S. dan M. S. H. (2018). Budaya Disiplin Kerja. Mandania, 8(2), 228–255.

Sunarya, A., bin Ladjamuddin, A.-B., & Joko Dewanto, I. (2017). HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN WAKTU DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI DIII KOMPUTERISASI AKUNTANSI AMIK RAHARJA INFORMATIKA. 3(2), 115–121.




DOI: https://doi.org/10.17509/sosietas.v12i1.48065

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 SOSIETAS

Creative Commons License

This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License