Neoliberalisme: Eco-Capitalisme dalam Pembangunan Taman Buatan “Jurassic Park” di Rinca, Flores, Nusa Tenggara Timur

Hasna Nusaibah, Salma Ladibatus Sajidah, silvia Aprilia

Abstract


Fenomena pembentukan proyek pembangunan dan penataan sarana dan prasarana yang dinamakan ‘Jurassic Park Taman Nasional Komodo’. Proyek ini berada di Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada akhir-akhir ini menjadi suatu perbincangan di kalangan masyarakat dan media sosial. Dan seperti yang dikemukakan oleh berbagai kelompok berpendapat bahwa adanya Proyek pembangunan “Jurassic Park” ini menimbulkan pro dan kontra di lingkungan sosial masyarakat indonesia. Dalam Identifikasi focus penelitian yakni mengkaji dan menganalisis sejauh mana neo-liberalisme dan eco-capitalisme yang berkembang di pembangunan taman buatan “jurassic park”, dengan menganalisis dari segi eco-sosiologis. Menggunakan teknik pengumpulan data yaitu mencari dan menganalisis data sekunder berupa artikel jurnal yang di dapat dari sumber google scholar. Penulis menemukan sebanyak 10 artikel yang nantinya dianalisis sebagai bahan di pembahasan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, dilihat segi neoliberalisme, meski proyek pembangunan ini dibangun atas dasar peningkatan sektor pariwisata, akan tetapi mengutamakan perekonomian di atas segala sektor merupakan konsep neoliberalisme yang berdampak buruk bagi lingkungan. Dan dari segi eco-capitalisme, memberikan pengaruh yang berdampak serius terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, dampak terhadap lingkungan salah satunya perubahan bentang alam akibat pembangunan infrastruktur yang mengganggu terhadap biodiversitas alam, dan bagi masyarakat terjadi konflik sumber daya lahan dan terjadi perebutan sumber daya air yang merugikan masyarakat karena masyarakat melihat bahwa pembangunan ini untuk memeras paksa alam dengan konsep eco-capitalisme.


Full Text:

PDF

References


Ardhani, A. D., Pongtuluran, Y. A., & Syalsabhila, A. (2020). Lindungi Komodo Kita! BEM Universitas Sanata Dharma, 1–13.

Ariyani, N. I., & Nurcahyono, O. (2018). Digitalisasi pasar tradisional: perspektif teori perubahan sosial. Jurnal Analisa Sosiologi, 3(1).

Boetto, H. (2019). Advancing transformative eco-social change: Shifting from modernist to holistic foundations. Australian Social Work, 72(2), 139-151. https://doi.org/10.1080/0312407X.2018.1484501

Burawoy, M. (2016). The promise of sociology: Global challenges for national disciplines. Sociology. https://doi.org/10.1177%2F0038038516629901

Chariri, A. (2009). Landasan filsafat dan metode penelitian kualitatif.

Cock, J. (2011). ‘Green Capitalism’ or Environmental Justice ? A Critique of the Sustainability Discourse. Helen Suzman Foundation.

Cockerham, W. C. (2014). Medical sociology. The Wiley Blackwell Encyclopedia of Health, Illness, Behavior, and Society. https://doi.org/10.1108/RR-06-2014-0167

Herdiana, D. (2019). Peran masyarakat dalam pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 6(1), 63-86.

Hidayat, M., Kembara, M. D., Mulyani, H., & Sewu, P. H. (2021, March). Model of local wisdom values as an independent and cultured-environment village in bantar karet community, cijalingan village, cicantayan district, sukabumi regency. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 683, No. 1, p. 012131). IOP Publishing.

Hironimus, Y. S., Rijanta, R., & Iskandar, D. A. (2019). Faktor-faktor yang Mempengatuhi Peran Aktivitas Pariwisata di Taman Nasional Komodo terhadap Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Kabupaten Manggarai Barat. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 14(2), 141-153.

Huan, Q. (2020). Socialist Eco-Civilization as a Transformative Politics. Capitalism Nature Socialism, 1-19. https://doi.org/10.1080/10455752.2020.1802498

Huda, M. (2015). Peran pendidikan islam terhadap perubahan sosial. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(1).

Ifieliano, B. N., Ayu, D. S., Sinaga, G. R., Faiq, K. M., Aufaa, N., & Chairunnisa, S. (2020, Desember 1). PENGUASAAN DAN PEMBANGUNAN GEOPARK TAMAN NASIONAL KOMODO, KONSTRUKTIF ATAU DESTRUKTIF? Diambil kembali dari Fakultas Hukum UNPAD: https://fh.unpad.ac.id/penguasaan-dan-pembangunan-geopark-taman-nasional-komodo-konstruktif-atau-destruktif/

Jia, G., Yang, F., Wang, G., Hong, B., & You, R. (2011). A study of mega project from a perspective of social conflict theory. International Journal of project management. https://doi.org/10.1016/j.ijproman.2011.04.004

Kurniawan, W. (2015). Dampak sosial ekonomi pembangunan pariwisata umbul sidomukti Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Economics Development Analysis Journal, 4(4), 443-451. https://doi.org/10.15294/edaj.v4i4.14851

Lai, I. K. W., &Hitchcock, M. (2017). Local Reactions to mass tourism and community tourism development in Macau. Journal of sustainable Tourism, 25(4),

-470. https://doi.org/10.1080/09669582.2016.1221413

Lestari, A., Suleman, Z., & Elake, G. L. (2020). Perjuangan Serikat Petani Indonesia (SPI) Dalam Menghadapi Liberalisasi Pertanian Di Sumatera Selatan (Doctoral dissertation, Sriwijaya University).

Loo, T. (2016). High modernism, conflict, and the nature of change in Canada: A look at Seeing Like a State. Canadian Historical Review, 97(1), 34-58. https://doi.org/10.3138/chr.3035

Muslich, M., & Priyono, A. (2005). Penyebaran dan Karakteristik Sarang Berbiak Komodo (Varanus komodoensis Ouwens, 1912) di Loh Liang Pulau Komodo Taman Nasional Komodo Nusa Tenggara Timur. Media Konservasi, 10(1).

Naufal, M. I. (2019). Akses Masyarakat Terhadap Sumberdaya Pariwisata Dalam Kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Ningrum, E. (2012). Dinamika Masyarakat Tradisional Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya. MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 28(1), 47-54.

Nunkoo, R., & Gursoy, D. (2017). political trust and residents’ support for alternative and mass tourism: an improved structural model. Tourism Geographies, 19(3), 318-339. https://doi.org/10.1080/14616688.2016.1196239

Ollinaho, O. I. (2016) Enviromental destruction as (objectively) uneventful and (subjectively) irrelevant. Enviromental Sociology, 2(1). 53-63. https://doi.org/10.1080/23251042.2015.1114207

Perkasa, M. A. R. (2010). Pandangan Muhammadiyah Tentang Kebudayaan Pasca Muktamar ke-43 di Aceh.

Soesilowati, E. (2009). Neoliberalisme: Antara Mitos dan Harapan. JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 2(2).

Triandini, E., Jayanatha, S., Indrawan, A., Putra, G. W., & Iswara, B. (2019). Metode Systematic Literature Review untuk Identifikasi Platform dan Metode Pengembangan Sistem Informasi di Indonesia. Indonesian Journal of Information Systems, 1(2), 63-77.




DOI: https://doi.org/10.17509/sosietas.v12i1.48069

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 SOSIETAS

Creative Commons License

This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License