Konstruksi Simbolik Tradisi Nede Lingkok Aik Inem Sebagai Upaya Mempertahankan Adat Istiadat di Tengah Modernitas

Ruli Auliya Ataki, Ananda Wahidah, Paenal Juni Harian, Nadira Baenarti, Dinda Juliana Novita

Abstract


Keadaan zaman yang berkembang ke arah semakin modern, sehingga membuat para generasi muda saat ini mulai tidak mengetahui nilai-nilai luhur budaya sendiri serta adanya tradisi leluhur yang mengandung nilai-nilai moral yang harus bertahan dan dijadikan suatu simbolik oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji adanya konstruksi simbolik yang berubah, guna mempertahankan tradisi Nede Lingkok Aik Inem pada masyarakat di Desa Beleke Daye,  Lombok Tengah. Metode kualitatif digunakan melalui pendekatan etnografi. Data penelitian ini didapat dari hasil observasi dan wawancara dengan 25 informan yang termasuk dalam 3 kategori. Adapun hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa masih bertahannya nilai pada masyarakat dalam tahapan dan prosesi adat, adanya konstruksi simbolik tradisi Nede Lingkok Aik Inem dan kemampuan generasi muda mempertahankan tradisi di tengah arus modernitas yang berkembang. Hal ini ditandai dengan marak dan antusias tinggi masyarakat yang mengikuti tradisi ini hingga sekarang. Dengan demikian, tradisi ini memiliki nilai-nilai konstruksi simbolik yang mampu mempertahankan adat istiadat masyarakat Beleke.


Keywords


Tradisi; Konstruksi; Simbolik; Nede Lingkok Aik Inem; Modernitas

Full Text:

PDF

References


Andayanil, Y., Burhanuddin, Hakim, A., & Muti’ah, I. N. L. (2022). Kajian Etnosain Pakataian Adat “Lambung”: Indentifikasi Konsep Kimia Daalam Tradisi Mayarakat Lombok. Journal of Chemical Education, 11(1), 65–69.

Aprianti, M., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2022). Kebudayaan Indonesia di Era Globalisasi Terhadap Identitas Nasional Indonesia. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 996–998. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.2294

Ardiansyah, I. (2022). Perlindungan Hukum Hak Kekayaan Intelektual Terhadap Budaya Tradisional di Indonesia. Jurnal Trias Politika, 6(1), 123–129. https://doi.org/10.33373/jtp.v6i1.3894

Ardiansyah Sis, A. E. (2023). Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Bareng Kota Malang Sebagai Pusat Peradaban dan Kemakmuran Perspektif Konstruksi Sosial. Asketik, 7(1), 63–88. https://doi.org/10.30762/asketik.v7i1.1037

Arsana, I. K. B. (2019). Tradisi Mesembeq Dalam Pelaksanaan Ritual pada Umat Hindu di Kota Mataram. Widya Sandhi, 10(1), 1978-1993.

Dasih, I. G. A. R. P., & Indraswari, I. G. A. D. P. P. (2022). Komunikasi Ritual Dalam Harmonisasi Perilaku Beragama. Widya Duta: Jurnal Ilmiah Ilmu Agama Dan Ilmu Sosial Budaya, 17(2), 153–159. https://doi.org/10.25078/wd.v17i2.1905

Derung, T. N. (2017). Interaksionisme Simbolik Dalam Kehidupan Bermasyarakat. SAPA - Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 2(1), 118–131. https://doi.org/10.53544/sapa.v2i1.33

Fiantika, Wasil M, Jumiyati, Honesti, Wahyuni, Jonata, E. a. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue Maret). https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en

Fitriani, A., Zubair, M., & Yuliatin. (2022). Pelaksanaan Tradisi Banjar Begawe dan Implementasi Nilai-nilai Pancasila. Jurnal Global Citizen, 11(1), 34–42. http://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/

Hakim, S., & Waluyan, R. M. (2019). Analisis Fungsi Dan Nilai-Nilai Budaya Mitos Embung Puntiq. Jurnal Ilmiah Telaah, 4(1), 11. https://doi.org/10.31764/telaah.v4i1.1214

Husna, M., & Qodri, M. S. (2024). The Meaning of Symbols in Nunas nede Ritual Tradition in Kesik Village. Jurnal Ilmu Bahasa, 10(2), 503–512.

Islam, S. N. C., Alhaqqa, J. Y., & Supriyono. (2021). Pandangan Pemuda terhadap Pentingnya Tata Krama dan Budaya Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 21(2), 292–299. http://journals.usm.ac.id/index.php/jdsb

Karmelia, M. (2020). Implementasi Nilai-nilai Pancasila Melalui Pendidikan Pancasila sebagai upaya Membangun Sikap Toleransi Pada Mahasiswa. Jurnal Lex Justitia, 2(1), 1–10.

Lismawanty, A., Dwiatmini, S., & Yuningsih, Y. (2021). Makna Simbolis Upacara Ritual Nandran Empang di Desa Karangsong Kabupaten Indramayu (Kajian Simbolis dan Makna). Jurnal Budaya Etnika, 5(2), 99–1122.

Mimin, E. (2023). Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dengan Kurikulum PAUD: Strategi Mewujudkan Siswa PAUD Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Golden Age, 7(01), 93–104. https://doi.org/

Najib, M., Imtiyaz, A., & Najicha, F. U. (2022). Indonesia Dalam Menangkal Budaya Asing Di Era Globalisasi. Journal Unnes, 7(2), 140–144.

Oktaviani, E., Hamdi, S., & Kusuma, N. (2021). Tradisi Ritual Nede Sebagai Media Meminta Hujan Di Makam Embung Puntiq , Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Religion, Culture and State Journal, 1(10), 186–219.

Pahmi, Z., & Zakariah, N. (2021). Nilai Religius dalam Prosesi adat Nede di Desa Sengkerang Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Bastrindo, 2(1), 69–80. https://doi.org/10.29303/jb.v2i1.132

Raodatul, H. (2019). Kearifan Lokal Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Sade Kabupaten Lombok Tengah. DESKOVI : Art and Design Journal, 2(1), 45. https://doi.org/10.51804/deskovi.v2i1.409

Ratih, E. K., & Juwariyah, A. (2020). Konstruksi Sosial Upacara Adat Karo Suku Tengger Di Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Jurnal Analisa Sosiologi, 9(2), 526–550. https://doi.org/10.20961/jas.v9i2.42103

Rouf, H. A., Ahid, N., & Sutrisno. (2022). Penerapan Teori Interaksi Simbolik dan Perubahan Sosial di Era Digital. At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam Dan Mu’amalah, 10, 633–634.

Rufinus, A. (2017). Nilai-nilai Kepahlawanan dalam Teks Takna Lawe daripada Komuniti Kayan di Mendalam : Kajian Semiotik.

Sukarniti, N. L. K. (2020). Pewarisan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Untuk Memproteksi Masyarakat Bali Dari Dampak Kemajuan Teknologi. Jurnal Ilmiah Cakrawarti, 2(2), 19–25. https://doi.org/10.47532/jic.v2i2.125

Syakhrani, A. W. (2022). Budaya dan Kebudayaan : Tinjauan dari berbagai Pakar, Wujud-wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudaayaan yang bersifat Universal. Jurnal Cross-Border, 5(1), 782–791.

Urpiani. (2022). Korelasi antara Nilai Sosial dan Nilai Agama dalam Tradisi Roah Kabupaten Lombok Timur.

Wissang, I. O. (2023). Representasi Karakter Masyarakat Lamaholot dalam Syair Soka Seleng. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(1), 3475–3486.

Yuliatna, R. D., Wijayanti, I., & Syuhada, K. (2023). Kajian Etnomedisin Belian Dalam Sistem Pengobatan Masyarakat Sasak Di Desa Perampuan. SeNSosio Unram, 4, 284–298




DOI: https://doi.org/10.17509/sosietas.v15i2.91445

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 SOSIETAS

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License