CORPORATE BRANDING COWORKING PLACE IN BANDUNG (CORPORATE BRANDING COWORKING SPACE DI BANDUNG)

Dewi Damayanti, Evi Novianti, Centurion C. Priyatna

Abstract


The title of this research is Corporate Branding Coworking Space in Bandung with the subtitle is Descriptive Study of Corporate Branding Coworking Space in Bandung to Create Product Differentiation. The high demand for economical workspace makes business coworking space growing. The growth happen in Bandung and make the level of competition coworking space in Bandung is quite high, especially with the uniformity of the product offered each coworking space. Seeing these growth, researchers interested in conducting research on how corporate branding coworking space in Bandung to create product differentiation.The purpose of this study is to discover how company create the vision, implemented vision to their corporate culture, and the compability between their vision and image of Bandung Digital Valley, Freenovation, and Ruang Reka that stakeholder created. The method used in this research is descriptive method with qualitative data and Hatch & Schultzs concept of corporate branding. The data collection techniques used in interviews, observation, and documentation study.The result of this study indicate that Bandung Digital Valley, Freenovation, and Ruang Reka focus to introduce the company to their target market. Started from create the vision of the company by founder based on their experiences and business opportunity. Then, the application of corporate vision to corporate culture. Non of Bandung Digital Valley, Freenovation, or Ruang Reka implement the vision into corporate culture. Last, Bandung Digital Valley, Freenovation, and Ruang Reka think it is not a right time to create corporate image because they need to improve the quality of their facility first. 

 Keywords : corporate branding, product differentiation, Bandung Digital Valley, Freenovation, Ruang Reka

Judul penelitian yang diangkat adalah “Corporate Branding Coworking Space di Bandung” dengan sub judul Studi Deskriptif mengenai Corporate Branding Coworking Space di Bandung dalam Melakukan Diferensiasi Produk”.  Tingginya kebutuhan akan ruang kerja yang ekonomis membuat bisnis coworking space semakin berkembang. Perkembangan ini terjadi di Bandung dan membuat tingkat persaingan coworking space di Bandung cukup tinggi, terlebih dengan keseragaman produk yang ditawarkan tiap coworking space. Melihat perkembangan tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai bagaimana corporate branding coworking space di Bandung dalam melakukan diferensiasi produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembentukan visi perusahaan, pengimplementasian visi ke dalam budaya, dan kesesuaian citra dengan visi Bandung Digital Valley, Freenovation, dan Ruang Reka yang dihasilkan oleh stakeholder. Mengacu kepada konsep Corporate Branding dari Hatch dan Schultz. Metode penelitian yaitu metode deskriptif dengan data kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Setelah melakukan penelitian hasil yang didapat menunjukkan bahwa Corporate branding Bandung Digital Valley, Freenovation, dan Ruang Reka diakui fokus pada pengenalan perusahaan ke target pasarnya. Dimulai dengan pembentukan visi oleh pendiri melihat dari pengalaman dan peluang yang dimiliki. Lalu, penerapan visi pada setiap aspek perusahaan, salah satunya budaya perusahaan tidak dilakukan oleh seluruh coworking space. Terakhir, pembentukan citra kepada stakeholder dirasa belum saatnya karena masih perlu meningkatkan kualitas internal namun sudah ada usaha kesana yang tidak disadari oleh  Bandung Digital Valley, Freenovation, dan Ruang Reka.

Kata Kunci : pembentukan merek perusahaan, diferensiasi produk, Bandung Digital Valley, Freenovation, Ruang Reka.


Keywords


corporate branding; product differentiation; Bandung Digital Valley; Freenovation; Ruang Reka; pembentukan merek perusahaan; diferensiasi produk; Bandung Digital Valley; Freenovation; Ruang Reka

Full Text:

PDF

References


Aaker, D. A. (1997). In Manajemen Ekuitas Merek; memanfaatkan merek dari suatu merek (p. 1). Jakarta: Mitra Utama.

Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif; Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Cutlip, M. S., & Center, A. H. (2011). Effective Public Relations. New Jersey: Pearson Education Inc.

Hatch, M. J., & Schultz, M. (2007). Taking brand initiative : how companies can align strategy, culture, and indetity through corporate branding. San Fransisco: Market Streets.

Kotler, P. (2012). Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT Prebalindo.

Kountur, R. (2003). Metode Penelitian untuk Penulisan dan Tesis. Jakarta: PPM.

Muhadjir, N. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif . Yogyakarta: Rake Sarasin.

Nazir, M. (2006). Desain Penelitian, Cetakan Kedua. Jakarta: Erlangga.

Noor, A. R. (2015, 11 17). Bandung, Siap Jadi Silicon Valley Indonesia? Retrieved from Detik iNet: http://inet.detik.com/read/2015/11/17/131104/3073103/398/bandung-siap-jadi-silicon-valley-indonesia

Salim, A. (2006). Teori dan Paradigma Penlitian Sosial Edisi Kedua. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian; Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Jakarta: Alfabeta.




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/e.v16i2.5171

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.17509/e.v16i2.5171.g5316

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 EDUTECH

 

  Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Copyright © 2018 Edutech