Analisis Kemampuan Komunikasi Matematika Kelas III Sekolah Dasar Pada Materi Mengenal Konsep Bilangan Pecahan

retsie resdiantie liestarie, karlimah karlimah

Abstract


Penelitian ini didasarkan pada hasil studi pendahuluan di lapangan tentang komunikasi matematis siswa yaitu dalam mengomunikasikan konsep bilangan pecahan menunjukkan kemampuan yang masih rendah. Kemampuan komunikasi adalah suatu kemampuan untuk menyampaikan berbagai konsep matematika berupa ide, simbol, rumus baik secara lisan maupun tulisan agar dapat dipahami oleh orang lain. Komunikasi matematis siswa ini merupakan salah satu tuntutan yang terdapat pada kurikukum pembelajaran matematika di sekolah dasar kelas III, namun perhatian Indonesia terhadap kemampuan komunikasi matematis masih kurang. Maka dari itu perlu dianalisis bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa kelas III pada materi mengenal konsep bilangan pecahan. Metode yang digunakan dalam penelitia ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan kemampuan komunikasi matematis siswa serta membuat kesimpulan mengenai fenomena/kondisi yang sedang berlangsung. Penelitian ini melibatkan siswa kelas III di SDN 2 Kadipaten yang sedang mempelajari konsep bilangan pecahan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dengan fokus penelitian pada isi komunikasi secara keseluruhan baik yang tersurat maupun yang tersirat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi siswa kelas III Sekolah Dasar pada materi mengenal konsep bilangan pecahan masih kurang. Hal ini ditunjukkan dari 5 indikator yang diteliti, hanya muncul 3 indikator. Indikator yang paling banyak muncul yaitu indikator mengenai menunjukkan bilangan pecahan ke dalam bentuk gambar dan membaca bilangan pecahan dalam bentuk gambar, sedangkan indikator yang tidak muncul adalah indikator mengenai menjelaskan bilangan pecahan menggunakan benda nyata, menyatakan konsep bilangan pecahan pada peristiwa sehari-hari dalam ide-ide matematika dan mengungkapkan kembali konsep bilangan pecahan menggunakan bahasa sendiri secara tertulis


Keywords


Kemampuan komunikasi matematis, Konsep bilangan pecahan

Full Text:

PDF

References


Creswell, WJ. (2010). Reaseacrh Desain. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fitrianai S Rayi, (2013). Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Terhadap Kemampuan Dan Pemahaman Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar (Penelitian Kuasi Eksperimen Pada Pembelajaran Matematika Terhadap Siswa Kelas IV SDN Sarimulya 2 Cikampek). (Skirpsi). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Fuadi FN, (2015). Analisis Strategi Pembelajaran Guru Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(1), hlm. 67

Hendriana dan Soemarmo. (2014). Penilaian pembelajaran matematika. Bandung: Refika.

Klaus, Krippendorff. (2004). Content Analysis: An Introductions to its Methodology (Second Edition). California: Sage Publication.

Racmayani Dwi, (2014). Penerapan Pembelajaran Reciprocal Teaching untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Kemandirian Belajar Matematika Siswa. Jurnal Pendidikan UNSIKA, 2(1), hlm. 14.

Sugiyonno. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabet.

Sarnapi (2016, 18 Juni). Peringkat Pendidikan Indonesia Masih Rendah. Pikiran Rakyat.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (print).


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email pgsd_tasik@upi.edu