Analisis Kebutuhan Desain Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Matematika Berbasis Permainan Congklak di Sekolah Dasar

Ade Dalia, Heri Yusuf Muslihin, Lutfi Nur

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru sekolah dasar dalam mendesain pembelajaran mendalam (deep learning) matematika melalui permainan tradisional congklak. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil asesmen numerasi siswa yang menunjukkan masih dominannya pendekatan pembelajaran dangkal dan prosedural di kelas. Permainan congklak dipilih sebagai sarana pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, serta sosial-emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan studi dokumentasi terhadap guru-guru di tiga sekolah dasar di Kota Banjar. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memahami konsep pembelajaran mendalam secara menyeluruh dan belum memanfaatkan media permainan tradisional seperti congklak dalam pembelajaran matematika. Temuan ini menjadi dasar penting bagi pengembangan desain pembelajaran mendalam berbasis permainan congklak guna meningkatkan pemahaman konsep perkalian serta keterampilan sosial-emosional siswa di sekolah dasar. Kajian lanjutan juga dapat menginvestigasi peran guru sebagai fasilitator dan potensi kolaborasi antarpendidik dalam menguatkan implementasi pembelajaran mendalam berbasis permainan tradisional di sekolah dasar.

    

Keywords


analisis kebutuhan; pembelajaran mendalam, congklak, matematika, sekolah dasar

References


Ayuningrum, H., Fauziyah, SN, & Fauziah, F. (2024). Eksplorasi Permainan Tradisional Congklak Sebagai Alat Pembelajaran Efektif di Sekolah Dasar. Tarunateach: Jurnal Sekolah Dasar , 2 (1), 52-63.

Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (2024), Rapor Pendidikan Edisi 2024. Kemendikbud: https://data.dikdasmen.go.id/publikasi/p/rapor-pendidikan-indonesia/rapor-pendidikan-indonesia-2024

Biggs, J. B. (2011). Teaching for quality learning at university: What the student does. McGraw-hill Education (UK).

Choosang, S., Chai-Ngam, N., Pongkiatchai, R. Instructional Design: Under the Concept of Game Based Learning for Nursing Education (2023) Journal of Food Health and Bioenvironmental Science, 16 (1), pp. 60-70.

Haidar, I. (2023). Pembelajaran Matematika pada Materi Perkalian di Sekolah Dasar dengan Berbantuan Alat Peraga. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 2(2), 111-120. https://doi.org/10.51574/judikdas.v2i2.1271

Hasanah, S., Retnawati, H. Assessment of contextual learning in mathematics education (2022) AIP Conference Proceedings, 2575, art. no. 040018

Jannah, SR, Muharram, NA, Herpandika, RP, & Setiawan, I. (2024). Pengembangan permainan tradisional “engklek” berbasis literasi numerasi untuk meningkatkan gerak lokomotor siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Indonesia , 2 (2), 49-57.

Kalloo, V., Mohan, P., Kinshuk, K. (2015) An efficient method for designing learning games for mathematics : Proceedings of the International Conferences on Interfaces and Human Computer

Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam

Muslihatun, A., Cahyaningtyas, L., Khaimuddin, RNLH, Fijatullah, RN, Nisa, EU, & Sari, CK (2019). Pemanfaatan permainan tradisional untuk media pembelajaran: Congklak bilangan sebagai inovasi pembelajaran matematika sekolah dasar. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 15 (1), 14-22.

Natsir, SR (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Matematika Di Sekolah Dasar: STUDI DESKRIPTIF PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM KERANGKA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR. Jurnal Penelitian dan Pengetahuan Inovasi , 4 (9), 7263-7274.

OECD (2023), Hasil PISA 2022 (Volume I): Keadaan Pembelajaran dan Kesetaraan dalam Pendidikan , PISA, Penerbitan OECD, Paris, https://doi.org/10.1787/53f23881-en .

Pasani, C.F., Amelia, R. Smart Mobile Technologies in Math Education: Improving Elementary Students’ Mathematical Communication Skills (2025) International Journal of Interactive Mobile Technologies, 19 (7), pp. 159-177. DOI: 10.3991/ijim.v19i07.48377

Prahmana, R. C. I., Yunianto, W., Rosa, M., & Orey, D. C. (2021). Ethnomathematics:" Pranatamangsa" System and the Birth-Death Ceremonial in Yogyakarta. Journal on mathematics education, 12(1), 93-112.

Prasetyo, E., & Hardjono, N. (2020). Efektivitas penggunaan media pembelajaran permainan congklak tradisional terhadap minat belajar matematika (MTK) siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) , 2 (1), 111-119.

Polotskaia, E., Savard, A. Some multiplicative structures in elementary education: a view from relational paradigm (2021) Educational Studies in Mathematics, 106 (3), pp. 447-469. DOI: 10.1007/s10649-020-09979-8

Rangkuti, A. (2014). KONSTRUKTIVISME DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA. Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman, 2(2). doi:https://doi.org/10.24952/di.v2i2.416

Suwandi, Putri, R., & Sulastri. (2024). Inovasi Pendidikan dengan Menggunakan Model Deep Learning di Indonesia. Jurnal Pendidikan 77. https://doi.org/10.61476/186hvh28

Syakur, AS, Purnamasari, R., & Kurnia, D. (2021). Analisis bermanfaat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika. Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan , 13 (2), 84-89.

V. Arsaythamby, Cut Morina Zubainur (2014). How a Realistic Mathematics Educational Approach Affect Students’ Activities in Primary Schools?. Procedia - Social and Behavioral Sciences, Volume 159,Pages 309-313, ISSN 1877-0428, https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.12.378 .

Wibowo, Hari. Pengantar Teori-teori belajar dan Model-model pembelajaran . Puri Cipta Media, 2020.




DOI: https://doi.org/10.17509/jpp.v25i2.83393

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Pendidikan