Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Kewirausahaan Frozen Food System di Desa Kertayasa, Pangandaran
Abstract
Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan inovasi produk makanan beku (frozen) dalam rangkaian pengembangan kewirausahaan dengan tujuan meningkatkan daya saing dan pendapatan masyarakat. Masyarakat Desa Kertayasa memiliki hasil bumi dan pemetaan wisata yang cukup strategis, namun belum terdapat pengembangan usaha yang mampu bersaing dan belum memiliki produk unggulan yang konsisten meningkatkan harga jual memadai. Lokasi pengabdian ini dilakukan di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran dengan sasaran ibu-ibu PKK Desa Kertayasa Cijulang Pangandaran. Manfaat positif dari inovasi produk yakni mengubah kombinasi produk dari yang sudah ada dan menemukan variasi produk baru dengan usahanya guna meningkatkan pendapatan serta mampu bersaing dengan bisnis lainnya.jaminan hasil yang lebih baik. Inovasi dilakukan menggunakan komoditi Desa Kertayasa yaitu pisang dan olahan ayam dengan mempertimbangkan harga yang terjangkau. Inovasi produk yang dilakukan yakni pembaharuan komposisi pembuatan nugget ayam dan pisang yang dibekukan (frozen). Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan Masyarakat Desa Kertayasa melalui ibu-ibu PKK dapat secara konsisten mengembangkan produk
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afriza, E. F., Nurdianti, R. S., Sartika, S. H., & Nirbita, B. N. (2022). Peningkatan keterampilan pengolahan frozen food dalam rangka menumbuhkan perekonomian dan mewujudkan ketahanan pangan. PaKMas: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(1), 159–164. https://doi.org/10.54259/pakmas.v2i1.835
Angelakis, A., & Manioudis, M. (2023). Creative economy and sustainable regional growth: Lessons from the implementation of entrepreneurial discovery process at the regional level. Sustainability, 15(9), 7681. https://doi.org/10.3390/su15097681
Badan Pusat Statistik. (2023). Profil Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. BPS Kabupaten Pangandaran.
Balaka, M. Y., Putera, A., Azisah, N., & Isalman, I. (2022). Training for the manufacture of frozen food products to increase community income in dealing with the impact of COVID 19 in Konawe Utara District. International Journal of Engagement and Empowerment, 2(3), 337–345. https://doi.org/10.53067/ije2.v2i3.86
Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Challenges, potentials and paradigm. World Development, 22(10), 1437–1454. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90030-2
Das, G., Omer, S., Billoo, S., Khan, Z., Anis, A., Mosaddad, S., Ehsan, A., Ahmed, N., Ilhan, D., Altamash, S., & Abbasi, M. (2025). Exploring pedagogical approaches in crown preparation: A randomized controlled trial comparing the efficacy of instructional videos and live demonstrations. BMC Medical Education, 25, Article 60. https://doi.org/10.1186/s12909-025-07060-7
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat. (2022). Destinasi wisata unggulan wilayah selatan Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Hakam, L. I. (2022). Analisis bibliometrik perkembangan penelitian kewirausahaan pada ekonomi digital. Jurnal Pendidikan Ekonomi Indonesia, 4(2), 97–116. https://doi.org/10.17509/jpei.v4i2.53182
Hakam, L. I., Ahman, E., Disman, D., Mulyadi, H., & Hakam, D. F. (2023). Exploring trends in innovation within digital economy research: A scientometric analysis. Economies, 11(11), 269. https://doi.org/10.3390/economies11110269
Kemenparekraf.go.id. (2022). Desa Wisata Kertayasa.
Kitagami, S., Mase, T., & Iseki, S. (2025). Perception of luxury and product quality in package design: Examining the effects of white space, typeface, and visual texture. Journal of Sensory Studies. https://doi.org/10.1111/joss.70026
Li, X., Hou, P., & Zhang, S. (2022). The optimal advertising strategy with differentiated targeted effect consumers. Annals of Operations Research, 324, 1295–1336. https://doi.org/10.1007/s10479-022-04769-2
Okezone. (2016). Mengembangkan potensi desa wisata di Indonesia. https://economy.okezone.com/read/2016/04/07/320/1356508/mengembangkan-potensi-desa-wisata-di-indonesia
Palinkas, L. (2014). Qualitative and mixed methods in mental health services and implementation research. Journal of Clinical Child & Adolescent Psychology, 43, 851–861. https://doi.org/10.1080/15374416.2014.910791
Pemerintah Kabupaten Pangandaran. (2022). Rencana induk pengembangan pariwisata daerah (RIPPARDA) Kabupaten Pangandaran 2022–2027. Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran.
Rahman, A. (2021). Tantangan pengelolaan biaya produksi pada UMKM pangan di wilayah perdesaan. Jurnal Ekonomi Mikro dan Kewirausahaan, 9(2), 112–120. https://doi.org/10.1234/jemk.v9i2.1120
Sulila, I., & Santoso, I. (2023). Strengthening the management capacity of joint business groups (KUBE) in utilizing raw corn materials as products in Barakati Village. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(2). https://doi.org/10.30653/jppm.v8i2.273
Sutini, S., Wasesa, T., Toni, H., Pratiwi, R., Zuhro, D., & Wiratna, W. (2023). Penerapan harga pokok produksi pada PT. Hana Inti Berjaya (Darbe Cafe) Surabaya. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2(4). https://doi.org/10.30640/cakrawala.v2i4.1738
Tim Penggerak PKK Desa Kertayasa. (2023). Profil PKK Desa Kertayasa: Laporan kegiatan pemberdayaan ekonomi perempuan Desa Kertayasa tahun 2022–2023.
UNDP. (2009). Capacity development: A UNDP primer. United Nations Development Programme.
DOI: https://doi.org/10.17509/pdpm.v5i1.63346
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.