Education on the Rational Use of Antibiotics for Students at Al-Quran Babussalam Al-Muchtariyah Islamic Boarding School in Kepulauan Selayar [Edukasi Penggunaan Antibiotik Rasional bagi Santri Pondok Pesantren Al-Quran Babussalam Al-Muchtariyah Kepulauan Selayar]
Abstract
Ancaman resistensi antibiotik di dunia terus meningkat akibat pola konsumsi obat yang tidak tepat. Kelompok remaja, termasuk santri pondok pesantren, sangat rentan menyalahgunakan antibiotik karena keterbatasan literasi. Berangkat dari kondisi tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Quran Babussalam Al-Muchtariyah Kepulauan Selayar untuk mengedukasi mereka tentang pemanfaatan antibiotik yang benar. Melalui pendekatan edukatif-partisipatif, kegiatan ini berhasil melibatkan sekaligus meningkatkan wawasan 38 santri. Pre-test dilakukan di awal kegiatan untuk mengukur pengetahuan awal santri. Penyuluhan interaktif selanjutnya dilakukan untuk memperkenalkan antibiotik, indikasi penggunaan, aturan pakai, serta bahaya resistensi antibiotik. Pada akhir kegiatan, dilakukan post-test menggunakan instrumen yang sama. Terjadi peningkatan wawasan yang signifikan, tercermin dari skor rata-rata yag semula hanya 59,21 melonjak menjadi 90,00 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan keberhasilan kegiatan edukasi. Edukasi sejak dini di lingkungan pesantren diharapkan dapat menjadi langkah preventif guna meredam kebiasaan konsumsi obat yang keliru serta mendukung pengendalian resistensi antibiotik di masyarakat.
Irrational use of antibiotics remains a global health concern as it significantly contributes to the increasing incidence of antibiotic resistance. Adolescents, including students (santri) in islamic boarding schools (pesantren), are a group vulnerable to inappropriate antibiotic practices due to limited knowledge. This Community Service (PkM) activity aimed to enhance students' knowledge regarding the rational use of antibiotics at the Babussalam Al-Muchtariyah Selayar Islamic Boarding School. The method employed an educative-participatory approach involving 38 students. Activities began with a pre-test to assess baseline knowledge, followed by interactive counseling covering antibiotic identification, indications for use, dosage regimens, and the dangers of antibiotic resistance, and concluded with a post-test using the same instrument. Evaluation results demonstrated a significant increase in knowledge, with the average score rising from 59.21 in the pre-test to 90.00 in the post-test (p < 0.05). These findings indicate that educational activities are effective in improving students' understanding of rational antibiotic use. Early education within the pesantren environment is expected to serve as a preventive measure to curb irrational antibiotic use and support the control of antibiotic resistance in the community.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, A., & Mutmainnah. (2023). Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat pada santri Pondok Pesantren Al-Quran Babussalam Al-Muchtariyah cabang Kepulauan Selayar. Pekan : Jurnal Pengabdian Kesehatan, 2(2), 23–29.
Anggraini, W., Puspitasari, M. R., Atmaja, R. R. D., & Sugihantoro, H. (2020). Pengaruh pemberian edukasi terhadap tingkat pengetahuan pasien rawat jalan tentang penggunaan antibiotik di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 6(1), 57–62.
Kamri, A. M., Baits, M., Amin, A., Kosman, R., Dede, A., Rosmayanti, Septinia, A., Wahyuni, S., Zabrina, A., Irmayani, Amanda, M., Erwin, H., Wahyuninsih, S., Nurhudayah, & Izza, D. (2023). Edukasi penggunaan antibiotik rasional pada masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(8), 1361–1374.
Karuniawati, A., Gunardi, W. D., Anggraini, D., Santosaningsih, D., Saptawati, L., Cahyarini, Endraputra, P. N., Ningsih, L., Robertus, T., Sarassari, R., Prilandari, L. I., Tiyakusuma, E., Wasista Hanung Pujangga, Y. M. L., Nurulummi, P. L., Hutabarat, L. S., Rahman, M. R. F., & Hadi, O. Al. (2025). Data resistensi antibiotik indonesia tahun 2024: Pola patogen dan antibiogram. Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia.
Mulatsari, E., Manninda, R., Khairani, S., Kumala, S., & Okta, F. N. (2023). Edukasi penggunaan antibiotik secara tepat sebagai upaya melindungi masyarakat dari bahaya resistensi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(3), 413–418.
Ningtyas, N. S. I., Qaiyimah, D., Rasjusti, N. I., Nasrul, N., & Fitroningtyas, E. A. (2025). Edukasi penggunaan antibiotik sebagai upaya pencegahaan Antimicrobial Resisten (AMR). Inovasi: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat, 5(2), 221–229.
Populix. (2023). Closed-ended question, ini penjelasan lengkapnya. Populix. https://info.populix.co/articles/closed-ended-question.
Susanti, I., Octavia, D. R., Wahyudi, A., & Ramadhani, B. M. (2024). Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang rasional sebagai upaya pencegahan resistensi antibiotika. Jamas: Jurnal Abdi Masyarakat, 2(3), 586–591.
DOI: https://doi.org/10.17509/jpi.v5i1.95751
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


