PENGARUH MUSIK ANGKLUNG TERHADAP KUALITAS HIDUP WANITA LANJUT USIA

Lilis Komariyah

Abstract


ABSTRAK

Peningkatan derajat kesehatan menyebabkan bertambahnya usia harapan hidup yang memberikan dampak terhadap meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia. Dengan meningkatnya usia harapan hidup maka sangat penting untuk memperbaiki kualitas hidup lansia. Musik angklung merupakan kearifan budaya lokal yang sedang berkembang saat  ini. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh musik angklung terhadap peningkatan kualitas hidup lansia yang tinggal di panti jompo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pre dan post test design without control. Subjek penelitian menggunakan purposive sampling sebanyak 15 orang wanita lansia berusia 60-90 tahun yang berasal dari Panti Sosial Tresna Werdha Budi Pertiwi. Penelitian ini menggunakan instrumen WHOQOL-BREFF. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Kolmogorov Smirnov, dan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita lansia yang mengikuti musik angklung memiliki peningkatan kualitas hidup secara bermakna pada domain fisik (55,27 ± 7,86 vs 52,80 ± 6,91) (p<0,05), domain psikologis (65,53 ± 9,50 vs 54,33 ± 5,53) (p<0,05), domain hubungan sosial (71,07 ± 8,76 vs 57,67 ±5,17) (p<0,05), dan domain lingkungan (61,40 ± 5,15 vs 56,33 ± 4,67) (p<0,05). Simpulan dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa musik angklung dapat meningkatkan kualitas hidup wanita lansia pada domain fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Adapun saran dari penelitian ini diharapkan bahwa musik angklung dapat diterapkan di seluruh unit lansia maupun panti jompo yang ada di Indonesia.

 

Kata kunci: wanita lansia, kualitas hidup, musik angklung

 

 

ABSTRACT

The enhancement of current health level and life expectancy provide implications to the number of elderly people in Indonesia. Health professionals, especially geriatric nurses, play an important role in increasing elderly life quality. One of the efforts is by practicing Brain Movement Exercise and Angklung music therapy. The aim of this study was to analysis the effect of brain movement exercise and angklung music on quality of life of elderly. The study design was an experimental pre and post design without control. The subjects  were 15 healthy elderly woman age 60-90 years old whom came from a nursing home. The instrument research used was WHOQOL-BREF. Shapiro-Wilk test, Kolmogorov Smirnov, and ANOVA were used to analyze the data. The results showed that women elderly people who participated angklung music experienced a significant life quality improvement in physical domain (55,27 ± 7,86 vs 52,80 ± 6,91) (p<0,05), psychological domain (65,53 ± 9,50 vs 54,33 ± 5,53) (p<0,05) , social relationship domain (71,07 ± 8,76 vs 57,67 ±5,17) (p<0,05), and environment domain (61,40 ± 5,15 vs 56,33 ± 4,67) (p<0,05). In conclusion, angklung music can improve elderly womens life quality in physical, psychological, social relationship and environmental domains. Therefore, it is suggested that angklung music are implemented in all nursing house units in Indonesia.

 

Key words: elderly women, quality of life, angklung music



Full Text:

PDF

References


Arisanti. (2011). Rancangan Terapi Musik Angklung Untuk Menurunkan Penghayatan Perasaan Kesepian (Loneliness) Lansia Kasus Di Panti Werdha. Diunduh dari http://www.purtierplacenta.com/terapi-asyik-untuk-stroke-bermain-angklung/

Ariani. (2012). Pengaruh Terapi Musik Angklung Terhadap Kesepian Pada Lansia Di Rumah Perlindungan Sosial Tresna Werdha Garut.Diunduh dari :http://jurnal.unpad.ac.id/ejournal/article/view/869

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional(BPPN), BPS, United Nations Population Fund. (2008) .Proyeksi penduduk Indonesia 2000-2025.Jakarta.: Bappenas, BPS,UNFPA.

Darmojo, R.B. (2006). Geriatri: ilmu kesehatan usia lanjut. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Elvina. Perbedaan kualitas hidup lansia di rumah dan panti werdha.di akses melalui https://lib.atmajaya.ac.id/default.aspx?tabID=61&src=k&id=124555

Edi Sucipto. (2010). Alat Musik Tradisional. Diunduh dari: http://www.alampedia.com/2014/09/angklung-alat-musik-tradisional- khas.html

Fatimah. (2013). Perbedaan Kualitas Hidup Lanjut Usia yang Tinggal di Panti Jompo dengan yang Tinggal di Rumah di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2013. (Skripsi). Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Sumatera Utara,Medan.

Fitria. (2011). Interaksi sosial dan Kualitas hidup Lansia di Panti Wredha UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia dan Anak Balita Binjai. (Skripsi,Universitas Sumatera Utara). Diunduh dari http://repository.usu.ac.id/downloads.tswj.com/325251.pdf

Hillman C.H., Belopolsky,A.V., Snook,E.M., Kramer,A.F., McAuley,E. (2004) Physical activity and executive control: implications for increased cognitive health during older adulthood. Research quarterly for exercise and support.diunduh dari: http://www.pubmed.central.nih.gov.

Hutapea, Bonar.(2011). Emotional Intelegence dan Psychological Well-being pada Manusia Lanjut Usia Anggota Organisasi berbasis Keagamaan di Jakarta. INSAN,13( 02).

Karo, Waktu. (2010). Pengaruh Tingkat Pendapatan Terhadap Kualitas Hidup di Kelurahan Serdang Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat(Tesis). Universitas Indonesia. Diunduh dari http://www.lib.ui.ac.id/opac.pdf

Kusumoputro,S., Sidiarto,L.D., Samino. Munir,R., Nugroho,W.(2008). Kiat panjang umur dengan gerak dan latih otak. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia;

Nofitri. (2009). Gambaran Kualitas Hidup Penduduk Dewasa pada Lima Wilayah di Jakarta. (Skripsi). Universitas Indonesia, Jakarta.

Notoatmodjo. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugroho. (2008). Keperawatan gerontik dan geriatrik. Edisi 3. Jakarta: EGC.

Nursalam (2013). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan Praktis Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.

Nurgianti. (2013). Pengaruh Senam Gerak dan Latih Otak Terhadap Demensia Pada Lansia Di PuskesmasKecamatan Menteng Jakarta Pusat. (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Jakarta). Diunduh dari http://www.library.psik-umj.ac.id/index.php?p=show_detail&id=1981

Setyoadi., Noerhamdani., Ermawati. (2011). Perbedaan Tingkat Kualitas Hidup Pada Wanita Lansia Di Komunitas dan Panti. Jurnal Keperawatan, 2,2. Diunduh dari http://ejournal.umm.ac.id/index.php/keperawatan/article/viewFile/621/641_mm_scientific_journal.pdf.

Sekarwiri, Edesia. (2008). Hubungan Antara Kualitas Hidup Dan Sense Of Community pada Warga DKI Jakarta yang Tinggal di Daerah Rawan Banjir. (Skripsi, Universitas Indonesia). Diunduh dari http://lib.ui.ac.id/125243-362.2.pdf

Setiawan, Wungouw, Pangemanan. (2013). Pengaruh Senam Bugar Lanjut Usia Terhadap Kualitas Hidup Penderita Hipertensi. (Skripsi, Universitas Sam Ratulangi).Diunduh dari http://Jurnal.e-Biomedik.pdf

Siregar, Arma, Lubis. (2013). Perbandingan Kualitas Hidup Lanjut Usia Yang Tinggal di Panti Jompo Dengan yang Tinggal di Rumah di Kabupaten Tapanuli Selatan. (Skripsi, Universitas Sumatra Utara). Diunduh dari http://repository.usu.ac.id/perbandingankualitashidup.pdf

Sutikno, 2011. Hubungan Fungsi Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia.

Setyoadi. (2002).Perbedaan Tingkat Kualitas Hidup pada Wanita Lansia di Komunitas dan Panti.ejournal UMM.Diunduh darihttp://ejournal.umm.ac.id/index.php/keperawatan/article/viewFile/621/641_mm_scientific_journal.pdf.

Salamah.(2005). Kondisi Psikis Dan Alternatif Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial Lansi Di Panti Wredha.JurnalPKS, 11, 55 – 61.

Tambarkini. L. Jeklin. (2012). Latihan Fisik dan Kualitas Hidup. JKU, 1,1, Diunduh dari http://www.igenursing.weebly.com/fix_jku_ekin.pdf

WHO. (2004). The World Health Organization Quality of Life Introduction, Administration, Scoring and Generic Version Of The Assesment (WHOQOLBREF).

Yenni dan Hermawan.(2006). Pravalensi Penyakit Kronis dan Kualitas Hidup Pada Lanjut Usia. Diunduh dari http;//www.univmed.org/2012/04/yenni.pdf

Yulianti, et. all. (2014). Perbedaan Kualitas Hidup Lansia Yang Tinggal di Komunitas dengan di Pelayanan Sosial Lanjut Usia.Jurnal Unej 2(1). Diunduh dari http;//www.jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/download/601/429




DOI: https://doi.org/10.17509/jpki.v2i1.2847

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia(JPKI) published by Indonesia University of Education. JPKI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

StatCounter - Free Web Tracker and Counter
View My Stats

Office :
Nursing Department. FPOK UPI.
229, Dr. Setiabudhi Street. Bandung 40154
West Java , Indonesia
E-mail : jpki@upi.edu