Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Formulate-Share-Listen-Create (FSLC)

Reflina Reflina

Abstract


Abstrak. Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa bisa terjadi dua faktor. Faktor pertama adalah siswa yang belum cukup memiliki self concept matematis. Faktor kedua yaitu guru tanpa memperhatikan kesiapan komunikasi matematis siswa. Dengan permasalahan tersebut peneliti mengembangkan  model pembelajaran Kemp Berbasis think pair square dengan tujuan meningkatkan kemampuan komunikasi siswa dan self concept siswa. Penelitian merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain eksperimennya adalah desain kelompok kontrol tidak ekuivalen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Arjawinangun Kabupaten Cirebon dengan mengambil sampel 2 kelas untuk kelompok eksperimen dan kelas kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran model Kemp berbasis think pair square, kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Dalam pelaksanaanya, tes kemampuan komunikasi diberikan pretes dan postes sedangkan self concept diberikan setelah proses pembelajaran dengan menggunakan skala sikap. Pengujian dilakukan melalui data N-gain kemampuan komunikasi dan skala sikap. Hasil penelitiannya adalah Pembelajaran dengan model Kemp berbasis think pair square dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan self concept matematis siswa lebih baik dari pada pembelajaran konvensional.

 

Abstract. The low of Math Communication ability students can caused by two factor. The first factor is students have no ability of sefl concept math. The second factor is teacher without pay attention to readiness communication students math. Bassed on this problem reaserchen try to develop teaching Kemp model based ability of think pair square to increasing ability of students communication and students self concept. Research is quasi experiment research use its design experiment group control not equivalen. The population of this research was all student of grade 8th SMPN 1 Arjawinangun Regency Cirebon, take class for sample to experiment group and control. Experiment group get teaching model Kemp based ability think pair square, class control with conventional teaching. In activity test communication ability given pre test and post test, while self concept given after teaching process that use behavior scale. This testing by data N-gain communication ability and behavior scale. The result of research is teaching with ability model teaching based think pair square can increasing communication ability and self concept math students better than conventional teaching.


Keywords


Formulate-share-listen-create (FSLC), kemampuan representasi matematis.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Emay, A. (2011). Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Komunikasi Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Formulate-Share-Listen-Create (FSLC). Tesis. UPI Bandung. Tidak diterbitkan.

Hake, R. R. (1999). Analyzing Change/Gain Score. [Online]. Tersedia: http://www.physics. indiana.edu/~sdi/AnalyzingChange-Gain.pdf. [19 Oktober 2013].

Herman, T. (2010). Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP. [Online]. Tersedia: http://file.upi.edu. [4 Oktober 2013].

Hudiono, B. (2005). Peran Pembelajaran Diskurskus Multi Representasi terhadap Pengembangan Kemampuan Matematik dan Daya Representasi pada Siswa SLTP. Disertasi UPI: TIdak diterbitkan.

Hutagaol, K. (2007). Pembelajaran Matematika Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Tesis UPI: Tidak diterbitkan.

Jones, B. F., dan Knuth, R. A. (1991). What does Research Say about Mathematics? [Online]. Tersedia: http://www.ncrl.org/sdrs/stwesys/2math.html. [20 November 2013].

Lie, A. (2007). Cooperative Learning. Jakarta: Grasindo.

Meltzer, D. E. (2002). The Relationship between Mathematics Preparation and Conceptual Learning Gains in Physics: A possible “Hidden Variable” in Diagnostic Pretest Scores. American Journal of Physics. V70 n12 p1259-68 Dec 2002. [Online]. Tersedia: www.physics.iastate.edu/-per/doc/AJP-Dec-2002-Vol.70-1259-128.pdf. [6 Juni 2013].

Risnarosanti. (2010). Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Self Efficacy terhadap Matematika Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Pembelajaran Inkuiri. Bandung. Disertasi, Doktor pada SPs UPI: Tidak diterbitkan.

Risnawati. (2012). Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Induktif-Deduktif Berbantuan Program Cabri Geometry Terhadap Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Tesis UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.

Ruseffendi, H. E. T. (2005). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Trianto. (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Wahyudin. (2008). Pembelajaran dan Model-model Pembelajaran. Bandung.

Widyastuti. (2010). Pengaruh Model Pembelajaran Model-Eliciting Activities terhadap Kemampuan Representasi Matematis dan Self-efficacy Siswa. Tesis. UPI Bandung. Tidak diterbitkan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



 p-ISSN: 2252-7435

Flag CounterCreative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.