PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED

Wiwin Iriani, Dadang Juandi

Abstract


Abstrak: Tujuan dari penelitian adalah untuk menelaah peningkatan kemampuan berpikir logis matematis dan kemandirian belajar siswa. Jenis penelitian ini merupakan kuasi eksperimen, dengan populasi seluruh siswa kelas IX salah satu SMP Negeri di Cianjur. Sampel penelitian dipilih sebanyak 2 kelas. Kelas eksperimen belajar melalui model kooperatif tipe TAI dengan pendekatan open ended, dan kelas kontrol belajar melalui model pembelajaran langsung. Instrumen dalam penelitian ini adakah tes kemampuan berpikir logis matematis dan skala kemandirian belajar. Pengolahan data menggunakan uji Mann-Whitney, uji t, uji Kruskal-Wallis dan uji proporsi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) peningkatan kemampuan berpikir logis matematis secara signifikan terjadi pada siswa kelompok tinggi yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan pendekatan open ended; (2) peningkatan kemandirian belajar siswa yang belajar melalui model kooperatif tipe TAI dengan pendekatan open ended lebih baik daripada siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung. Berdasarkan analisi data dapat disimpulkan bahwa pembelajaran model kooperatif tipe TAI dengan pendekatan open ended adalah suatu alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis dan kemandirian belajar bagi siswa kelompok tinggi.

 

Abstract: The aim of the research is to analyze the students’ improvement of logical and mathematical thinking skill and self regulated learning. The research design is quasi-experiment and population is all student grade IX at one of Junior High Schools in Cianjur. Two classes were chosen as the samples for research. The experimental class learning trough cooperative model type team assissted individualization (TAI) with open ended approach and the control class received directive learning. The research instruments were test of logical and mathematical thinking ability, and the questionaire about students' self regulated learning. The data analysis used Mann-Whitney test, T-test, Kruskall-Wallis test and proportion test. The result of the research indicated: (1) The improvement of students’ logical and mathematical thinking ability significantly took place in the high level group students had learn trough cooperative learning type team assissted individualization with open-ended approach; (2) The improvement of students’ self regulated learning trough cooperative learning type team assissted individualization with open-ended approach better than students who learn trough Direct Instruction model. Based-on data analysis concluded that cooperative learning type team assissted individualization with open ended approach can used as an alternative model to improve students’ logical and mathematical thinking ability, and self-regulated learning for students in the high level.


Keywords


Pembelajaran kooperatif tipe TAI; pendekatan open ended; berpikir logis matematis; kemandirian belajar;

Full Text:

PDF

References


Albrecht, Karl. (2010). Why Is Logical Thinking Essential?. [Online]. Tersedia: http://www.thereadingclinic.co.za/e/importance-logical-thinking.htm. [8 April 2013].

Cockroft, W.H. (1982). Mathematics Counts, Report of the Committee of Inquiry into the Teaching of Mathematics in Schools. [Online]. Tersedia: http://www. ducationengland.org.uk/documents/cockcroft/cockcroft01.html. [30 April 2013].

Cornelius, M. L. (1982). Teaching Mathematics. [Online]. Tersedia: http:// books.google. co.id/books/about/Teaching_Mathematics.html?id=ZKE9AAAAIAAJ&redir_esc=y. [30 April 2013].

Desmita. (2012). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Grow, G. (2013). Logical-Mathematical Intelligence. [Online]. Tersedia: http:// www. longleaf.net/ggrow/7In/Logical.html. [ 8 April 2013].

Hake, R.R. (1999). Analyzing change/gain scores. [Online]. Tersedia: http://www.physics. indiana.edu/~sdi/AnalyzingChange-Gain.pdf. [08 Juli2013].

Hargis, J. (2000). The Self-Regulated Learner Advantage:Learning Science on the Internet [Online]. Tersedia: http://wolfweb.unr.edu/homepage/crowther/ejse/hargis.html. [12 April 2013].

Kemendikbud. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2013 Tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Nasution, S. (2010). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar & Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Rosita, N. T. (2012). Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Open Ended dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir kreatif matematis Matenatika Siswa (Studi Kuasi-Eksperimen pada Salah Satu SMP Negeri di Kabupaten Bandung). Jurnal Pendidikan Matematika Sigma Didaktika, 1, (2), 205-211.

Setyosari, P. (2012). Metode Penelitin Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Shadiq, F. (2008). Logika Matematika dan Pemecahan Masalah dalam Pembelajaran Matematika SMA. Yogyakarta: P4TK Matematika.

Shen, P. D., Lee, T. H., & Tsai, C. W. (2007). Applying Web-Enabled Problem-Based Learning and Self-Regulated Learning to Enhance Computing Skills of Taiwan’s Vocational Students: a Quasi-Experimental Study of a Short-Term Module. Electronic Journal of e-Learning, 5, (2), 147 - 156.

Shimada, S. (1997). The Significance of an Open-Ended Approach. Dalam J.P. Becker & S. Shimada (Ed). The Open-Ended Approach: A New Proposal for Teaching Mathematics. Virginia: National Council of Teacher of Mathematics.

Slavin, R E.(2005). Cooperative Learning, Teori, Riset dan Praktik. Bandung: Nusa media.

Sugandi, A.I. (2010). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Setting Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Pencapaian Kemampuan Berpikir Matematik Tingkat Tinggi dan Kemandirian Belajar Siswa SMA. Disertasi Doktor pada SPs UPI: Tidak dipublikasikan.

Suherman, E. (2003). Evaluasi Pembelajaran Matematika. UPI: Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Sumarmo, U. (2006). “Kemandirian Belajar: Apa, Mengapa dan Bagaimana dikembangkan pada Siswa”. Makalah pada Seminar Pendidikan Matematika UNY, Yogyakarta.

Suryadi, D. (2005). Penggunaan Pembelajaran Tidak Langsung Serta Pendekatan Gabungan Langsung dan Tidak Langsung dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematik Tingkat Tinggi Siswa SLTP. Disertasi Doktor pada SPs UPI: Tidak dipublikasikan.

Suyono., dan Hariyanto. (2012). Belajar dan Pembelajaran. Teori dan Konsep Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Syaiful. (2011). Peningkatan Kemampuan Berpikir Logis, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, dan Sikap Siswa terhadap Matematika melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik. Disertasi Doktor pada SPs UPI: Tidak dipublikasikan.

Wardani, S., dan Rumiati. (2011). Modul Matematika SMP Program Bermutu Instrumen Penilaian Hasil Belajar Matematika SMP: Belajar dari PISA dan TIMSS. Yogyakarta: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



 p-ISSN: 2252-7435

Flag CounterCreative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.