KARAKTERISTIK TES PENALARAN ILMIAH MATERI MOMENTUM DAN IMPULS BERDASARKAN TEORI RESPON BUTIR

Hilda Permata, Taufik Ramlan Ramalis, Ida Kaniawati

Abstract


ABSTRAK

 

Penalaran ilmiah merupakan perangkat keterampilan penalaran dasar yang pada umumnya diperlakukan bagi peserta didik untuk melakukan penyelidikan ilmiah. Berdasarkan studi pendahuluan, pada pelaksaan evaluasi pembelajaran guru belum mengembangkan instrumen tes yang mampu mengukur penalaran peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakteristik tes penalaran ilmiah. Data dianalisis menggunakan teori respon butir 3PL, model ini dipilih karena memiliki nilai fungsi informasi paling tinggi 6,095. Desain penelitian menggunakan concurrent embedded yaitu metode penelitian yang menggabungkan antara metode kualitatif dengan metode kuantitatif pada materi momentum dan impuls. Partisipan yang terlibat 100 peserta didik dari SMAN 15 Bandung. Instrumen yang digunakan adalah bentuk tes penalaran ilmiah berupa tes tertulis pilihan berganda yang berjumlah 15 butir soal. Hasil analisis tes penalaran ilmiah dapat dikatakan valid baik berdasarkan analisis menggunakan validitas isi Aiken V dan analisis parameter logistik. Hasil analisis kurva karakteristik tes menunjukkan bahwa tes penalaran ilmiah memiliki nilai parameter daya pembeda (a) sebesar 1,19 yang artinya berkategori baik, nilai parameter tingkat kesukaran tes (b) sebesar -0,063 yang artinya berada dikategori sedang, dan nilai parameter faktor tebakan semu (c) sebesar 0,035 yang artinya dalam kategori baik. Tes penalaran ilmiah ini memiliki nilai fungsi informasi 6,095 dan SEM (Standard Error of Measurement) sebesar 0,41 dengan estimasi reliabilitas tes penalaran ilmiah berada pada rentang skala -1,08 sampai 2,22 sehingga tes tersebut reliabel mengukur kemampuan rendah sampai tinggi.

 

Kata Kunci: Penalaran Ilmiah; Karakteristik Tes; Respon Teori Butir

 

ABSTRACT

 

Scientific reasoning is a device of basic reasoning skills that are generally treated for students to carry out scientific investigations. Based on the preliminary study, the teacher learning evaluation has not developed a test instrument capable of measuring students' reasoning. This study aims to characterize scientific reasoning tests. Data were analyzed using the 3PL item response theory, this model was chosen because it has the highest information function value of 6.095. The research design uses concurrent embedded, a research method that combines qualitative methods with quantitative methods on the material of momentum and impulse. Participants involved 100 students from SMAN 15 Bandung. The instrument used was a form of scientific reasoning test in the form of a multiple choice written test, totaling 15 items. The results of the analysis of the scientific reasoning test can be said to be valid both based on the analysis using the content validity of Aiken V and logistic parameter analysis. The results of the test characteristic curve analysis show that the scientific reasoning test has a distinguishing power parameter value (a) of 1.19 which means that it is categorized as good, the parameter value of the difficulty level of the test (b) is -0.063 which means it is in the medium category, and the parameter value of the pseudo guess (c) 0.035 which means in the good category. This scientific reasoning test has an information function value of 6.095 and SEM (Standard Error of Measurement) of 0.41 with the estimated reliability of the scientific reasoning test in the scale range of -1.08 to 2.22 so that the test reliably measures low to high abilities.

 

Keywords: Scientific Reasoning; Test Characteristics; Item Theory Response




References


Alifa, T. F., Ramalis, T. R., & Purwana, U. 2018. Karakteristik Tes Penalaran Ilmiah Siswa SMA Materi Mekanika Berdasarkan Analisis Tes Teori Respon Butir. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 5(1), 80-89.

Creswell, J. W. (2015). Research Design : Qualitative, Quantitative, and Mix Methods Approach (terjemahan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hakim, M. L., Muslim, M., & Ramalis, T. R. (2019). Karakteristik Tes Hasil Belajar Ranah Kognitif Materi Elastisitas Menggunakan Analisis Item Response Theory. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 10(1), 22-32

Hambleton R.K., et. al. (1991). Fundamentals of item response theory. Newbury Park, CA: Sage Publications

Han, J. (2013). Scientific Reasoning :Research, Development, and Assessment (Disertasi). Ohio State: The Ohio State University.

Hendryadi. (2014). Content Validity (Validitas Isi). Teorioline Personal Paper. No. 01.

Mu’iz, M. S., Kaniawati, I., & Ramalis, T. R. (2018, December). Analyzing instrumen characteristics of critical thinking skills and mastery of concepts based on item response theory. In International Conference on Mathematics and Science Education of Universitas Pendidikan Indonesia (Vol. 3, pp. 162-167).

Ningsih, D. R., Ramalis, T. R., & Purwana, U. Pengembangan Tes Keterampilan Berpikir Kritis Berdasarkan Analisis Teori Respon Butir. WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika), 3(2), 45-50.

Retnawati, H. (2014). Teori respons butir dan penerapannya. Yogyakarta: Nuha Medika.

Rosidah, N. A., Ramalis, T. R., & Suyana, I. (2018). Karakteristik Tes Keterampilan Berpikir Kritis Berdasarkan Teori Respon Butir. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 5(1), 54-63.

Saptawulan, W., Ramalis, T. R., & Muslim, M. (2018). Karakterisasi Tes Penalaran Ilmiah Materi Suhu Dan Kalor Berdasarkan Teori Respon Butir. In Seminar Nasional Fisika(Vol. 4, No. 1, pp. 41-48).

Suseno, M. N. (2014). Pengembangan Pengujian Validitas Isi dan Validitas Konstrak: Interpretasi Hasil Pengujian Validitas. Seminar Nasional Psikometri (hal. 70-83). Yogyakarta: Publikasi Ilmiah.




DOI: https://doi.org/10.17509/wapfi.v5i2.27547

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Hilda Permata

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika)