Analisis Literasi Sains Peserta Didik pada Mitigasi Bencana di Sekolah yang Dekat dengan Daerah Bencana dan Jauh dari Daerah Bencana Tanah Longsor di Kota Semarang

Indah Suryaningrum, Budi Astuti, Ani Rusilowati, Khumaedi Khumaedi

Abstract


Tujuan artikel ini untuk menganalisis literasi sains peserta didik pada mitigasi bencana alam yang terjadi di Kota Semarang berdasarkan lokasi kejadian, yaitu dekat dengan bencana dan jauh dari bencana. Metode penelitian ini adalah mixed methods sequential explanatory dengan desain penelitian one shoot case study. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling di SMAN 7 Semarang sebagai sekolah dekat daerah bencana (SMA A), dan SMAN 11 Semarang sebagai sekolah jauh dari daerah bencana (SMA B). Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument tes berbasis literasi sains, angket, serta wawancara terhadap beberapa peserta didik yang mewakili kriteria aspek kognitif. Berdasarkan analisis data, ditunjukkan tidak adanya perbedaan literasi sains peserta didik yang berada dekat dan jauh dari lokasi bencana alam. Hal tersebut dilihat dari persentase rata-rata tiap aspek literasi sains SMA A dan SMA B yang termasuk kriteria kurang sekali. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa jarak sekolah dengan lokasi bencana tidak memengaruhi literasi sains peserta didik.

 

Kata kunci: literasi sains, mitigasi bencana, tanah longsor

 

 

ABSTRACT

 

The purpose of this article is to analyze students' science literacy in mitigating natural disasters that occur in Semarang city based on the location of the incident, which is close to the disaster and far from the disaster. This research method is a mixed methods sequential explanatory with a one shoot case study research design. Sampling using purposive sampling technique at SMAN 7 Semarang as a school near the disaster area (SMA A), and SMAN 11 Semarang as a school far from the disaster area (SMA B). The data was collected using a science literacy-based test instrument, a questionnaire, and interviews with several students who represent the criteria for cognitive aspects. Based on data analysis, it was shown that there were no differences in science literacy of students who were near and far from the location of natural disasters. This can be seen from the average percentage of each aspect of science literacy in SMA A and SMA B which is categorized as very poor. Thus, it can be concluded that the distance between the school and the disaster location does not affect students' science literacy.

 

Keywords: disaster mitigation, landslide, science literacy


References


Al-Maraghi, F. A., Rochman, C., & Suhendi, H. Y. 2017. Profil Literasi Peserta Didik terhadap Mitigasi Bencana Gunung Berapi di Daerah Sukaratu Tasikmalaya. Jurnal Wahana Pendidikan Fisika, 2(2), 32–35.

Ariningsih, Y., Widodo, E., & Maryanto, A. 2018. Profil Aspek Sikap Literasi Sains Siswa SMP Kelas VIII pada Pembelajaran IPA di SMPN Kota Yogyakarta Ditinjau dari Tingkat Kefavoritan Sekolah. E-Journal Pendidikan IPA, 7(1), 46–52.

Aryani, A. K., Suwono, H., & Parno. 2016. Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMPN 3 Batu. Prosiding Semnas Pend. IPA Pascasarjana UM, 847–855.

Atmojo, T., Rochman, C., & Nasrudin, D. 2018. Profil Literasi Konsep Fisika Peserta Didik pada Mitigasi Bencana Hujan Es Antapani. Jurnal Pendidikan Fisika, 4(2): 188–195.

Díaz, L. D. E. 2017. Pedagogical Guidelines for the Elaboration of an Educational Planning in Environmental Education in the School Scope in the Framework of the Key Competences. International Journal of Environmental & Science Education, 12(9), 2043–2048.

Imansari, M., Sudarmin, & Sumarni, W. 2018. Analisis Literasi Kimia Peserta Didik melalui Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Bermuatan Etnosains. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 12(2), 2201–2211.

Mardhiyyah, L. A., Rusilowati, A., & Linuwih, S. 2016. Pengembangan Instrumen Asesmen Literasi Sains Tema Energi. Journal of Primary Education, 5(2), 147–154.

Muhammad, S. N., Listiani, & Adhani, A. 2018. Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Materi Ekosistem di SMA Negeri 3 Tarakan Kalimantan Utara. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 9(2), 115–120.

Narut, Y. F., & Supardi, K. 2019. Literasi Sains Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA di Indonesia. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 3(1), 61–69.

Nofiana, M., & Julianto, T. 2017. Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP di Kota Purwokerto Ditinjau dari Aspek Konten, Proses, dan Konteks Sains. Jurnal Sains Dan Humaniora, 1(2), 77–84.

Nofiana, M., & Julianto, T. 2018. Upaya peningkatan Literasi Sains Siswa melalui Pembelajaran Berbasis Keunggulan Lokal. Jurnal Tadris Pendidikan Biologi, 9(1), 24–35.

Noviani, Y., Hartono, & Rusilowati, A. 2017. Analisis Pola Pikir Siswa dalam Menyelesaikan Soal Sains Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif serta Literasi Sains. Journal of Innovative Science Education, 6(2), 147–154.

Novili, W. I., Utari, S., Saepuzaman, D., & Karim, S. 2017. Penerapan Scientific Approach dalam Upaya Melatihkan Literasi Saintifik dalam Domain Kompetensi dan Domain Pengetahuan Siswa SMP pada Topik Kalor. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 8(1), 57–63.

OECD. 2019. PISA 2018 Insights and Interpretations. Paris: OECD Publishing.

Perwitasari, T., Sudarmin, & Linuwih, S. 2016. Peningkatan Literasi Sains Melalui Pembelajaran Energi dan Perubahannya Bermuatan Etnosains pada Pengasapan Ikan. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 1(2), 62–70.

Pratiwi, R. D., Nugraha, A. L., & Hani’ah. 2016. Pemetaan Multi Bencana Kota Semarang. Jurnal Geodesi Undip, 5(4), 122–131.

Sukowati, D., Rusilowati, A., & Sugianto. 2017. Analisis Kemampuan Literasi Sains dan Metakognitif Peserta Didik. Physics Communication, 1(1), 16–22.

Sumaryatun, Rusilowati, A., & Nugroho, S. E. 2016. Pengembangan Instrumen Penilaian Autentik Kurikulum 2013 berbasis Literasi Sains pada Materi Bioteknologi. Journal of Primary Education, 5(1), 66–73.

Susanti, Prasetyo, Z. K., & Wilujeng, I. 2017. Comparative Effectiveness of Science Integrated Learning Local Potential of Essential Oil Clove Leaves in Improving Science Generic Skills. International Journal of Environmental & Science Education, 11(8), 1817–1827.

Susanto, N., & Putranto, T. T. 2016. Analisis Level Kesiapan Warga Menghadapi Potensi Bencana Longsor Kota Semarang. Jurnal Teknik, 37(2), 54–58.

Wahyuningsih, S., Rusilowati, A., & Hindarto, N. 2018. Analisis Miskonsepsi Literasi Sains Menggunakan Three Tier Choice Test Materi Cahaya. Jurnal Phenomenon, 8(2), 114–128.

Yuliati, Y. 2017. Literasi Sains dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(2), 21–28.

Yurianto, A. 2016. Sudah Siapkah Kita Menghadapi Tanah Longsor?. Jakarta: Pusat Krisis Kesehatan.

Zakwandi, R., Rochman, C., Nasrudin, D., Yuningsih, E. K., & Putra, S. 2018. Profil Literasi Fisika Siswa Madrasah terhadap Mitigasi Bencana Erosi Batang Sinamar. Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 47.




DOI: https://doi.org/10.17509/wapfi.v6i1.32462

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Indah Suryaningrum, Budi Astuti, Ani Rusilowati, Khumaedi Khumaedi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

The Journal Wahana Pendidikan Fisika http://ejournal.upi.edu/index.php/WapFi/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

The Journal WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika).

All rights reserverd. pISSN 2338-1027 eISSN 2685-4414

Copyright © Faculty of Mathematics and Science Education (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)