Implementasi Merdeka Bermain untuk Mengembangkan Kreativitas Anak Usia 5–6 Tahun
Abstract
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Abduh, M. (2017). Bermain dan regulasi diri: Kajian teori Vygotsky. The Second Progressive and Fun Education Seminar (pp.111–112). Agustina, N., Purwulan, H., Sholikhah, O. M., Doktor, U., & Magetan, N. (2025). Pentingnya bermain untuk tumbuh kembang anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1-8. Ahmad, N., & Ismail, H. (2015). Rediscovering Rogers’s selftheory and personality. Journal of Educational, Health and Community Psychology. Budiarti, E., Anshoriyah, S., Supriati, S., Levryn, P. K., Annisa, N., Nurmiah, N., Abidah, N., & Masnah, M. (2023). Asesmen dan laporan hasil belajar PAUD pada Kurikulum Merdeka. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 4(1), 253–260. Csikszentmihalyi, M. (1996). Creativity: Flow and the psychology of discovery and invention. HarperCollins. Fakhriyani, D. V. (2016). Pengembangan kreativitas anak usia dini. Wacana Didaktika, 4(2), 193–200.
Farikhah, A., Mar’atin, A., Afifah, L. N., & Safitri, R. A. (2022). Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui metode pembelajaran loose part. WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 61-73. Fitriani, H. (2025). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jurnal Literasiologi, 14(1). Ismail, M. H., Halimah, L., Hopiani, A., & AM, M. A. (2023). Penguatan kompetensi guru PAUD di Kabupaten Pangandaran dalam implementasi Merdeka Bermain melalui media loose parts. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bina Darma, 3(3), 223-232. Istiqomah, D. (2017). Kreativitas dan pengembangannya dalam perspektif teori Ernst Kris. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 2(1), 29–38. Janah, N. F. (2021). Metode pembelajaran pendidikan anak usia dini menurut pemikiran Ki Hajar Dewantara. Dalam Handbook Pendidikan Moral dan Karakter (hlm. 511–536).
Ferianti N., Yulianti P., Hidjanah, Widayanti Y., Implementasi Merdeka Bermain Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022a). Kurikulum pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022b). Capaian pembelajaran pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran fase fondasi. Kusumaryono, R. S. (2024). Merdeka belajar. Direktorat Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat. Librianty, H. M., Yennizar, D., & Susanti, N. (2021). Peningkatan kompetensi guru PAUD dalam melaksanakan pembelajaran berbasis konsep Merdeka Bermain di Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari. Jurnal Pengabdian Masyarakat. Malik, A., & Sholichah, Z. (2017). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar berbasis konstruktivisme di PAUD. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2002). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage. Miranda, D. (2018). Pengembangan buku cerita berbasis pendidikan karakter untuk meningkatkan kreativitas aud. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 10(1), 18-30. Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya. Nafi’ah, J., Faruq, D. J., Mutmainah, S., Widyawati, M. W., & Fiqrizzakiyah, N. (2023). Karakteristik pembelajaran pada kurikulum merdeka belajar di madrasah ibtidaiyah. Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 1-12. Nugrahani, F. (2014). Metode penelitian kualitatif dalam penelitian pendidikan bahasa. Cakra Books. Nurjanah, N. E. (2020). Pembelajaran STEM berbasis loose parts untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini. JURNAL AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD, 5(1), 19–31. Nurlina. (2022). Merdeka Belajar dan Merdeka Bermain untuk pendidikan anak usia dini. Primawati, Y. (2023). Pengembangan kreativitas seni rupa anak usia dini. Journal of Early Childhood Studies, 1(2), 1-10. Priyanto, A. (2014). Pengembangan kreativitas pada anak usia dini melalui aktivitas bermain. Jurnal Pendidikan Anak. Rahmadianti, N. (2020). Pemahaman orang tua mengenai urgensi bermain dalam meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 4(1), 57-64.
Runco, M. A., & Jaeger, G. J. (2012). The standard definition of creativity. Creativity Research Journal, 24(1), 92–96. Sit, M., Khadijah, Nasution, F., Wahyuni, S., Nurhayani, Sitaurus, A. S., & Armayanti, R. (2015). Pengembangan kreativitas anak usia dini. Perdana Publishing. Sternberg, R. J. (2006).
The nature of creativity. Creativity Research Journal, 18(1), 87–98. Susanti, M. G. B. (2022). Efektivitas Merdeka Belajar dengan Merdeka Bermain untuk anak usia dini. Dewantara Seminar Nasional Pendidikan, 2(1), 8. Suyitno. (2021). Penelitian kualitatif: Metode penelitian kualitatif. Jurnal Equilibrium, 5.
DOI: https://doi.org/10.17509/edukids.v23i2.105283
Copyright (c) 2026 Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










.png)
.png)
.png)


.jpg)






