PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN TEKNOLOGI DIGITAL: DAMPAKNYA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP TATA SURYA SISWA SEKOLAH DASAR

Tinah Tinah, Iman Nasrulloh, Deni Darmawan

Abstract


This study aims to impact of Contextual Teaching and Learning (CTL) assisted by digital technology, in the form of smart TV media, on improving sixth-grade elementary students' understanding of the Solar System concept. The study addresses the low level of student comprehension caused by the limited availability of learning media for abstract material, necessitating an approach that connects the subject matter with concrete experiences through digital visualization. A pre-experimental One Group Pretest-Posttest design was employed, involving 20 students as research subjects. Data were collected through a concept-understanding test administered before and after treatment, then analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, Paired Sample t-Test, and N-Gain analysis with SPSS 27. Results showed that both pretest and posttest data were normally distributed (Sig. > 0.05), with the mean score increasing from 73.95 (pretest) to 85.10 (posttest). The paired t-test yielded a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a significant difference in students' conceptual understanding before and after the intervention. The N-Gain score of 0.42 falls into the moderate category, suggesting that the approach effectively improved conceptual understanding, though not yet reaching a high level. This study recommends integrating digital media into contextual learning as an alternative strategy to enhance students' understanding of abstract science concepts at the elementary level.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) berbantuan teknologi digital berupa media smart TV terhadap peningkatan pemahaman konsep Tata Surya pada siswa kelas VI sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi Tata Surya akibat keterbatasan media pembelajaran yang bersifat abstrak, sehingga diperlukan pendekatan yang mengaitkan materi dengan pengalaman konkret berbantuan visualisasi digital. Penelitian menggunakan metode pre-experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest yang melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui instrumen tes pemahaman konsep yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Paired Sample t-Test, dan analisis N-Gain dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal (Sig. > 0,05), dengan nilai rata-rata pretest sebesar 73,95 meningkat menjadi 85,10 pada posttest. Hasil uji-t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemahaman siswa sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran kontekstual berbantuan teknologi digital. Nilai N-Gain sebesar 0,42 berada pada kategori sedang, mengindikasikan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep Tata Surya meskipun belum mencapai kategori tinggi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi media digital dalam pembelajaran kontekstual sebagai alternatif strategi untuk meningkatkan pemahaman konsep sains abstrak di jenjang sekolah dasar.


Keywords


contextual learning; digital technology; conceptual understanding

References


Amalia, I., dkk. (2025). Pengembangan Media Putar Tata Surya untuk Pembelajaran IPA Siswa Kelas VI Sekolah Dasar. EDUCATION: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.51903/4vms1j08

Fadila, F., & Fitriyeni, F. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Jurnal Primera Educare.

Fadilah, R., Harjono, A., & Wahyuni, R. (2021). Pengembangan Pembelajaran IPA Berbasis Kontekstual untuk Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 134–142.

Hakim, A., & Fitriani, R. (2023). Tantangan Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Kritis. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi.

Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It's Here to Stay. Corwin Press.

Oktaviana, S., Kurnia, D., Meifinda, A., & Elinich, R. (2025). Pengaruh Penggunaan Media Interaktif dan Augmented Reality terhadap Pemahaman Konsep Sains Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar.

Ruliandari, L., Sari, M., Alfiana, R., & Shafitri, N. M. (2025). Analisis Tantangan dan Strategi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPA di SD. Jurnal Basicedu, 9(5), 3129–3139.

Utami, H. C., & Purnomo, A. R. (2024). Penggunaan Video Animasi Powtoon untuk Meningkatkan Motivasi Siswa pada Materi Bumi dan Tata Surya. Jurnal Basicedu, 8(4), 3094–3103.

Wulandari, W., Rukmini, D., & Khoimatun, S. (2024). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA melalui Model CTL di SD. Jurnal Genta Kependidikan, 8(2), 342.




DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i3.104975

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 EDUTECH

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Copyright © 2018 Edutech