PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP MENGENAI PENGELOLAAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH: PERSPEKTIF PESERTA DIDIK

Laksmi Dewi, Deni Kurniawan, Toru Matsumoto, Indriyani Rachman, Dadi Mulyadi

Abstract


Abstract. Public awareness of waste management and processing in Indonesia is still very low. Likewise, with students,  warnings are still needed in keeping the environment clean. Environmental education (EE) in schools has started to be widely applied in many schools. Ideally, student awareness in keeping the environment, especially in managing waste, becomes better wherever they are. This study aims to explore students’ perceptions of waste management and processing as one of the implementations of environmental management. It is hoped that Environmental Education can have an impact on students’ perception in managing their daily environment. It also explores students’ pereptions at elementary, junior high, and senior high school levels about: (1) environmental education in a school; (2) waste management and processing as part of environmental education; and (3) waste management and processing by local government. Data collection was carried out randomly to several students taking part in Car Free Day (CFD) activity involving 42 student respondents. and the data was processed using descriptive statistics. It was found that firstly, respondents agreed with the application of environmental education in schools through local content subjects, and the Adiwiyata program itself was felt necessary to add insight and knowledge about managing the environment. Secondly, students’ perceptions of waste management as part of Environmental Education was already good, as shown by their preference to keep the garbage if they couldn’t find a place to throw them. Third, waste management and processing by the local government statistically showed good responses. One example is that many dust bins are placed in public location by grouping waste according to their type.
   

Abstrak bahasa Indonesia. Lingkungan alam di sekitar kita dan dunia saat ini sedang mengalami kerusakan. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga dan mengelola lingkungan hidup ini. Di Sekolah pendidikan lingkungan hidup (PLH) dilaksanakan sebagai salah satu kurikulum muatan local dengan waktu1 jam pelajaran saja. Tentunya bukan seberapa banyak waktu yang dihabiskan untuk mempelajari kesadaran lingkungan hidup, namun yang paling penting adalah bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya membantu menjaga lingkungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat tentang implementasi PLH yang diterapkan oleh peserta didik saat di rumah dan di lingkungan sekitarnya. Bukti real mengetahui kesadaran diterapkannya PLH salah satunya terlihat di ruang public, sebagai contohnya saat pelaksanaan Car Free Day (CFD). Tidak sedikit setelah CFD selesai petugas kebersihan harus membersihkan kembali kawasan karena banyaknya sampah yang dibuang masyarakat tidak pada tempatnya. Data diambil kepada 40 orang secara acak terdiri dari anak usia sekolah SD, SMP, dan SMA, serta orang tua.  Simpulan dari penelitian ini adalah kesadaran masyarakat akan menjaga lingkungan cukup baik. Hanya saja belum ada spesifikasi upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam upaya mengurangi, mengolah, dan menggunakan sampah yang ada agar lebih mermanfaat.


Keywords


Waste Management and Processing; Environmental education;Pengelolaan dan Pengolahan Sampah; Penerapan Pendidikan Lingkungan Hidup

Full Text:

PDF

References


Asteria D & Heruman, H. (2016). Bank sampah Sebagai Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah berbasis masyarakat di Tasikmalaya. Jurnal Manusia dan Lingkungan, Vol. 23, No. 1, Maret 2016: 136 – 141. Tersedia pada laman https://jurnal.ugm.ac.id/JML/article/view/18783/12114.

Hasnidar, S. (2019). Pendidikan Estetika dan Karakter Peduli Lingkungan Sekolah. Jurnal Serambi Ilmu, Volume 20, Nomor 1, Edisi Maret 2019. p-ISSN 1693-4849, e-ISSN 2549-2306 Journal of Scientific Information and Educational Creativity.

Herlina, N. (2015). Permasalahan Lingkungan Hidup dan Penegakan Hukum Lingkungan di Indonesia. Jurnal llmiah galuh Justisi. Vol.3, No. 2 Tahun 2015. P-ISSN 2355-0023. E-ISSN 2598 2591.

Hidayati, N., Abidin, Z., & Husna, A. (2018). Implementasi Pendidikan Lingkungan Hidup Sebagai Kurikulum Muatan Lokal Ekopedagogi dalam Membangun Karakter Siswa di SDN Lowokwaru 2 Malang. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP). Vol. 4 No. 2 (2018). ISSN: 2406-8780 (print). ISSN: 2654-7953 (Online).

Iswari, R. D & Utomo, S. W. (2017). Evaluasi penerapan Program Adiwiyata Untuk membentuk Perilaku Peduli Lingkungan di Kalangan Siswa (Kasus: SMA Negeri 9 Tangerang Selatan dan MA Negeri 1 Serpong. Jurnal Ilmu Lingkungan. Volume 15 Issue I (2017): 35-41. ISSN 1829-8907.

Kementerian Lingkungan Hidup. (2005). Pendidikan Lingkungan Hidup Bagi Pendidik Usia Dini. Pengelolaan Sampah. Jakarta: Deputi Bidang Pembinaan Sarana Teknis Pengelolaan PLH.

Khair, H., Siregar, I. Y., Rahman, I., Matsumoto, T. (2019). Material Flow Analysis of Waste Bank Activities in Indonesia: Case Study of Medan City. Indonesian Journal of Urbn and Envoironmentasl Technology. p-ISSN 2579-9150; e-ISSN 2579-9207, Volume 3, Number 1, page 28 - 46, October 2019.

Khair, H., Rachman, I., & Matsumoto, T., (2019). Analyzing household waste generation and its composition to expand the solid waste bank program in Indonesia: a case study of Medan City. Journal of Material Cycles and Waste Management. https://doi.org/10.1007/s10163-019-00840-6.

Kurniasih, N. (2002). Pengelolaan Das Citarum Berkelanjutan. Jurnal Teknologi Lingkungan. Vol. 3 No. 2 Mei 2002 82-91

Mahyudin, R. P. (2017). Kajian Permasalahan Pengelolaan Sampah dan Dampak Lingkungan di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Study of Waste problem and Landfill Environmental Impact. Jukung Jurnal Teknik Lingkungan, 3 91): 66-74, 2017.

Maulani, N dkk. (2013). Identifikasi Kemiskinan Air di Daerah Aliran Sungai Citarum Hulu: Kasus Daerah Bandung Raya. Jurnal Ilmu Lingkungan. Volume 11 92): 92-99,2012 ISSN: 1829-890.

Nurulloh, E. S. (2019). Pendidikan Islam dan Pengembangan Keasadaran Lingkungan. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam. Vol. 7, N0. 2, 2019.DOI: http:// doi.org/10.36667/jpp1.v7i2.366. p-ISSN: 2339-1413. e-ISSN: 2621-8275 http://riset-iaid.net/index.php/jppi

Pradini, I. K., Sujanto, B., & Nurjanah. (2018). Implementasi Program Sekolah Adiwiyata dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SD Tanah Tinggi 3 Kota Bandung. JGG- Jurnal Growth dan Manajemen Lingkungan. Vol.7 No.2 Desember 2018. p-ISSN: 2303-2332; e-ISSN: 2597-8020. DOI : doi.org/10.21009/jgg.072.03.

Purnami, W., Utama, W.G., & Madu, F. J. (2016). Internalisasi Kesadaran Ekologis Melalui Pengelolaanampah di Lingkungan Sekolah Dasar. Makalah pada Seminar Nasional Pendidikan Sains “Peningkatan Kualitas Pembelajaran Sains dan Kompetensi Guru melalui Penelitian dan Pengembangan dalam Menghadapi Tantangan Abad 21. Surakarta, 22 Oktober 2016. Diunduh pada tanggal 30 April 2020, Tersedia pada laman https://media.neliti.com/media/publications/173947-ID-internalisasi-kesadaran-ekologis-melalui.pdf.

Putra, R.N.S., Wardhana, I. W. & Sutrisno, E. (2017). Analisis Dampak Kegiatan Car Free Day Terhadap Kualitas UdaraKarbon Monoksida(CO) di SekitarArea Simpang Lima Menggunakan Program Caline 4 dan Surfer Studi Kasus: Kota Semarang. Jurnal Teknik Lingkungan, Vol. 6, No. 1 (2017). Tersedia online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan.

Jailan., dkk. (2016). Sistem Pengelolaan dan Upaya Penanggulangan Sampah di Kelurahan Dufa-Dufa Kota Ternate. Jurnal BIOeduKASI Vol 4 No (2) Maret 2016. ISSN: 2301-4678.

Sekarsari, R. W. & Suyeno. (2018). Evaluasi Kebijakan PenyelenggaraanHari Bebas KendaraanBermotor (Car Free Day) di Kota Malang. Jurnal Ketahanan Pangan. Volume 2, Nomor 2, Desember 2018, hl. 165 – 175. Tersedia pada laman https://media.neliti.com/media/publications/269684-evaluasi-kebijakan-penyelenggaraan-hari-47eef9ab.pdf.

Setiyono & Wahyono, S. (2002). Sistem Pengelolaan Sampah Kota di Kabupaten Bekasi – Jawa Barat. Jurnal Teknologi Lingkungan, Vol. 2 No. 2 Mei 2002: 194 -198.

Sriyanto. (2007). Kondisi Lingkungan Hidup Jawa Tengah dan Prospel Pembangunan ke Depan. Jurnal Geografi. Volume 4 No. 2 Juli 2007.

UNESCO. (2006). Guidebook for Planning Education in Emergencies and Reconstruction. Chapter 23: Environmental Education. Paris: International Institute for Educational Planning

Utami, E. (2015). Kitakyushyu dari Kota Terpolutif menjadi Kota Nirsampah. Koran suara.com. publikasi tanggal 6 Oktober 2015. Tersedia pada laman https://www.suara.com/lifestyle/2015/10/06/101352/kitakyushu-dari-kota-terpolutif-menjadi-kota-nirsampah--page-2.

Windarwati, D. (2014). Antusiasme dan Ketertarikan Masyarakat dalam Mengikuti Aktivitas Car free Day di Kota Semarang. Journal of Physical Education, Sport, Healty and Recreations. Active 3(4)(2014). http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/peshr.

Yusnidar, T., Liesnoor, D., & Banowati, E. (2015). Peran Serta Warga Sekolah dalam Mewujudkan Program Adiwiyata di SMP Wilayah Semarang. Journal of Educational Social Studies (JESS 4 (1) (2015). http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess.




DOI: https://doi.org/10.17509/e.v1i2.24624

DOI (PDF): https://doi.org/10.17509/e.v1i2.24624.g12697

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 EDUTECH

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Copyright © 2018 Edutech