Evaluasi atas Kebijakan Peningkatan Rasio Siswa SMK-SMA Ditelaah dari Kesiapan Sarana dan Prasarana

Mukhammad Syaom Barliana, Djohar Maknun, Kunthi Herman

Abstract


Kebijakan peningkatan rasio jumlah siswa SMK berbanding SMA menjadi 70 % 30 pada tahun 2014, perlu diikuti oleh kebijakan peningkatan kualitas dan kuantitas guru, sarana dan prasarana, spektrum keahlian, dan daya serap lulusan di pasar kerja. Melalui penelitian deskriptif kuantitatif, penelitian ini mengungkap ketersediaan sarana dan prasarana seluruh  SMK Negeri di kota Bandung saat ini, dan proyeksinya ke depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi sekarang, ketika perbandingan jumlah siswa SMK : SMA adalah 50 : 50, ternyata secara umum SMK Negeri baru memenuhi 75% kelengkapan dan kualitas sesuai standar nasional sarana dan prasarana.

Keywords


evaluasi kebijakan; rasio SMK; proyeksi; sarana dan prasarana; standar nasional

Full Text:

PDF

References


Amirin, Tatang M. (2010). Pengertian Sarana dan Prasarana Pendidikan. Tersedia di http://tatangmanguny.wordpress.com [15 April 2010].

As’ari, Deny Kurniawan (2009). Mengembangkan SMK Berbasis Industri. Tersedia di http//: ispi.or.id.

Balitbang dan Dikdasmen. (1999). Memahami Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Edisi 1999 Berpendekatan Competency Based dan Board Based. Jakarta: Balitbang dan Dikdasmen, Depdikbud.

Budiwati, Neti (2009). Kontribusi Pendidikan terhadap Pembangunan. Tersedia di http//:netibudiwati.blogspot.com/2009/4.

Bunk, G. P. (1994). Teaching Competency in Initial and Continuing Vocational Training in the Federal Republic of Germany (CEDEFOP).

Butler, F.C. 1979. lnstructional Systems Development for Vocational and Technical Training. Englewood Cliffs, N.J.: Educational Technology Publication.

Calhoun, C.C., Finch, A.V. 1982. Vocational Education: Concepts and Operations (2nd ed.). Belmont, California: Wadworth Publishing Company.

Hicks, N.L. 1992. Education and Economic Growth. Dalam Psacharopoulos, G. (Ed.), Economcis of Education, Research and Studies. Elkins Park, PA: Franklin Book Company, Inc.

International Labour Organization. (2004). Pengembangan Keterampilan Untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Kehidupan yang Berkelanjutan. Survey ILO Divisi Indonesia : tidak diterbitkan

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia/ISEI (2009). Memacu pertumbuhan ekonomi dan mendorong penciptaan lapangan kerja baru di Indonesia. http://www.isei.or.id/data/materi proceeding.

Mulyadi, Yadi (2007). Ketersediaan Guru Teknologi dan Kejuruan dengan Proyeksi Pertumbuhan Siswa Memakai Skema SMA (40) : SMK (60). INVOTECH, Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, FPTK UPI.

Mutasya, Tata (2005). Kebijakan pasar tenaga kerja fleksibel: tepatkan untuk Indonesia saat ini? Policy assesment. Juni, 2005. Tersedia di www.theindonesianinstitute.com

Mustofa, Ali (2009).Sarana dan Prasarana Pendidikan.Tersedia di http://gendonne.blogspot.com/2009/11/sarana-dan-prasarana pendidikan.html, kutipan dari:kompas.com [15 April 2010].

Panduan Pelaksanaan tahun 2007. Program Imbal Swadaya Pengembangan Kota Vokasi. Jakarta: Direktorat PSMK, Depdiknas RI.

Permendiknas No.40 (2008). Standar Sarana dan Prasarana SMK. Jakarta: Dinas Pendidikan.

Pemprov Jabar dorong lulusan SMP Lanjutkan ke SMK (2009).[on line]. Tersedia di: http://Harian Umum Pakuan.com[15 April 2010).

PP 15 tahun 2005, tentang Standar Pendidikan Nasional

Pokok-pokok Pikiran: Ketrampilan Menjelang 2020 dan Perkembangannya (2001). Proyek Pengembangan Sistem dan Standard Pengelolaan SMK. Jakarta: Direktorat Dikmenjur Depdiknas.

Technical and Vocational Education for The Twenty First Century. Section for Technical and Vocational Education, Unesco. Tersedia di http://www.unesco.org/education. In Focus Programme on Skills, Knowledge and Employability, ILO. Tersedia di http://www.ilo.org/skills/

The World Bank. 1991. Vocational and Technical Education and Training. Washington, D.C.: The World Bank.

Tingkat Pengangguran di Indonesia. [on line]. Tersedia di: http:// www.kompas.com.[16 April 2010]

Trout, Jack (2004). Trout on Strategy: Capturing Mindshare, Conquering Markets. London: McGraw Hill.

Undang-Undang No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

Wahyudin, Iwan (2006), Evaluasi Penggunaan Peralatan Laboratorium Kayu Bidang Keahlian Teknik Bangunan SMKN 6 Bandung. Tidak diterbitkan.




DOI: https://doi.org/10.17509/invotec.v6i2.6087

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2010 Mukhammad Syaom Barliana, Djohar Maknun, Kunthi Herman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

Bandar Slot

SLOT4D

SLOT88

Demo Slot

TOTOSLOT

SUNDA787

Slot Pulsa

Garansi Kekalahan

SUNDA787

SUNDA787

SUNDA787

SLOT THAILAND

Toto Togel

SLOT BONUS 100

Bandar Slot

Slot88

Sbobet

Slot Demo

SLOT BONUS 25

SITUS TOTO

BANDAR SLOT

Toto Slot4D

Slot Maxwin

Slot88

Slot Qris