Desain Didaktis Konsep Luas Daerah Persegi Melalui Permainan Tradisional Dam-daman di Sekolah Dasar

Anugerah Anugerah, Epon Nur'aeni L, Hodidjah Hodidjah

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya hambatan belajar yang dialami oleh siswa pada materi konsep luas daerah persegi. Hambatan belajar tersebut terkait keterbatasan konteks yang dialami siswa pada saat pertama kali mempelajari konsep luas daerah persegi sehingga pemahaman konsep luas daerah persegi tidak dimiliki oleh siswa secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah desain didaktis pada pembelajaran konsep luas daerah persegi melalui permainan tradisional dam-daman. Permainan tradisional dam-daman mengandung aspek matematis geometri yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi konsep luas daerah persegi. Permainan tradisional dam-daman merupakan salah satu permainan tradisional yang menyerupai papan catur yang dimainkan oleh dua orang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap analisis situasi didaktis sebelum pembelajaran yang bentuknya berupa Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dan Antisipasi Didaktis Pedagogis (ADP), analisis metapedadidaktis, analisis retrospektif yang mengaitkan hasil analisis situasi didaktis hipotesis dengan hasil analisis metapedadidaktik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik triangulasi (gabungan) yang menggabungkan data dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Proses pengembangan desain didaktis  berupa bahan ajar dilaksanakan di SDN 1 Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya dan SDN 1 Nagarawangi Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Desain didaktis dikembangkan melalui permainan tradisional dam-daman pada materi konsep luas daerah persegi. Penelitian ini menghasilkan data mengenai hambatan belajar siswa pada materi konsep luas daerah persegi, desain didaktis yang dapat mengatasi hambatan belajar siswa pada materi konsep luas daerah persegi, dan implementasi desain didaktis konsep luas daerah persegi dalam proses pembelajaran.

Keywords


desain didaktis, konsep luas daerah persegi, permainan tradisional dam-daman, hypothetical learning trajectory

Full Text:

PDF

References


Kemendikbud. (2017). Model silabus tematik terpadu Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah tahun 2017. [Online]. Diakses dari www.kemendikbud.go.id

Lidinillah, D.A.M. (2012). Educational design research : a theoretical framework for action. [Online]. Diakses dari http://file.upi.edu/Direktori/KD-TASIKMALAYA/DINDIN_ABDUL_MUIZ_LIDINILLAH_%28KD-TASIKMALAYA%29-197901132005011003/132313548%20-%20dindin%20abdul%20muiz%20lidinillah/Educational%20Design%20Research-A%20Theoretical%20Framework%20for%20Action.pdf

Margono, S. (2010). Metodologi penelitian pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Muhassanah, N, dkk. (2014). Analisis keterampilan geometri siswa dalam memecahkan masalah geometri berdasarkan tingkat berpikir Van Hiele. Jurnal: Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 2 (1), hlm. 54-66.

Mulyadiprana, A, dkk. (2017). Permainan tradisional kaulinan barudak untuk mengembangkan kemampuan mengelola emosi diri sendiri anak usia dini. Jurnal: Jurnal PAUD AGAPEDIA, 1 (2), hlm. 181-189.

Mulyani, N. (2016). Super asyik permainan tradisional anak Indonesia. Yogyakarta: DIVA Press.

Nugraha, E & Suryadi, D. (2015). Peningkatan kemampuan berpikir matematis siswa SD kelas III melalui pembelajaran matematika realistik berbasis permainan tradisional. Jurnal: EDUHUMANIORA, 7 (1), hlm. 1-14.

Nur, L, dkk. (2017). Permainan tradisional kaulinan barudak untuk mengembangkan sikap empati dan pola gerak dasar anak usia dini. Jurnal: Jurnal PAUD AGAPEDIA, 1 (2), hlm. 170-180.

Nur’aeni, E. (2017). Konsep dasar geometri. Bandung: Hibah Buku UPI.

Nur’aeni, E & Muharram. (2016). Desain didaktis kemampuan pemahaman matematis materi balok dan kubus siswa kelas IV SD. Jurnal: Sekolah Dasar, 25 (2), hlm. 139-146.

Nuriman, R, dkk. (2016). Pengaruh permainan olahraga tradisional bebentengan terhadap kemampuan kelincahan anak usia 8-9 tahun. Jurnal: Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan, 1 (1), hlm. 29-33.

Pudjiati, R. (2011). Bermain bagi AUD dan alat permainan yang sesuai usia anak. Kementerian Pendidikan Nasional.

Putri, AP. (2016). Geometri dan peluang dalam permainan bas-basan sederhana. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Terapannya 2016 (hlm. 340-348). Purwokerto: Universitas Sanata Dharma.

Sahrudin, A Trisnawati. (2018). Pengembangan metode problem based learning melalui permainan engklek untuk meningkatkan thinking math peserta didik MA Global School. Jurnal: Supremum Journal of Mathemathics Education, 2 (1), hlm. 32-43.

Setiaji, A, dkk. (2014). Desain didaktis konsep luas daerah layang-layang pada pembelajaran matematika kelas V Sekolah Dasar. Jurnal: PEDADIDAKTIKA, 1 (1), hlm. 1-17.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Suharjana, A. (2008). Pengenalan bangun datar dan sifat-sifatnya di SD. Yogyakarta: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika.

Suryadi, D. (2010). Didactical design research (DDR) dalam pengembangan pembelajaran matematika1. Prosiding Seminar Nasional Pembelajaran MIPA di UM (hlm. 1-10). Malang: Universitas Negeri Malang.

Zahroh, S.N., dkk. (2016). Desain didaktis konsep luas daerah persegi dan persegi panjang kelas III Sekolah Dasar. Jurnal: PEDADIDAKTIKA, 3 (2), hlm. 281-291.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (print).


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email pgsd_tasik@upi.edu