Penanaman Nilai Toleransi dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar

Muhammad Rizki Risdianto, Cik Suabuana, Warlim Isya

Abstract


Latarbelakang dari penelitian ini yaitu karena penulis memahami bahwa pada usia sekolah dasar merupakan tahap perkembangan akhir, saat itu anak akan mulai mengembangkan kata batin, moral dan sekala nilai untuk mencapai kebebasan pribadinya. Pembelajaran tematik yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan materi dari beberapa mata pelajaran dalam satu topik pembicaraan yang disebut tema sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada peserta didik. Tujuan dari penelitian ini di harapkan dapat mengetahui bagaimana penanaman nilai tolerasi dalam pembelajaran tematik di kelas V SDN Melong Mandiri 2 Kota Cimahi. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif  dengan Teknik pengumpuan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah penanaman nilai toleransi dalam pembelajaran tematik di SDN Melong Mandiri 2 Kota Cimahi sudah di implementasikan melalui proses pembelajaran tematik, hal ini terlihat tercapainya kompetensi siswa terhadap nilai toleransi secara terirat seperti (1) Kemampuan menghargai dirisendiri, (2) Keterampilan siswa dalam memberi dan menerima penghargaan dalam berinteraksi dengan orang lain,(3) Kemempuan mengenal tindakan toleran dan tidak toleran serta mampu saling menghargai dalam keberagaman dan (4) kemampuan menyelesaikan konflik secara damai. dengan cara di terapkannya strategi pelaksanaan penanaman nilai-nilai karakter melalui kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan, dan pengkondisian oleh guru dalam pembelajaran tematik. kesimpulnannya penanaman nilai toleransi dapat di implementasikan dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar dengan penerapan setrategi pelaksaaan penanaman nilai-nilai karakter.

Keywords


Nilai Toleransi, pembelajaran tematik, siswa sekolah dasar

Full Text:

PDF

References


Darmadi, Hamid. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Sosial. Bandung: Alfabeta.

Depdiknas. (2006). Model Pembelajaran Tematik Kelas Awal Sekolah Dasar. Jakarta: Puskur Balitbang.

Efendi, Mohammad. (2009). Kurikulum dan Pembelajaran: Pengantar Ke Arah Pemahaman KBK, KTSP dan SBI. Malang: FIP Universitas Negeri Malang.

Kemendikbud. (2017). konsep dan pedoman penguatan Pendidikan karakter tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Jakarta: Tim PPK Kemendikbud

Kemendiknas. (2010). Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional Badan Penelitian dann Pengembangan Pusat Kurikulum.

Khaulani, Fatma, dkk. (2019). Fase Dan Tugas Perkembangan Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah “Pendidikan Dasar”, 7 (1), hlm. 51-59

Lickona (2014). Educating for Character. Pendidikan Karakter; Penduan Lengkap Mendidik Siswa menjadi Pintar dan Baik. Terjemahan. Lita S. Bandung: Nusa Media

Moleong, L, J. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mulyana, D. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Rusman. (2012). Model-model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sahlan, A. (2010). Mewujudkan Budaya Religius di Sekolah, Upaya Mengembangkan PAI Dari Teori Keaksi. Malang: Uin Maliki Press.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun (2003), Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (issn print). 2774-213X (issn online)


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email: pgsd_tasik@upi.edu dan pedadidaktika.jurnal@gmail.com