Analisis Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika pada Materi Bangun Datar dengan Taksonomi SOLO (Structure Of Observed Learning Outcome) di Sekolah Dasar

Ayu Febiyanti, Oyon Haki Pranata, Ghullam Hamdu

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian analisis kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi bangun datar dengan taksonomi SOLO (Structure Of Observed Learning Outcome) di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas IV SD Negeri Mancogeh dalam menyelesaikan soal matematika pada materi bangun datar ditinjau dari kualitas respon siswa berdasarkan taksonomi SOLO. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi analisis kualitatif. Taksonomi SOLO (The Structure of the Observed Learning Outcome) atau struktur hasil belajar yang dapat diamati adalah salahsatu alat yang sederhana dan mudah untuk mengetahui kualitas respon nyata dari siswa dan analsis kesalahan. Taksonomi SOLO terdapat lima level perkembangan kemampuan berpikir siswa yakni prastructural, unistructural, multisutructural, relational, dan extended abstract. Lokasi dilaksanakannya penelitian ini yaitu di SD Negeri Mancogeh Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Terdapat 31 siswa kelas IV B yang menjadi subjek penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan persentase kualitas respon siswa dalam menyelesaikan tes tertulis soal bangun datar diantaranya pada level prastructural sebanyak 2 siswa atau sebesar 6,45%, level unistructural sebanyak 10 siswa atau sebesar 32,26%, level multisructural sebanyak 11 siswa atau sebesar 35, 48%, relational sebanyak 8 siswa atau sebesar 25,81% dan pada level extended abstract tidak ada siswa yang termasuk kedalamnya. Secara keseluruhan, kualitas respon siswa kelas IV B dalam menyelesaikan soal matematika berada pada level multistructural dimana siswa sudah bisa memahami soal dan dapat merencanakan dengan tepat tetapi belum bisa menyelesaikan soal dengan baik dan benar.


Keywords


Kemampuan siswa, Soal matematika, Bangun datar, Taksonomi SOLO

Full Text:

PDF

References


Alsaadi, A. (2001). A comparison of primary mathematics curriculum in England and Qatar: The SOLO taxonomy. Research into Learning Mathematics, 21(3), 1.

Adjie, N & Rostika, R.D. (2009). Konsep Dasar Matematika. Bandung: UPI PRESS.

Arends, R., & Castle, S. (1991). Learning to teach (Vol. 2). McGraw-Hill New York.

Biggs, John B., & Collis, Kevin F. (1982). Evaluating The Quality of Learning: The SOLO Taxonomy (Structure of Observed Learning Outcome). London: Academic Press Inc.

Chick, H. (1998). Cognition in the formal modes: Research mathematics and the SOLO taxonomy. Mathematics Education Research Journal, 10(2), 4–26. doi: 10.1007/BF03217340

Depdiknas RI. (2003). Undang- Undang RI. No. 20 tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional. Biro Hukum dan Organisasi Sekjen Depdiknas. Jakarta.

Hamdani, A. S. (2010). Pengembangan Sistem Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Taksonomi Solo. Jurnal Pendidikan Islam, 1(01).

Kuswana, WS. (2014. Ergonomi Dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Lewis, R. G & Smith, D.H. (1994), Total Quality in Higher Education.Florida: St. Lucie Press.

Manibuy, R. (2014). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Kuadrat Berdasarkan Taksonomi Solo Pada Kelas X SMA Negeri 1 Plus diKabupaten Nabire–Papua. UNS (Sebelas Maret University).

Miles, B. Mathew dan Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP.

Mulbar, U., Rahman, A., & Ahmar, A. (2017). Analysis of the ability in mathematical problem-solving based on SOLO taxonomy and cognitive style. World Transactions on Engineering and Technology Education, 15(1).

Puspitasari, N., & Setyaningsih, N. (2016). Kesalahan Siswa SMP Menyelesaikan Soal Aljabar Ditinjau dari Taksonomi SOLO di SMP Negeri 1 Sambi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika. Universitas Muhammadiyah Surakarta. 1-10. 15 Mei 2016.

Putri, L.F. & Manoy, J.T. (2013). [Online]. Diakses di ejournal.unesa.ac.id. ISO 690.

Sani, R.A. (2019). Cara Membuat Soal HOTS. Tangerang: Tira Smart.

Suherman, E dkk. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sukmadinata, N.S. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sujarweni, W. (2014). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Susanto, A. (2016). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Prenada.

Watson, J. M., & Mulligan, J. (1990). Mapping solutions to an early multiplication word problem. Mathematics Education Research Journal, 2(2), 28–44.

Rohman, A.F, Karlimah & Mulyadiprana, A. (2018). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas III Sekolah Dasar Tentang Materi Unsur Dan Sifat Bangun Datar Sederhana. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 106–118.

Widyawati, A., Septi, D., Afifah, N., & Resbiantoro, G. (2018). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Lingkaran Berdasarkan Taksonomi Solo Pada Kelas VIII. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 6(1), 1–9.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (issn print). 2774-213X (issn online)


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email: pgsd_tasik@upi.edu dan pedadidaktika.jurnal@gmail.com