Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VI pada Penyelesaian Soal Cerita Penjumlahan Bilangan Bulat

Trya Putriyani, Karlimah Karlimah

Abstract


Sering dijelaskan bahwa menyelesaikan soal cerita dapat menggunakan sistematika Polya. Sistematika penyelesaian yang menuntut penjawab soal menggunakan kemampuan komunikasi matematis.Namun tidak sedikit kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VI dalam menyelesaikan soal cerita penjumlahan bilangan bulat yang belum komunikatif. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VI sekolah dasar pada penyelesaian soal cerita penjumlahan bilangan bulat. Secara umum tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa pada penyelesaian soal cerita penjumlahan bilangan bulat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitataif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Sukasari dengan melibatkan siswa dan guru kelas VI.  Teknik pengumpulan data yang digunakan yang digunakan berupa tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VI sekolah dasar pada penyelesaian soal cerita penjumlahan bilangan bulat adalah menuliskan permasalahan dengan bahasa sendiri sebagai bentuk pemahaman pada soal, menyatakan soal cerita ke dalam bentuk gambar ilustrasi atau simbol matematika, dan menuliskan sistematika penyelesaian soal cerita penjumlahan bilangan bulat, sedangkan kemampuan menuliskan perencanaan penyelesaian soal cerita penjumlahan bilangan bulat dengan bahasa sendiri tidak muncul. 

Keywords


Kemampuan Komunikasi Matematis, Penyelesaian Soal Cerita, Penjumalahan Bilangan Bulat

Full Text:

PDF

References


Helti, Y. (2016). Karakteristik Perkembangan Bahasa Anak SD Dalam Berkomunikasi. Jurnal Cerdas Proklamator, 4(1), hlm.1-31.

Hendriana, H., Sumarmo, U., & Rohaeti, E. E. (2013). Kemampuan Komunikasi Matematik Serta Kemampuan dan Disposisi Berfikir Kritis Matematik. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 2(1), hlm.35-45.

Hodiyanto . (2017). Kemampuan Komunikasi Matematis Dalam Pembelajaran Matematika. AdMathEdu, 7(1), hlm.9-18.

Krippendorf, K. (2004). Content Anylisi (An Introduntion to Its Methodology). California: SAGE Publication.

Megasari. (2018). Buku Pendamping Belajar Siswa Matematika untuk SD / MI. Tasikmalaya: Cahaya.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bestari.

National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and standars for Scholl Mathematics.

Nurhatianti, R. (2017). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas III Sekolah Dasar Pada Penyelesaian Soal Cerita Perkalian Bilangan Cacah. (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya

Nurussafa'at, F. A., Sujadi, I., & Riyadi. (2016). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Volume Prisma Dengan Fong's Shcematic Model For Error Analysis Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa (Studi Kasus Siswa Kelas VIII Semester II SMP IT Ibnu Abbas Klaten Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 4(2), hlm. 174-187.

Polya, G. (1957). How To Solve It. Pricenton University Press

Puspitasari, N. (2016). Kontribusi Matematika Terhadap Ilmu Komputer di D3 Manajemen Informatika Politeknik Indonusa Surakarta. Jurnal INFORMA Politeknik Indonusa Surakarta, 3(2).

Qohar, A. (2011). Mathematical Communication: What And How To Develop It In Mathematics Learning? This paper has been presented at International Seminar and the Fourth National Conference on Mathematics Education 2011 “Building the Nation Character through Humanistic Mathematics Education”. (hal. 1-12). Yogyakarta: Department of Mathematics Education Yogyakarta State University.

Rizqi, A. A. (2016). Kemampuan Komunikasi Matematis SIswa Melalui Blended Learning Berbasis Pemecahan Masalah. PRISMA Prosiding Seminar Nasional Matematika (hlm. 191-202). Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.

Rahardjo, M., & Waluyati, A. (2011). Pembelajaran Soal Cerita Operasi Hitung Campuran di SD. Yogyakarta: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika.

Sugiarto, H. (2014). Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa SMP Dalam Pemecahan Masalah Ditinjau Dari Kemampuan Matematika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 3(3), hlm.1-5.

Soviawati, E.. (2011). Pendekatan Matematika Realistik (PMR) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Siswa Di Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan ke-SD-an .Edisi Khusus. 2 hlm. 79-85

Susanto, A. (2013). Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Syaban, Mumun. (2008). Menumbuh kembangkan Daya Matematis Siswa . Jurnal Pendidikan dan Budaya, 5, (2), hlm.57-65.

Tarigan, H. G. (2009). Pengajaran Kompetensi Bahasa. Bandung: Angkasa.

Wahyuddin. (2016). Analisis Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Verbal. Jurnal tadris matematika, 9(2), hlm.148-160.

Winarni, E. S., & Harmini, S. (2016). Matematika untuk PGSD. Bandung : Remaja Rosdakarya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar



 

This Journal is published by Universitas Pendidikan Indonesia, licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (issn print). 2774-213X (issn online)


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email: pedadidaktika_tasik@upi.edu dan pedadidaktika.jurnal@gmail.com