Fenomena Bullying Berkelompok di Sekolah Dasar

Asri Sukawati, Dindin Abdul Muiz Lidinillah, Nana Ganda

Abstract


Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui seberapa jauh perlakuan dan dampak bullying berkelompok di sekolah dasar tersebut. Perlakuan bullying dilingkungan sekolah dapat menciptakan susasana lingkungan yang kurang mendukung terhadap perkembangan siswa, baik dalam bidang akademik maupun bidang social. Apalagi perlakuan bullying yang dilakukan secara berkelompok, akan berdampak besar dibandingkan dengan bullying individual. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode Penelitian ini dipilih karena untuk memudahkan pengumpulkan data kejadian pada latar dan individu dengan alasan yang jelas serta apa adanya tidak dibuat-buat atau holistik. Kesimpulan dari hasil penelitian di Sekolah Dasar Negeri Wangunwati kecamatan Karangnunggal, guru-guru belum mengetahui adanya tindakan perilaku bullying yang dilakukan secara berkelompok di dalam kelas anak didiknya. Setelah diteliti telah ditemukan korban dan pelaku bullying. Korban bullying merasa tidak diinginkan dan ditolak oleh teman-teman dikelasnya. Sedangkan pelaku bullying berkelompok melakukan bullying dengan cara bullying fisik, bullying verbal dan bullying mental. Namun yang sering muncul adalah perlakuan bullying verbal dan mental (Pisikologi) yang mengakibatkan dampak buruk untuk kedepannya.


Keywords


Perilaku, Siswa dan Bullying.

Full Text:

PDF

References


Sejiwa. (2008), BULLYING Mengatasi Kekerasan di sekolah dan Lingkungan Sekitar Anak. Jakarta: PT Grasindo.

Wiyani A. N. (2014). Save Our Children Form School Bullying. Jogjakarta: PT AR-RUZZ MEDIA.

Citra Y (2012). Pelaksanaan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus. Vol.1 No.1.

Dwi, P. & Indrawati. (2014). Hubungan Antara Tindakan Bullying dengan Prestasi Belajar Anak Korban Bullying pada Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Psikologi Udayana, Vol. 1 No.2. Hal 251-260.

Supriani dan Purnama, E. (2017). Faktor Yang Mempengaruhi Bullying Pada Anak Usia Sekolah Di Sekolah Dasar Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Idea Nursing Journal Vol. VII No.3.

Walidin W, dkk. (2015). Metoodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press.

Somantri R. G. (2005). Memahami Metode Kualitatif. Makara, Sosial Humaniora, Vol 9. No 2.

Nugrahani F. (2014). Metode penelitian Kualitatif dalam Penelitian Bendidikan Bahasa, Surakarta.

Walidin W, dkk. (2015). Metoodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press

Somantri R.G (2005). Memahami Metode Kualitatif. Makara, Sosial Humaniora, Vol 9. No. 2.

Nugrahani F. (2014). Metode penelitian Kualitatif dalam Penelitian Bendidikan Bahasa, Surakarta.




DOI: https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v8i2.35344

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

This Journal is published by Universitas Pendidikan Indonesia, licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (issn print). 2774-213X (issn online)


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email: pedadidaktika_tasik@upi.edu dan pedadidaktika.jurnal@gmail.com