REKONSTRUSI CERITA RAKYAT DEWI RENGGANIS DI PANGANDARAN BERDASARKAN PENDEKATAN STRUKTURAL
Nani Susilawati, Karlimah Karlimah, Seni Apriliya Apriliya
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi belum tersedianya buku cerita rakyat asli daerah Pangandaran yang memperhatikan karakteristik dan perkembangan siswa SD. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk (1) Mengetahui pandangan masyarakat tentang perlunya cerita rakyat Dewi Rengganis di Pangandaran yang didokumentasikan; (2) Mengetahui struktur cerita rakyat Dewi Rengganis di Pangandaran, dan; (3) Merekonstruksi cerita rakyat Dewi Rengganis di Pangandaran, sebagai bahan bacaan cerita siswa sekolah dasar. Penelitian ini menghasilkan buku cerita rakyat Dewi Rengganis di Pangandaran, sebagai bahan bacaan cerita siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan Educational Design Research (EDR). Penelitian ini menghasilkan tiga simpulan. Pertama, masyarakat masih memerlukan dokumen cerita rakyat Dewi Rengganis secara tertulis. Sedikit lebih banyak masyarakat di kecamatan Parigi yang mengetahuinya tentang cerita Dewi Rengganis. Kebanyakan masyarakat sudah mengetahui tempat petilasan Dewi Rengganis di Pangandaran. Sedangkan untuk ketersediaan informasi tentang Dewi Rengganis, baik di perpustakaan daerah maupun sekolah masih kurang. Kedua, terdapat tiga deskripsi cerita rakyat Dewi Rengganis di Pangandaran yang diperoleh dari dua narasumber dan satu catatan dengan versi yang berbeda. Masing-masing deskripsi dibuat struktur ceritanya yang terdiri atas alur, tokoh, latar, tema, dan sudut pandang. Ketiga, deskripsi cerita tersebut direkonstruksi, sehingga didapat sebuah cerita baru yang merupakan penggabungan dari versi cerita sehingga diperoleh jalan cerita yang sama dan saling melengkapi. Hasil dari rekonstruksi berupa buku cerita rakyat Dewi Rengganis di Pangandaran. Diharapkan dapat dijadikan bahan bacaan cerita untuk siswa SD khususnya di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
References
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Satu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Citra.
KBBI Online. 2012. Pengertian Rekonstruksi. Didapat dari http://kbbi.web.id/rekonstruksi (14 September 2015)
Latif, Idham Saiful. 2009. Cerita Rakyat Santri Gudhig dari Purbalingga Dalam Prespektif Naratologi. Skripsi FBS: UNNES. Didapat dari http://lib.unnes.ac.id/6318/3836.pdf (24 Desember 2015)
Lidinillah, D. A. M. 2012. Educational Desain Research: a Teoretical Framework for Action. Artikel: Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya.
Nurgiantoro, Burhan. 1994. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Rosdiana, Yusi. 2008. Bahasa dan Sastra Indonesia di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, Henry Guntur. 1995. Dasar-dasar Psikosastra. Bandung: Angkasa.
Widiyanti, Rini. 2014. Cerita Rakyat Goa Menganti di Desa Karangduwur Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen (Kajian Folklor). Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol. /05 / No. 02 Agustus 2014: Universitas Muhammadiyah Purworejo. (14 September 2015)
DOI:
https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v3i2.5146
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Pedadidaktika

This Journal is published by Universitas Pendidikan Indonesia, licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (issn print). 2774-213X (issn online)
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Telepon (0265) 331860
Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/
Email: [email protected] dan [email protected]