Analisis Kemampuan Berpikir Sistem Berbasis Education for Sustainable Development di Sekolah Dasar

Ami Haniyah, Ghullam Hamdu

Abstract


Dalam Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD) dalam kemampuan berpikir sistem siswa perlu adanya dorongan dari pendidik, dengan menggunakan soal serta angket. Tujuan penelitian menggunakan Rasch Model untuk menganalisis adanya keterhubungan berpikir sistem dalam pola pikir siswa. Dalam penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey deskriptif. Dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi yaitu kemampuan yang abstrak, sehingga penting dilakukan adanya tes untuk mengukurnya. Dengan teknik tes instrumen dengan langkah-langkah a) Menentukan tujuan penyusunan instrumen, b) Mencari teori, c) Mencari teori yang relevan atau cakupan materi, d) Menyusun butir instrument, e) Validasi Isi, f) Melakukan ujicoba kepada responden yang bersesuaian untuk mendapatkan data respon siswa, g) Melakukan analisis (realibitas, tingkat kesulitan, dan daya pembeda), h) Merakit Instrumen. Dengan menggunakan teknik tes instrumen pilihan ganda terdiri dari 15 soal yang divalidasi oleh dua orang pakar serta memberikan perbaikan,saran. Instrumen di uji cobakan ke SDN Cibereum dan SDN Mancogeh dengan berstatus Sekolah Adiwiyata. Model Rasch mengukur pada data hasil abilitas siswa serta kesulitan soal. Diperoleh siswa dengan abilitas tinggi 075P6 (SDN Mancogeh) serta siswa abilitas rendah 021L5 (SDN Mancogeh). Sehingga responden dalam soal menunjukkan secara keseluruhan siswa sudah berpikir sistem bersasis ESD. Gambaran pemahaman dan pelaksanaan kompetensi berpikir sistem siswa berbasis ESD memberikan informasi baru kepada guru-guru serta siswa berkenaan dengan penguatan kompetensi berpikir system. Serta Menjadi bahan penelitian pengembangan lebih dalam maupun merumuskan penelitian tindakan kepada siswa untuk memupuk kompetensi berpikir sistem siswa berbasis ESD khususnya untuk siswa di Sekolah Dasar. Pilihan materi khusus untuk pembelajaran berbasis ESD dengan berorientasi pada sistem berpikir sangat penting untuk memiliki topik sistem yang kompleks yang memungkinkan untuk mengembangkan pemikiran sistem.


Keywords


berpikir sistem, education for sustainable development, instrumen, rasch model

References


Andriani, D., & Hamdu, G. (2021). Analisis rubrik penilaian berbasis education for sustainable development dan Konteks berfikir sistem di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1321–1336.

Assaraf, O. B. Z., & Orion, N. (2005). Sevelopment of system thinking skills in the context of earth system education. Journal of Research in Science Teaching, 42(5), 518–560.

Bungsu, R., & Rosadi, K. I. (2021). Faktor yang mempengaruhi berpikir sistem: aspek internal dan eksternal. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 2(2), 205–

Clark, I., Nae, N., & Arimoto, M. (2020).

Education for sustainable development and the “whole person” curriculum in Japan. Oxford Research Encyclopedia of Education, 1(1), 1-32.

Gilissen, M. G. R., Knippels, M. C. P. J., & van Joolingen, W. R. (2020). Bringing systems thinking into the classroom. International Journal of Science Education, 42(8), 1253–1280.

Indrati, D. A., & Hariadi, P. P. (2016). ESD

(education for sustainable development) melalui pembelajaran biologi. Symposium on Biology Education, 12(2), 371– 382.

Latchem, C. (2018). Education for sustainable

development. Springer Briefs in Open and Distance Education, 1(4), 155–165.

Nuraeni, R., Setiono, & Himatul, A. (2020).

Profil kemampuan berpikir sistem siswa kelas XI SMA pada materi sistem pernapasan. Pedagogi Hayati, 4(1),1–9.

Nursani, Z. (2014). Analisis argumentasi dan penguasaan konsep dalam menggambarkan keterampilan berpikir sistem pada pembelajaran fisiologi manusia. Prosiding Mathematics and Sciences Forum 2014, 4(1), 449-460.

Tristananda. (2018). Membumikan education for sustainable development (ESD) di indonesia dalam menghadapi isu – isu global. Jurnal Agama dan Budaya, 2(2), 42–49.

Rustaman, N. Y. (2021). System thinking as a sustainable competency in facilitating conceptual change through STEM based learning in biology. Journal of Physics: Conference Series, 1806(1), 1-6.

Schuler, S., Fanta, D., Rosenkraenzer, F., & Riess, W. (2018). Systems thinking within the scope of education for sustainable development (ESD)–a heuristic competence model as a basis for (science) teacher education. Journal of Geography in Higher Education, 42(2), 192-204.

Segara, N. B. (2015). Education for sustainable development (ESD) sebuah upaya mewujudkan kelestarian lingkungan. SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 2(1), 22-30.

Sujayanty, S., S Tapilouw, F., & Redjeki, S. (2017). Model latihan inkuiri (MLI) dipadu peta konsep pada perkuliahan biologi umum untuk meningkatkan kemampuan berpikir sistem mahasiswa calon guru biologi. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains), 2(1), 154-157.




DOI: https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v9i2.53038

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

This Journal is published by Universitas Pendidikan Indonesia, licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (issn print). 2774-213X (issn online)


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email: pedadidaktika_tasik@upi.edu dan pedadidaktika.jurnal@gmail.com