Menjadi Perempuan Pekerja Migran

Puspita Wulandari, Elly Malihah, Tutin Aryanti

Abstract


Rumah tangga, uang, dan pengakuan adalah tiga hal dasar yang berkaitan dengan pilihan perempuan untuk menjadi pekerja migran. Ketiga hal tersebut menjadi ukuran keberhasilan perempuan untuk menjadi lebih berharga. Ukuran ini diterima dan diperjuangkan oleh perempuan melalui pekerjaannya sebagai pekerja migran. Hal ini bukan lagi menjadi double burden atau double exploitasion bagi perempuan tetapi merupakan kesempatan untuk menjadi lebih berharga bagi dirinya sendiri, keluarga dan masyarakat pada umumnya.


Full Text:

PDF

References


Deshingkar, P., & Zeitlyn, B. (2014). Does Migration for Domestic Work Reduce Poverty ? A Review of the Literature and an Agenda for Research with Bridget Holtom. Falmer. Retrieved from http://migratingoutofpoverty.dfid.gov.uk/

Dewi, P. M. (2012). Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 5(2), 119–124.

Dokumen Rekapitulasi TKI Kabupaten Indramayu berdasarkan Kecamatan, 2016

Fadliyanti, L., Pudjihardjo, M., Yustika, A. E., & Pratomo, D. S. (2013). Analysis of Female Migrant Workers (TKW) Decision to Migrate to Saudi Arabia. Journal of Economics and Sustainable Development, 4(17), 5–11.

Haas, H. De. (2006). The Social and Cultural Impacts of International Migration on Moroccan Sending Communities : A Review. In W. Bos, P.H.F., & Fritschy (Ed.), Morocco and the Netherlands: Society, Economy, Culture (p. 5). Amsterdam: VU Publishers.

Hadi, N. (2013). Resiko Peran Ekonomi Ibu Rumah Tangga bagi Keluarga Batih (Studi Kasus di Tulungagung Selatan tentang Efek Psikologis dan Sosial Profesi sebagau Tenaga Kerja Wanita di Manca Negara). Jurnal Sejarah Dan Budaya, 7(2), 79–96.

Hermawati, T. (2007). Budaya Jawa dan Kesetaraan Gender. Jurnal Komunikasi Massa, 1(1), 18–24.

Irawaty, T,. & Wahyuni, E. S. (2011). Women International Migration and Remittances in Pusakajaya Village. Sodality, 05(03), 297–310.

Iredale, R. (2001). The Migration of Professionals : Theories and Typologies. International Migration, 39(5), 7–26.

Iredale, R. (2005). Gender, Immigration Policies and Accreditation: Valuing The Skills of Professional Women Migrants. Geoforum, 36, 155–166. https://doi.org/10.1016/j.geoforum.2004.04.002

Kofman, E. (2011). Gendered Global Migrations. International Feminist Journal of Politics, 6(4), 643–665. https://doi.org/10.1080/1461674042000283408

Massey, D.S., Arango, J., Hugo, G., Kouaouci, A., Pellegrino, A., & Taylor, E. (1993). Theories of International Migration. Population and Development Review, 19(3), 431–466.

Schunk, D. H. (2012). Learning Theories: An Educational Percpective. Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan. (Edisi Keenam). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sofiani, F. (2009). Pergeseran Pola Relasi Gender dan Eskalasi Cerai Gugat dalam Keluarga Perempuan Pekerja Migran. Jurnal Penelitian, 6(2), 1–14.

Sulistiyo, P.A., & Wahyuni, E. S. (2012). Dampak Remitan Ekonomi terhadap Posisi Sosial Buruh Migran Perempuan dalam Rumahtangga. Sodality, 06(03), 252–258.

Yeoh, B. S. A., Platt, M., Khoo, C. Y., & Lam, T. (2016). Indonesian domestic workers and the ( un ) making of transnational livelihoods and provisional futures. Social & Cultural Geography, (May), 1–20. https://doi.org/10.1080/14649365.2016.1185800

Yumriani., Tahir, H., Idris, R. (2016). Women Wage-Earners in Bone Regency Indonesia. Mediterranean Journal of Social Sciences, 7(4), 540–544. https://doi.org/10.5901/mjss.2016.v7n4p




DOI: https://doi.org/10.17509/sosietas.v12i1.48101

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 SOSIETAS

Creative Commons License

This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License