Desain Augmented Reality dalam Matakuliah Pendalaman Materi IPA

Rizki Hadiwijaya Zulkarnaen

Sari


Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi senantiasa beiringan dengan perkembangan jaman. Dinamika perkembangan teknologi memberikan budaya baru bagi kehidupan manusia. Ketergantungan seseorang dalam penggunaan teknologi dalam hal ini smartphone menjadi salah satu ciri terjadinya pergeseran budaya. Hasil analisa studi lapangan menunjukkan bahwa peran smartphone erat kaitannya dengan kehidupan, namun demikian masih minim digunakan untuk pembelajaran. Artikel ini menjelaskan keterkaitan peran smartphone dalam pembelajaran khususnya pembalajaran IPA. IPA merupakan bidang ilmu yang menekankan pada proses yang didalamnya tidak hanya mempelajari konsep yang konkrit namun juga absktrak. Kesulitan dalam mempelajari konsep yang abstrak menjadi salah satu kedala dalam memahami pembelajaran IPA. Desain augmented  reality dijadikan salah satu solusi peneliti dalam hal ini. augmented reality merupakan salah satu aplikasi smartphone yang dapat menghubungkan dunia nyata dengan maya, sehingga melalui aplikasi program ini konsep abstrak dalam pembelajaran IPA dapat divisualisasikan dengan baik dengan demikian mahasiswa lebih mudah untuk  memahaminya.


Kata Kunci


Smartphone, Augmented Reality, IPA.

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Wellington. (1989). Skills And Processes In Science Education: a critical analysis

Bronack, S. C. (2011). The Role of Immersive Media in Online Education. Journal of Continuing Higher Education, VIX(II), 113–117. http://dx.doi.org/10.1080/07377363.2011.583186.

Klopfer, E., & Squire, K. (2008). Environmental Detectives: The Development Of An Augmented Reality Platform For Environmental Simulations. Educational Technology Research and Development, VVI(II), 203–228. http://dx.doi.org/10.1007/s11423-007-9037-6.

Arvanitis, T. N., Petrou, A., Knight, J. F., Savas, S., Sotiriou, S., Gargalakos, M., et al. (2007). Human Factors and Qualitative Pedagogical Evaluation of A Mobile Augmented Reality System for Science Education Used by Learners With Physical Disabilities. Personal and Ubiquitous Computing, XIII(III), 243–250. http://dx.doi.org/10.1007/s00779-007-0187-7.

Wu, H. K., Lee, S. W. Y., Chang, H. Y., & Liang, J. C. (2013). Current status, opportunities and challenges of augmented reality in Education. Computers and Education, 62, 41–49.

Klopfer, E., & Sheldon, J. (2010). Augmenting your own reality: student authoring of science-based augmented reality games. New Directions for Youth Development, 128, 85–94. http://dx.doi.org/10.1002/yd.378.

Mitchell, R. (2011). Alien contact!: exploring teacher implementation of an augmented reality curricular unit. Journal of Computers in Mathematics and Science Teaching, 30(3),271–302.

Dede, C. (2009). Immersive interfaces for engagement and learning. Science, 323(5910), 66–69. http://dx.doi.org/10.1126/science.1167311

Sugiyono. 2005. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta

Whitney, F. 1960. The Element Of Research. New York :Prentice-Hall, Inc

Azuma, R. T. (1997). A survey of augmented reality. Presence-Teleoperators and Virtual Environments, VI(IV), 355–385.

Toan Phan, Viet, dkk (2010), Interior Design in Augmented Reality Environment International Journal of Computer Application Vol. V.




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/ijpe.v2i2.15104

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
© Seluruh Hak Cipta 2017. Indonesian Journal of Primary Education,; 2597-4866 (Online) dan 2599-2821 (Cetak).


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email pgsd_tasik@upi.edu