Preservation of Kejek Tea as a Gastronomic Legacy of Garut Regency

Sarah Nur Hamidah, Dewi Turgarini, Indriyani Handyastuti

Abstract


Kejek tea is a traditional Cigedug tea. The purpose of this research is to know the existence, how to make tea in a traditional way, how to drink Kejek Tea and describe the tea Keek into a gastronomic tourist attraction in Garut Regency. The research method used is a descriptive qualitative research. The method for obtaining data is by conducting in-depth interviews, observation and documentation. Cigedug Village, Garut as a place to do research activities. The results of this study can be seen that: (1) Kejek tea has existed since the Dutch era in the 1900s. (2) How to manufacture that is still done manually using foot power and traditional tools. (3) Kejek Tea has a tradition of drinking tea, namely Nyaneut Tradition. (4) Kejek Tea has the potential is high enough to be a product that can increase income for the surrounding community if it is able to be developed or managed properly. Efforts to preserve traditional tea must be done not only by producers, the government but must also involve all elements of society.


Keywords


Kejek Tea; Existance; Preservation; Traditional; Gatronomy Tourism; Garut

Full Text:

PDF

References


Alma, B. (2007). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: CV. Alfabeta.

Assuari, S. (2008). Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Garut. (2018). Kecamatan Cigedug Dalam Angka Cigedug In Figures 2018. Garut: BPS Kabupaten Garut.

Budiharjo, E. (2009). Penataan Ruang dan Pembangunan Perkotaan. Bandung: PT. Alumni.

Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Putra Grafika.

Chaedar. (2006). Pokoknya Kualitatif. Jakarta: Pustaka Jaya.

Dian Sundari, d. (2009). Toksisitas Akut (LD50) dan Uji Gelagat Ekstra Daun Teh Hijau (Camellia Sinesis) Pada Mencit. Jurnal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 198.

Diansyah, A. (2011). Eksistensi Damang Sebagai Hakim Perdamaian Adat Pada Masyarakat Suku Dayak Di Palangkaraya. Denpasar: Program Pascasarjana.

Endarmoko, E. (2006). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: EGC.

Erdward, I. (1991). Tourism Planning An Integrated and Sustainable Development Approach. New York: Van Nostrand Reinhold.

Huberman, M. d. (1984). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

Indonesia, R. (2009). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan. Jakarta: Sekretariat Negara.

Iskandar. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Gaung Persada (GP Press).

J.J, S. (1987). Pariwisata Indonesia Ssejarah dan Prospeknya. Yogyakarta: Kanisius.

K.B, M. (1990). Pricing, Making Profitable Decissions (Second Edition ed.). New York: McGraw-Hill.

Keller, K. d. (2009). Manajemen Pemasaran (Edisi ke 13 ed., Vol. Jilid 1). Jakarta: Erlangga.

Khomsan, A. (2006). Sehat dengan Makanan Berkhasiat. (I. Suhanda, Ed.) Bandung: Penerbit Buku.

Legault, R. E. (2005). A Definitionof Quality for Total Customer Satisfaction: The Bridge between Manufacturer and Customer. Sam Advanced Management Journal, 18.

Liesnoor, J. d. (2001). Desain dan Komposisi Peta Tematik. Semarang: CV. Indoprint.

Malik, J. J. (2010). Implementasi Teknologi Barcode Dalam Dunia Bisnis. Yogyakarta: ANDI Offset.

Martin, L. C. (2007). Tea: The Drink That Changed The World. Tuttle Publishing.

Moleong, J. (2007). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Nastain, M. (2007). Branding dan Eksistensi Produk (Kajian Teoritik Konsep Branding dan Tantangan Eksistensi Produk).

Ningsih, C. (2014). Sinergitas Industri Kreatif Berbasis Pariwisata Dengan Strategi Pembangunan Industri Nasional Menuju Globalisasi. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Resort & Leisure.

NIOS. (2018). Pariwisata Budaya.

Nuraeni, C. N. (2018). Developing Strategy of Chinatown as a Halal. 3rd International Seminar on Tourism (ISOT 2018), 43.

Oka, Y. (1996). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa.

Pariwisata, K. (2015). Rencana Strategis: Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata 2015-2019. Jakarta.

Pariwisata, K. K. (2010). Rencana Strategis: Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2010-2014. Jakarta.

Pontoh, N. K. (1992). Preservasi dan Konservasi Suatu Tinjauan Teori Perancangan Kota. Jurnal PWK, IV (6), 34-39.

Ryan, C. &. (2012). Analyzing the Evolution of Singapore's World Gourment Summit: An example of gastronomic tourism. International Journal of Hospitality Manajemen, 309-318.

Saladin, D. (2006). Manajemen Pemasaran (Edisi Keempat ed.). Bandung: Linda Karya.

Sari, D. T. (2017). Gastronomy Tourism Attraction in Ternate City. 1st International Conference on Tourism Gastronomy and Tourist Destination (ICTGTD 2016) , 28.

Satori, A. K. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Setiawan, T. (2009). Mempelajari Produksi Teh Hitam Ortodox di PT. Perkebunan Nusantara VIII Cisaruni, Garut Jawa Barat. Bogor: Jurusan Teknik Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB.

Soehartono, I. (2000). Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Sugiyono. (2005). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujayanto, G. (2008). Khasiat Teh Untuk Kesehatan dan Kecantikan. Jakarta: ITB.

Syah, A. N. (2006). Taklukan Penyakit Dengan Teh Hijau. Jakarta: Agro Media Pustaka.

T, R. N. (2015). Pengaruh Kemasan dan Harga Pada Keputusan Pembelian Minuman Isotonik. 3.

Turgarini, D. (2018). Gastronomi Sunda Sebagai Daya Tarik Wisata Kota Bandung.

Wahab, S. (2003). Industri Pariwisata Dan Peluang Kesempatan Kerja. Jakarta: PT. Pertja.

Wijayanti, T. (2012). Management Marketing Plan. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Wirya, I. (1999). Kemasan Yang Menjual. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Umum.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats