STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI SUMBERDAYA MANUSIA PADA INDUSTRI KREATIF BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI (Kajian Pada Industri Kerajinan di Kabupaten Bandung)

Rofi Rofaida

Abstract


Industri kerajinan merupakan salah satu industri kreatif yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja.  Namun industri ini memiliki  beberapa kelemahan, diantaranya kualitas sumberdaya manusia (wirausaha) dan tenaga kerja  yang masih rendah, lemah  dalam desain produk, kurangnya sentuhan modern, belum fokus pada komersialisasi produk, dan kurang memahami manajemen bisnis yang berdampak pada ketidak berhasilan untuk meningkatkan usaha.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memperoleh gambaran/pemetaan kompetensi sumberdaya manusia dan gambaran perilaku kewirausahaan pada industri kerajinan berbasis bahan baku lokal di Kabupaten Bandung.  (2) Mengembangkan strategi untuk meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia pada industri kreatif berbasis bahan baku lokal sebagai upaya peningkatan daya saing industri. Penelitian menggunakan metode survey deskriptif. Subyek studi adalah industri kerajinan yang menggunakan bahan baku lokal, seperti industri bordir /sulaman (KBLI), industri lukisan dan industri boneka.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kerajinan di Kabupaten Bandung, dilihat dari beberapa aspek memiliki kompetensi yang cukup tinggi, seperti terlihat pada aspek motivasi, ketersediaan tenaga kerja, dan kemampuan pengelolaan bahan baik. Namun ada beberapa kendala, diantaranya kreatifitas dan inovatif, pengembangan yang berkelanjutan (countinuous improvement), minimnya informasi pemasaran, mekanisme peminjaman/kredit yang masih sulit, bantuan dalam pemasaran dan informasi teknologi serta manajemen pelatihan. Strategi peningkatan kompetensi akan melibatkan tiga pihak yaitu : pemerintah, perguruan tinggi, dan bisnis


Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi, 2010, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Penerbit Rineka Cipta

Kotler, Philip, 2012, Manajemen Pemasaran, Salemba Empat, Jakarta

Porter, Michael E, 2002, Strategi Bersaing, penerbit Erlangga, Jakarta

Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif 2009 – 2015, 2008, Departemen Perindustrian dan Perdagangan

Richard Barringer, dkk (2004) “The Creative Economi in Maine Riduwan, 2010,

Riduwan, 2010, Metode dan Teknik Menyusun Tesis, Penerbit Alfabeta

Robbin, Stephen P, 2010, Perilaku Organisasi. Jakarta: PT INDEKS Kelompok Gramedia

Spencer and Spencer, 2003, p.24, Competence at Work: Model for Superior Performance, John Wiley &Sons, Inc, New York

Suryana, 2009, Analisis Rantai Nilai (Value Chain) pada Industri Kreatif di Pedesaan. Penelitian Stranas- Universitas Pendidikan Indonesia

The IRS Handbook on Competencies : Law and Practise, 2001

Publikasi-Publikasi:

BPS,2013

Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Departemen Perindustrian Kota Bandung,2008

Laporan Tahunan Kementrian Perindustrian, 2011

PERPRES No. 28/2008




DOI: https://doi.org/10.17509/image.v4i1.2327

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Rofi Rofaida

Creative Commons License

IMAGE is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats