PERANAN ORANG TUA DALAM MENGARAHKAN BAKAT ANAK TUNARUNGU JENJANG SDLB DI SLB NEGERI CICENDO BANDUNG

Mutiara Sharaswati, Tati Hernawati, Ehan Ehan

Abstract


Penelitian ini mengkaji peranan orang tua dalam mengarahkan bakat anak tunarungu tingkat SDLB. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak tunarungu kelas VI SDLB di SLB Negeri Cicendo Bandung yang memiliki bakat pada bidang modelling. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik sampling purposive, atas masukan guru dan pembina ekstrakurikuler di SLB Negeri Cicendo Bandung yang mengetahui Sy dan kegiatan yang diikuti Sy di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai peranan orang tua dalam mengarahkan bakat anak tunarungu dan cara mengembangkan bakat tersebut. Data yang diolah dihasilkan dari wawancara langsung terhadap kedua orang tua Sy dan observasi serta studi dokumentasi yang dilakukan di sekolah dan di rumahnya. Hasil yang ditunjukan bahwa orang tua berperan sebagai pembimbing dalam mengarahkan bakat anak tunarungu. Orang tua tidak menganggap anaknya memiliki kekurangan dibanding anak pada umumnya. Orang tua Sy mencari apa yang menjadi kelebihan dari anaknya yang mengalami tunarungu. Peranan orang tua tersebut memiliki dampak terhadap perkembangan bakat anak dan prestasinya. Kemampuan yang anak miliki diketahui oleh orang tua dan semaksimal mungkin berusaha dikembangkan menjadi lebih baik.  Berdasarkan hasil penelitian, orang tua melihat apa saja kemampuan yang dapat dilakukan oleh Sy dan berusaha untuk mengarahkan kemampuannya, karena orang tua mempunyai peran yang penting sebagai pembimbing bagi perkembangan kemampuan Sy disegala bidang, seperti mengarahkan kesenangan anak terhadap sesuatu yang positif. Selain mengarahkan, orang tua juga membimbing setiap kegiatan dengan mengatur jadwal latihan untuk mengembangkan bakatnya. Dukungan lain yang dilakukan adalah memfasilitasi segala kebutuhan untuk mengembangkan bakat Sy dan tidak membeda-bedakan kemampuan anaknya dengan anak pada umumnya walaupun mempunyai keterbatasan dalam pendengaran atau disebut dengan tunarungu.

Keywords


Tunarungu, Peran Orang Tua, Bakat

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Bahri Djamarah, S. (2004). Pola Komunikasi Orang Tua & Anak Dalam Keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.Bungin, B. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Pengembangan Bakat Non Akademik. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa.

Hurlock, E. (1980). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Jenny, D. (2011). Fungsi dan Peran Orang Tua. [Online]. Tersedia di: http://www.duniapsikologi.com/fungsi-dan-peran-orang-tua/ [31 Mei 2013]

Moleong, J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Munandar, U. (1999). Kreativitas dan Keberbakatan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Redaksi Moogi. (2013). Tips Sederhana Untuk Mengetahui Bakat Anak Sejak Dini. [Online]. Tersedia di: http://www.majalahmoogi.com/2013/04/913/tips-sederhana-mengetahui-bakat-anak-sejak-dini/ [20 September 2014)

Semiawan, C. (1997). Perspektif Pendidikan Anak Berbakat. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Shochib, M. (2000). Pola Asuh Orang Tua.Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Somad, P dan Hernawati, T. (1995). Ortopedagogik Anak Tunarungu. Bandung: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.

Somantri, Sutjihati T. (2007). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: Refika Aditama.

Sugiyono.(2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Sugiyono.(2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Sukmadinata, Nana S. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Suryana, Y. & Priatna, T. (2008).Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Sahifa

Syalima. (2011). Mengenali Minat dan Bakat. [Online]. Tersedia di: http://misscounseling.blogspot.com/2011/09/mengenali-bakat-dan-minat.html [31 Mei 2013]

Yaumi, M. (2012). Pembelajaran Berbasis Multiple Intelegences. Jakarta: Dian Rakyat.

Yusuf, S. (2011). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja.Bandung: PT Remaja Rosdakarya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JASSI ANAKKU