BERMAIN PERAN DALAM KEHIDUPAN KELUARGA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS 4 DI SLB ABC YPLAB LEMBANG

Andri Sudiarsa

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya kasus di kelas 4 SDLB di SLB ABC YPLAB Lembang tentang kemampuan berbicara anak tunagrahita sedang. Kondisi subjek penelitian saat proses pembelajaran diantaranya ragu – ragu saat berbicara dan artikulasi yang kurang jelas.Metode pembelajaran yang digunakan sebagai alternatif pemecahan masalah yaitu metode bermain peran. Rumusan masalah penelitian adalah apakah bermain peran dalam kehidupan keluarga dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak tunagrahita sedang?Metode yang digunakan pada  penelitian ini adalah  metode eksperimen menggunakan desain subjek tunggal dengan pola A1–B–A2.Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data dari fase baseline-1 (A1), intervensi (B) sampai baseline-2 (A2) kemudian data tersebut disajikan dalam bentuk tabel dan grafik garis untuk menggambarkan perolehan skor kedua subjek secara keseluruhan yang menunjukkan adanya peningkatan pada aspek artikulasi subjek penelitian. Berdasarkan uraian tersebut diketahui bahwa bermain peran berhubungan dengan kemampuan berbicara khususnya pada aspek artikulasi ditandai dengan adanya peningkatan kemampuan berbicara pada subjek penelitian.

Keywords


Bermain Peran, Kemampuan Berbicara, Anak Tunagrahita Sedang

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman.M. (2003). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta

Amin.M (1995). Ortopedagogik Anak Tunagrahita. Bandung: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Arikunto,S.(2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta: Rineka Cipta.

Astati (1996). Pendidikan dan Pembinaan Karier Penyandang Tunagrahita Dewasa. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Tenaga Akademik.

Ibrahim,S (2010). Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Iskandarwassid.dkk (2008). Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Rosda.

Moeslichatoen. (2004). Metode Pengajaran Di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, A,L. (1984). Pedoman Guru Bahasa Indonesia. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Rocyadi, E. (2005). Pengembangan Program Pembelajaran Individual Bagi Anak Tunagrahita.Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sugiyono. (2008). Statistik Nonparametrik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sunanto, J, dkk (2005). Pengantar Penelitian Dengan Subjek Tunggal. Jepang: Criced Univercity of Tsukuba.

Somantri, S (2007). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung:PT. Refika Aditama.

Tarigan, G,H. (1981). Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

UPI (2007). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, Laporan Buku, Makalah, Skripsi, Tesis, Disertasi. Bandung: Departemen Pendidikan Nasional. Universitas Pendidikan Indonesia.

Wahab,A,A. (2009). Metode dan Model-Model Mengajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Bandung: Alfabeta

Winkels,W, S. (1996). Psikologi Pengajaran. Jakarta : Grasindo


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JASSI ANAKKU