PENGARUH PENERAPAN TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENGURANGI PERILAKU BULLYING PADA SISWA TUNALARAS DI SLB E PRAYUWANA YOGYAKARTA

Nurlaela Damayanti

Abstract


Bullying merupakan serangan berulang secara fisik, psikologis, sosial, ataupun verbal, yang dilakukan dalam posisi kekuatan yang secara situasional didefinisikan untuk keuntungan atau kepuasan mereka sendiri. Perilaku bullying terjadi karena berbagai faktor seperti konflik keluarga, budaya feodalisme, konflik di sekolah. Perilaku bullying dapat dikurangi dengan menggunakan teknik self control. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan disain A-B-A. Pada disain A-B-A, mula-mula target behavior diukur pada kondisi baseline 1 (A1). Setelah data kondisi baseline 1 (A1) stabil, pengukuran dilanjutkan pada kondisi intervensi (B). Pada desain A-B-A terdapat fase baseline 2 (A2) sebagai kontrol untuk fase intervensi sehingga memungkinkan untuk menarik kesimpulan adanya hubungan fungsional antara variabel bebas dan variabel terikat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pedoman observasi. Observasi digunakan untuk mengamati frekuensi perilaku bullying subyek. Pengamatan dilakukan selama 16 sesi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan frekuensi perilaku bullying yang dibuktikan dengan perubahan rata-rata frekuensi perilaku bullying subyek. Pada kondisi baseline 1 (A1) rata-rata frekuensi bullying sebesar 12,75 yang menurun pada kondisi intervensi (B) sebesar 9,25. Pada kondisi baseline 2 (A2) rata-rata frekuensi bullying  menurun menjadi 4. Estimasi kecenderungan arah menurun baik dari kondisi baseline 1 (A1) ke kondisi intervensi (B) dan dari kondisi intervensi (B) ke kondisi baseline 2 (A2). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan teknik self control berpengaruh terhadap penurunan  perilaku bullying pada siswa tunalaras di SLB E Prayuwana Yogyakarta.

Keywords


Teknik self control, Perilaku bullying

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta.

Bungin, B. (2010). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan

Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.

Darmawan, Made Yoga. (2012). Penerapan Konseling Realita dengan Teknik Self Control Berbantuan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Perilaku Sosial Siswa Kelas X TK 1 SMK Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi: Tidak diterbitkan

Hapsari, Ayu Dyah. (2009). Hubungan antara Social Interest dengan Self Control pada Remaja Pelaku Index Offenses di Lembaga Pemasyarakatan Anak Blitar. Skripsi. Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Tidak Diterbitkan.

Mudjijanti, Fransisca. (2011). School Bullying dan Peran Guru Dalam Mengatasinya. Naskah Krida Rakyat: Tidak diterbitkan

Parsons, Les. (2009). Bullied Teacher Bullied Student, Guru dan Siswa yang Terintimidasi, Mengenali Budaya Kekerasan di Sekolah dan Mengatasinya. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Purwanta, Edi. (2005). Modifikasi Perilaku Alternatif Penanganan Anak Luar Biasa. Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Sunanto, J., Takeuchi, K. dan Nakata, H. (2005). Pengantar Penelitian dengan

Subjek Tunggal. Japan: University Of Tsukuba.

Sunanto, J., Takeuchi, K. dan Nakata, H. (2006). Penelitian dengan Subjek Tunggal. Bandung : UPI Press

Sunardi. (1995). Ortopedagogik Anak Tunalaras I. Surakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Susetyo, B. (2012). Statistika Untuk Analisis Data Penelitian. Bandung:

Refika Aditama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JASSI ANAKKU