Penerapan Aliran Filsafat Pragmatisme dalam Orientasi dan Mobilitas Anak Tunanetra

Neni Meiyani

Abstract


Filsafat pragmatisme yang dipelopori oleh William James dan John Dewey pada hakikatnya manfaat bagi hidup praktis, dengan perkataan lain menitik beratkan bahwa kebenaran ialah apa yang membuktikan dirinya sebagai yang benar dengan memperhatikan kegunaannya secara praktis. Orientasi dan Mobilitas penting dikuasai oleh tunanetra, karena dengan pengetahuan dan keterampilan tersebut tunanetra dapat hidup secara mandiri sehingga pada gilirannya tidak perlu lagi menggantungkan diri pada orang lain dalam kehidupan di masyarakat dan lingkungannya. Aliran filsafat pragmatisme dapat diterapkan pada kehidupan manusia, tanpa memandang apakah dia manusia awas atau tunanetra. Berbagai aktifitas yang dilakukan pada Orientasi dan Mobilitas dapat menerapkan pegangan pragmatisme, yakni logika pengamatan. Prinsip pragmatisme, yaitu manfaat bagi hidup praktis, dapat diterapkan baik dalam proses kognitif maupun pengetahuan tentang ciri medan, tanda-tanda, sistem penomoran, pengukuran, arah-arah mata angin dan aplikasi dari kelima unsur di atas, yakni pengakraban diri.

Kata kunci: Pragmatisme, instrumentalisme, tunanetra, O&M


Keywords


Pragmatisme, instrumentalisme, tunanetra, O&M

Full Text:

PDF

References


Asmadi, H, et al. (1985). Prinsip-prinsip Pelayanan Orientasi dan Mobilitas Bagi Tunanetra. Bandung: Pusat Latihan Nasional Orientasi dan Mobilitas IKIP Bandung.

Hill, E. dan Ponder, P. (197'6). Orientation and Mobility Techniques, A Guide for the Practitioner. New York: American Foundation for the Blind.

Juhaya, S. Praja. (1987). Aliran-Aliran Filsafat dari Rasionalisme hingga Sekularisme. Bandung: CVAlva Gracia.

Lowenfeld, Berthold. (1979). Anak Tunanetra di Sekolah, Terjemahan Frans Harsana Sasraningrat. Bandung: BP3K Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Peserta Diklatnas Orientasi dan Mobilitas, Angkatan XVII. (1993), Kumpulan Materi Kuliah Orientasi dan Mobilitas. Bandung: Pusat Latihan Nasional Orientasi dan Mobilitas, IKIP Bandung.

Purba, Surya Bakti. (1983). Kumpulan Materi Perkuliahan Kursus Orientasi dan Mobilitas Bandung: Pusat Latihan Orientasi dan Mobilitas Nasional PLB FIP IKIP Bandung Angkatan X.

Rahardja, Djadja. (2008). Konsep Dasar Orientasi dan Mobilitas. [Online]. Tersedia: http://dj-rahardja.blogspot.com/2008/04/konsep-dasar-orientasi-dan-mobilitas.html [12November 2013]

Sasraningrat, Frans Harsana, et al. (1985), Petunjuk Praktis Penyelenggaraan Sekolah Luar Biasa Bagian A/Tunanetra. Jakarta: Departemen P dan K.

Sudarsono. (1993)J/ww Filsafat - Suatu Pengantar. Jakarta:PT Rineka Cipta.

Tarsidi, Didi. (2011). Definisi Tunanetra. [Online]. Tersedia: http://d-tarsidi.blogspot. com/2011/10/definisi-tunanetra.html [12 November 2013].

Wikipedia. (2013). William James. [Online]. Tersedia:

http://en.wikipedia.org/wiki/William_Jamestl2 November 2013]


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JASSI ANAKKU