PENGARUH PERSEPSI PESERTA DIDIK TENTANG KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK

Mohamad J. E. Sulaki, Aam Hamdani, Ridwan A. M. Noor

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi peserta didik tentang kompetensi kepribadian guru terhadap motivasi belajar peserta didik di SMK Negeri 8 Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode ex post facto. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang jumlah respondennya sebanyak 125 peserta didik yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi tentang kepribadian guru masuk dalam kategori rendah dengan persentase sebesar 36%. Motivasi peserta didik berada dalam kategori sedang dengan persentase 66,4%. Pengaruh persepsi peserta didik tentang kepribadian guru terhadap motivasi belajar peserta didik menunjukkan nilai positif dan signifikan dengan nilai koefisien determinasi yang menunjukkan besar hubungan antara keduanya sebesar 13,6 %. Kesimpulan yaitu bahwa persepsi tentang kompetensi kepribadian guru berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa.

Keywords


persepsi siswa, kompetensi kepribadian, motivasi belajar

Full Text:

PDF

References


Anwar, S. (2011). Studi Realitas tentang Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim. 9(2), 145-159.

Barnawi dan Arifin, M. (2012). Etika dan Profesi Kependidikan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Cahyani, F. D. (2014). Hubungan antara Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, dan Kompetensi Sosial Guru dengan Motivasi Berprestasi Siswa Akselerasi di SMA Negeri I Gresik. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan. 3(2), 77-88.

Darojah, N. R. (2016). Analisis Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru dengan Motivasi Belajar sebagai Variabel Intervening terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X Administrasi Perkantoran. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran. 1(1), 115-125.

Dimyati dan Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Dislen, G. (2013). The Reasons of Lack of Motivation from The Students’ and Teachers’ Voices. ASOS Journal. 1(1). 35-45.

Djamarah, S. B. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Fudyartanta, K. (2012). Psikologi Kepribadian: Paradigma Filosofis, Tipologis, Psikodinamik dan Organismik-Holistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Garcia, P. (2011). Impact of Teacher Personality Styles on Academic Excellence of Secondary Students. National Forum of Teacher Education Journal. 21(3), 1-8.

Hardianto. (2017). Pengaruh Ekonomi Terhadap Pendidikan dan Peran Pendidikan Membangun Ekonomi. HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam. 6(1), 1-17.

Jahangiri, M. (2016). Teacher' Personality and Students’ Learning Motivation. Academic Journal of Psychological Studies. 5(3), 208-214.

Jasmi, A. N. and Hin, L. C. (2014). Student-Teacher Relationship and Student Academic Motivation. Journal of Interdisciplinary Research in Education (JIRE). 4(1), 75-82.

Kompri. (2015). Motivasi Pembelajaran Perspektif Guru dan Siswa. Bandung: Rosdakarya.

Kwon, H. (2016). Middle School Students’ Motivation for Learning Technology in South Korea. ISER, Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education. 12(4). 1033-1046.

Lennon, S. M. (2012). Teacher Personality and Leadership: Exploring Potential Differences in Teaching Styles and Experience. International Journal of Humanities and Social Science. 2(14), 38-45.

Mahadi, T. S. T. (2012). Motivation, Its Types, and Its Impacts in Language Learning. International Journal of Business and Social Science. Vol. 3 No. 24, 230-235.

Milfayetty, S. (2009). Hubungan Kompetensi Kepribadjian Guru dan Reinforcement dengan Motivasi Belajar Siswa di SMA Negeri 11 Medan. Jurnal Analitik. 1(1), 1-11.

Mulyasa, E. (2007). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2008). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nursyamsi. (2014). Pengembangan Kepribadian Guru. Jurnal Al-Ta’lim. 21(1), 32-41.

Rechman, A. (2014). The Role of Motivation in Learning English Language for Pakistani Learners. International Journal of Humanities and Social Science. 4(1), 254-258.

Rochman, C. dan Gunawan, H. (2011). Pengembangan Kompetensi Kepribadian Guru: Menjadi Guru yang Dicintai dan Diteladani oleh Siswa. Bandung: Nuansa Cendikia.

Suharsaputra, U. (2013). Menjadi Guru Berkarakter. Bandung: PT Refika Aditama.

Susetyowati, T. dan Susena. (2013). Hubungan Kompetensi Kepribadian Guru Dengan Prestasi Belajar Siswa di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan. Jurnal Citizenship. 3(1), 1-9.

Yusuf, L. N., S. dan Sugandhi, N. M. (2011). Perkembangan Peserta Didik : Mata Kuliah Dasar Profesi (MKDP) Bagi Para Mahasiswa Calon Guru di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Jakarta: Rajawali Pers.

Yusuf, L. N., S. dan Nurihsan, A. J. (2008). Teori Kepribadian. Bandung: Rosdakarya.




DOI: https://doi.org/10.17509/jmee.v5i2.15190

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Journal of Mechanical Engineering Education



 Indexed by:

          

 

   

ISSN: P 2356-4997

         E 2715-4734

 

View My Stats