DEMAM BOYBAND BTS DI KALANGAN MAHASISWA BARU 2019 FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Deva Kurnia Rahmawati, Luhita Rizkiyana Madhanni, Ananda Nur Azahra, Prabu Soko Arya Firdi, Manover Hayyuna Brimantara Taruna

Abstract


Dewasa ini, perkembangan budaya popular sangat marak terjadi di Indonesia terlebih lagi di kalangan remaja. Salah satu dari berbagai macam  budaya popular yang membias di masyarakat  adalah k-pop atau bisa dibilang juga hallyu wave. Pada perkembangannya, banyak produk-produk kpop yang berhasil diminati di kalangan remaja diantaranya adalah boyband. Penelitian kali ini mengangkat tema demam boyband BTS di kalangan remaja dengan objek penelitian adalah mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (FIS UM) tahun 2019. Menurut peneliti, tema penelitian ini dianggap penting karena peneliti merasa bahwa topik penelitian tentang demam boyband BTS pada kalangan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang masih belum pernah diteliti oleh para akademisi terdahulu. Selain itu, tujuan dari penelitian ini dikarenakan kaingintahuan peneliti tentang bagaimana antusiasme dari para mahasiswa baru dalam menyikapi demam kebudayaan popular ini. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa konsep dan teori yang relevan, diantaranya konsep membership group oleh Robert K. Merton. Kemudian peneliti juga mengaitkan dengan teori aksi oleh Max Webber dan Talcott Parsons, konsep tindakan sosial menurut Max Webber dan juga ciri-ciri dari masyarakat industri. Dari hasil penelitian dengan menggali informasi 10 informan mahasiswa pada pemilihan purposive sampling melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara terlihat bahwa memang ada demam boyband BTS yang terjadi pada mahasiswa baru FIS UM. Kemudian dengan adanya demam boyband BTS ini nantinya dikorelasikan dengan konsep budaya popular serta beberapa teori yang relevan dengan topik ini.

 


Keywords


Budaya Popular; Boyband; BTS; Mahasiswa Baru; ARMY

References


R. Saputra, “Representasi Budaya Populer Dalam Novel Anak B-Jell Cheers Karya Thalia Salsabilla (Tinjauan Sosiologi Sastra),” Bahtera Sastra Antol. Bhs. dan Sastra Indones., vol. 1, no. 3, 2013.

S. D. Gunarsa, Dari anak sampai usia lanjut: bunga rampai psikologi anak. BPK Gunung Mulia, 2004.

T. Flournoy, “Marie Antoinette Obsession,” 1992.

N. Hawthorne and N. Hawthorne, “The Birthmark.”

O. M. Kaparang, “Analisa gaya hidup remaja dalam mengimitasi budaya pop Korea melalui televisi,” ACTA DIURNA Komun., vol. 2, no. 2, 2013.

S. Wulandari, “PERILAKU KONSUMTIF PESERTA DIDIK PENGGEMAR K-POP DI SMA NEGERI 4 SURAKARTA. SOSIALITAS,” J. Ilm. Pend. Sos, vol. 8, no. 1, 2018.

D. R. M. Sari, “PENGARUH BUDAYA K-WAVE (KOREAN WAVE) TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU REMAJA PENYUKA BUDAYA KOREAN DI BANDARLAMPUNG,” 2018.

Y. N. Taqwin, “Perilaku Penemuan Informasi pada Komunitas K-Pop ‘Ever Lasting Friends (ELF)’ Surabaya,” UNIVERSITAS AIRLANGGA, 2017.

J. P. Psibernetika, “MENDENGARKAN SEBAGAI MODEL KOMUNIKASI UNTUK,” vol. 9, no. 2, 2016.

F. J. Valenti, “The purity myth,” 2011.

A. F. Zakaria, “STUDI TENTANG UPAYA GURU IPS DALAM MENGEMBANGKAN PERILAKU PROSOSIAL DAN MENGURANGI PERILAKU BULLYING SISWA DI SMP (Studi Kasus pada Guru IPS SMP PGRI 1 Jatinangor Kab. Sumedang Jawa Barat),” J. Pendidik. Ilmu Sos., vol. 25, no. 1, pp. 117–123, 2016.

A. W. Wiradimadja, “Penerapan Value Clarification Technique (VCT) Model Role Playing Dalam Mata Pelajaran IPS untuk Menekan Perilaku Bullying Siswa di SMP Negeri 4 Bandung,” J. Pendidik. Ilmu Sos., vol. 25, no. 2, pp. 182–187, 2016.

P. Lather, “FERTILE OBSESSION : Validity After Poststructuralism,” vol. 34, no. 4, pp. 673–693, 2013.

F. Fusnika, “Pembinaan civic disposition berbasis nilai-nilai kemanusiaan pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah tinggi ilmu Kesehatan kota sukabumi,” URNAL Pendidik. ILMU Sos., vol. 23, no. 1, 2014.

P. Krugman, “Competitiveness : A Dangerous Obsession,” pp. 28–45, 1993.

T. Murdock, G., Petts, J., & Horlick-Jones, “After amplification: rethinking the role of the media in risk communication,” Soc. Amplif. risk, pp. 156–178, 2003.

G. Ritzer, Sosiologi Ilmu Paradigma Ganda. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2012.




DOI: https://doi.org/10.17509/jpis.v29i1.21629

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.