IMPROVING STUDENT MOTIVATION THROUGH SUBJECTIVE WELL-BEING: A HOLISTIC APPROACH TO EDUCATION

Siti Hanifah, Abdul Muhid

Abstract


References should not be included in the abstract. Learning motivation is a key factor in educational success. This study aims to examine the role of subjective well-being in enhancing student motivation through a holistic approach. Using a literature review method, this paper explores the relationship between students' emotional well-being and their enthusiasm for learning, highlighting the importance of a positive school environment, social support, and a humanistic learning approach. The study results indicate that students with high levels of subjective well-being tend to have stronger learning motivation, higher academic engagement, and better ability to manage stress. Therefore, integrating academic learning and attention to students' psychological well-being is an important strategy in realizing a comprehensive and sustainable education.

Keywords


Learning motivation; holistic education; subjective well-being.

Full Text:

PDF

References


Adan, S. I. A. (2023). Pentingnya motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa. PIJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(2), 76–86. http://pijar.saepublisher.com/index.php/jpp/article/view/17/16

Afifah, N., & Nasution, F. (2023). Peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam mengembangkan kepercayaan diri dan kesejahteraan (well-being) siswa. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 368–380. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i2.458

Angraeni, L. (2024). Kajian kepustakaan sistematis (systematic literature review) tentang kebahagiaan (happiness) dan kesejahteraan psikologis (subjective well-being) mahasiswa perguruan tinggi di negara berkembang dan maju dari tahun 2020-2024. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 9(1), 45-56. https://doi.org/10.xxxxx/jpp.v9i1.45

Arifin, F., Supena, A., & Yufiarti, Y. (2023). Praktik pendidikan inklusif di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(1), 198–208. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i1.4191

Budianto, A. A. (2023). Pentingnya pendidikan inklusif: menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi semua siswa. Jurnal Kajian Pendidikan Dan Psikologi, 1(1), 12–19. https://altinriset.com/journal/index.php/jkpp

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Cohen, J., Mccabe, E. M., Michelli, N. M., & Pickeral, T. (2009). School climate: research, policy, practice, and teacher education. Teachers College Record, 111(1), 180–213. https://doi.org/10.1177/016146810911100108

Compton, W. C., & Hoffman, Edward. (2013). Positive psychology : the science of happiness and flourishing. Wadsworth Cengage Learning.

Damayanti, I. (2014). Penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA Sekolah Dasar. JPGSD, 02(03), 1–12.

Darling, N., & Steinberg, L. (1993). Parenting style as context: An integrative model. psychological bulletin, 113(3), 487–496. https://doi.org/10.1037/0033-2909.113.3.487

Dhitaningrum, M., & Anugerah Izzati, U. (2021). Hubungan antara persepsi dukungan sosial dengan motivasi belajar. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(2), 155-164. https://doi.org/10.xxxxx/jppk.v7i2.155

Diener, E. (2000). Subjective Well-Being: The science of happiness and a proposal for a national index. American Psychologist, 55(1), 34-43. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.34

Fatimah, S. (2017). Analisis pemahaman konsep IPA berdasarkan motivasi belajar, keterampilan proses sains, kemampuan multirepretasi, jenis kelamin, dan latar belakang sekolah mahasiswa calon guru SD. Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 1(1). https://doi.org/10.24036/jippsd.v1i1.7934

Firmanila, F. & R. S. D. (2015). Hubungan antara efikasi diri akademik dengan school well-being pada siswa SMP Hang Tuah 1 Jakarta. Jurnal Empati, 4(2), 214–218. https://doi.org/10.14710/empati.2015.14919%E2%80%9D.

Herrero, D. M. (1994). The relationship among achievement motivation, hope, and resilience and their effects on academic achievement among first-year college students enrolled in a hispanic-serving institution a dissertation.

Machell, K. A. (2016). Well-being in middle to late adolescence: The role of grit and life events.

Maherah, R. (2020). Peranan guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk sikap keagamaan pada siswa. At-Ta’lim: Media Informasi Pendidikan Islam, 19(1), 209–232. https://doi.org/10.29300/atmipi.v19.i1.2433%E2%80%9D.

Muhid, A., Fauziyah, N., Khariroh, L. M., & Andiarna, F. (2019). Quality of life perempuan penyintas kekerasan seksual: studi kualitatif. Journal of Health Science and Prevention, 3(1), 47–55. https://doi.org/10.29080/jhsp.v3i1.185

Nur ’Afifah, U. U. (2022). Integrasi pendidikan lingkungan hidup pada pengembangan karakter peduli lingkungan di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Modern, 07(03), 135–140. https://doi.org/10.37471/jpm.v7i3.494

Nurul Hidayah & Fiki Hermansyah. (2016). Hubungan antara motivasi belajar dan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah negeri 2 Bandar Lampung tahun 2016/2017. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 3(2), 1–21. https://doi.org/10.24042/terampil.v3i2.1190

Prastuti, E. (2020). Urgensi pelatihan syukur (gratitude traning) untuk meningkatkan subjective well-being “ibu muda” dalam konteks keluarga. Jurnal Insight Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember, 16(2), 2503–0949. https://doi.org/10.32528/ins.v%vi%i.3042

Riyani, Y. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa (studi pada mahasiswa jurusan akuntansi politeknik negeri Pontianak). Jurnal EKSOS, 8(1), 19–25.

Roeser, R. W., Eccles, J. S., & Freedman-Doan, C. (1999). Academic functioning and mental health in adolescence. Journal of Adolescent Research, 14(2), 135–174. https://doi.org/10.1177/0743558499142002

Sangputri Sidik, V. M. N. H. Y. S. R. Z. S. (2021). Desain pembelajaran jarak jauh untuk membangkitkan motivasi belajar siswa pada masa pandemi COVID-19. Paedagoria: Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Kependidikan, 12(2), 246–251. https://doi.org/10.31764/paedagoria.v12i2.4962

Saputra, E. (2023). Integrasi pembelajaran sosial emosial pada Pendidikan Agama Islam integrasi pembelajaran sosial emosial pada Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan akhlakul karimah. Dinamika, 8(2), 18. https://doi.org/10.32764/dinamika.v8i2.3973

Seligman, M. E. P. (2011). Flourish: A visionary new understanding of happiness and well-being. Free Press.

Sirota, D., Mischkind, L. A., & Irwin Meltzer, M. (2005). The enthusiastic employee: How companies profit by giving workers what they want.

Sumarsih. (2009). Implementasi teori pembelajaran konstruktivistik dalam pembelajaran mata kuliah dasar-dasar bisnis. Jurnal Akuntasi Indonesia, 8(1), 54–62.

Wijayanti, P. A. K., Pebriani, L. V., & Yudiana, W. (2019). Peningkatan subjective well-being in school pada siswa melalui “peer support and teaching method program”". Journal of Psychological Science and Profession, 3(1), 31–42.

Wulandari, D., & Fauziah, N. (2019). Pengalaman remaja korban broken home (studi kualitatif fenomelogi)). Jurnal EMPATI, 8(1), 1–9. https://doi.org/10.14710/empati.2019.23567




DOI: https://doi.org/10.17509/mimbardik.v10i4.92178

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan, is published by UPI Press in Bandung, West Java, Indonesia.

 Lisensi Creative Commons

MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan of Indonesia University of Education disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada https://ejournal.upi.edu/index.php/mimbardik/.

View My Stats