Pelestarian Permainan Tradisional melalui Model Pembelajaran SPADE

Asep Permadi, Epon Nur’aeni L, Lutfi Nur

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan model pembelajaran SPADE dalam  melestarikan budaya permainan tradisional Indonesia di lingkungan Sekolah Dasar. Dengan berkembangnya zaman, permainan tradisional hampir punah. Selain itu, belum adanya model pembelajaran dengan tahapan bernyanyi (singing), bermain (playing), analisis, diskusi dan evaluasi. Artinya model pembelajaran SPADE sangat cocok untuk diterapkan dalam hal melestarikan budaya permainan tradisional. Selain itu model pembelajaran ini sangat menyenangkan karena pada tahapannya terdapat bernyanyi dan bermain karena anak-anak pada hakikatnya suka bermain. Sehingga model ini sangat berperan dalam proses pembelajaran untuk membantu peserta didik dalam memahami materi geometri. Tujuan penelitian ini menjelaskan pentingnya model pembelajaran SPADE untuk diterapkan di Sekolah Dasar dalam melestarikan budaya permainan tradisional Indonesia. Penggunaan metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan cara pendekatan studi analisis dokumenter. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran SPADE layak dan penting diterapkan di Sekolah Dasar karena belajarnya menyenangkan  dan memudahkan pada mata pelajaran matematika khususnya materi geometri. Selain itu, sebagai bentuk pelestarian budaya permainan tradisional Indonesia.


Keywords


Permainan Tradisional, Model pembelajaran SPADE

Full Text:

PDF

References


Basuki, Sulistyo. (2006). Metode Penelitian. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.

Fauzi, A & Lu’luilmaknun, U. (2019). Etnomatematika Pada Permainan Dengklaq Sebagai Media Pembelajaran Matematika. Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 8 (3), hlm. 408-419. DOI: https://doi.org/10.24127/ajpm.v8i3.2303

Febriyanti, dkk. (2020). Pembelajaran Dengan Etnomatematika Congklak. Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematika. 2 (1), hlm. 72-76.

Huizinga, J. (1938). Homo Ludens: A Study Of The Play Elemnt In Culture. Belanda: Random House.

Kurniati, E. (2016). Permainan Tradisonal dan Perannya Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak. Jakarta: Prenada Media Group.

Muzdalipah, I & Yulianto, E. (2015). Development of Teaching Mathematics Based Culture Activities and Traditional Games For Elementary Students in Indigenous of Kampung Naga. Jurnal Siliwangi, 1 (1), hlm. 63-74.

Nur’aeni dkk. (2016). Konsep Dasar Geometri. Hibah Buku Universitas Pendidikan Indonesia.

Nur’aeni dkk. (2019). Pengembangan Model Pembelajaran Geometri Berbasis Tradisional Kampung Naga Untuk Siswa Sekolah Dasar. Hasil Peneliitian Dana Dikti Tahun Ke-2.

Nur’aeni dkk. (2019). Model pembelajaran SPADE. Tasikmalaya: PGSD Tasikmalya.

Nurrahmah, A & Ningsih, R. (2018). Penerapan Permainan Tradisional Berbasis Matamatika. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018, 2 (2) hlm. 43-50. DOI: http://dx.doi.org/10.30656/jpmwp.v2i2.631

Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia No. 10 Tahun 2004 Tentang Pedoman Pelestarian Tradisi.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar



 

This Journal is published by Universitas Pendidikan Indonesia, licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (issn print). 2774-213X (issn online)


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email: pedadidaktika_tasik@upi.edu dan pedadidaktika.jurnal@gmail.com